Tampilkan postingan dengan label kapitalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kapitalisme. Tampilkan semua postingan

21.5.15

Begini Cara Setan Menggoda Manusia

Setan pun menggoda manusia dengan perbuatan bid’ah, sehingga menghindari sunnah.

JABIR bin ‘Abdullah menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Singgasana iblis ada di atas laut. Dia mengirim pasukan tentaranya setiap hari untuk menggoda manusia. Tentaranya yang paling tinggi kedudukannya adalah tentara yang paling lihai menjerumuskan manusia” (HR Ahmad).

Masih dalam hadist riwayat Jabir disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air. Dia mengirim bala tentaranya kepada manusia. Tentara yang paling dekat dengannya adalah tentara yang paling dahsyat memfitnah manusia. Salah seorang tentaranya datang dan melapor, Aku tidak henti-hentinya menguntit si anu. Ketika aku meninggalkannya, ia mengeluarkan perkataan begini dan begitu.’ Iblis berkata, ‘Apa yang engkau lakukan tidak ada apa-apanya.’ Lalu, tentaranya yang lain datang dan melapor, ‘Aku telah menggoda si anu hingga bercerai dengan pasangannya.’ Tentara yang melapor terakhir ini diangkat kedudukannya dan iblis berkata, ‘Engkau hebat”‘ (HR Muslim). Tentara itulah yang terbaik menurut iblis dan berhak mendapat penghargaan.

Ibn Al-Qayyim menyebutkan enam cara yang dilakukan oleh setan dalam menggoda manusia supaya tersesat:
  1. Setan membujuk manusia agar mengingkari Allah atau menyekutukan-Nya. Jika tidak berhasil, dia beralih pada cara yang kedua.
  2. Setan membujuk manusia agar melakukan bid’ah yang sesat. Jika manusia berpegang teguh pada Sunnah, setan beralih pada cara yang ketiga.
  3. Setan menggoda manusia untuk melakukan dosa-dosa besar. Jika manusia terjaga dari dosa besar, setan beralih pada cara yang keempat.
  4. Setan menggoda manusia untuk melakukan dosa-dosa kecil. Jika manusia terhindar dari dosa kecil, misalnya segera bertobat ketika menyadari dosa kecil yang dilakukannya, setan segera beralih pada cara yang kelima.
  5. Setan menggoda manusia dengan perbuatan-perbuatan yang tiada berguna. Manusia dibujuk untuk menghabiskan waktunya dengan perbuatan yang sia-sia sehingga meninggalkan perbuatan yang berguna.
  6. Setan menggoda manusia agar sibuk dengan perkara-perkara yang baik tetapi mengabaikan perkara-perkara yang lebih baik. Contohnya, seseorang disibukkan dengan ibadah-ibadah sunnah tetapi mengabaikan ibadah fardhunya.
Godaan yang keenam sangat halus tetapi bahayanya amat besar. Karena itu, ia harus dicermati. Hal ini bukan berarti bahwa kita sebaiknya meremehkan ibadah-ibadah sunnah dan menganggapnya sebagai sesuatu yang dapat menghambat kemajuan Islam. Tetapi, hendaklah seseorang melaksanakan agamanya secara total. Kefardhuan clan kesunnahan harus dilakukan secara proporsional. Amalan lahir dan batin harus seimbang. Tidak dapat dibenarkan seseorang memperhatikan ibadah sunnahnya melebihi perhatiannya terhadap ibadah fardhu.

Ibn Qayyim Al Jauziyyah mendahulukan urutan bid’ah daripada urutan dosa besar. Sebab, bid’ah sangat disenangi oleh iblis daripada dosa besar. Sufyan Al-Tsauri berkata, “Perbuatan bid’ah lebih disenangi oleh iblis daripada perbuatan maksiat. Seseorang yang bermaksiat dapat saja berhenti dari maksiatnya. Namun, jika telah terjebak pada perbuatan bid’ah, ia sulit meninggalkannya.”

Terkadang, sebagian orang meyakini perbuatan bid’ah sebagai bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah Swt, karena itu mereka yang telah terjerumus ke dalam perbuatan bid’ah. Tidak mau kembali kepada Sunnah.

Tidak ada senjata setan yang lebih ampuh bagi manusia berupa rasa takut miskin. Jika manusia diserang senjata ini, mereka akan enggan menunaikan hak pada orang lain dan menjadi budak hawa nafsu.

CARA-cara lain yang digunakan setan untuk menyesatkan manusia adalah sebagai berikut:

Pertama, melalui pintu marah dan syahwat. Marah menimbulkan kekacauan pikiran. Jika seseorang marah, setan akan mempermainkannya seperti anak kecil yang memainkan bola.

Kedua, melalui pintu hasud dan rakus. Jika seseorang telah tergoda oleh sesuatu, setan akan menghasudnya sehingga ia rakus, lalu setan membutakannya dan menulikannya sehingga ia tak berdaya dan tersesat. Al-Hasan berkata, “Pangkal utama keburukan ada tiga, yaitu rakus, hasud, dan takabur. Takabur telah menghalangi iblis untuk sujud kepada Adam. Rakus telah mengeluarkan Adam dari surga. Sedangkan, hasud memaksa Qabil untuk membunuh Habil”

Ketiga, melalui pintu kekenyangan. Perut yang kenyang –meskipun dengan makanan yang halal– dapat membangkitkan syahwat. Padahal, syahwat adalah senjata setan.

Wuhaib bin Al-Warad berkata, “Suatu saat, iblis pernah menampakkan diri kepada Nabi Yahya bin Zakariya. Iblis berkata, ‘Aku ingin menasihatimu.’ Yahya berkata, ‘Omong kosong engkau akan menasihatiku. Jika mau, ceritakan saja tentang keadaan manusia yang sering kaugoda!’ Iblis berkata, ‘Manusia terbagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama sangat tangguh untuk digoda, tetapi kami kadang bisa menaklukkannya. Mereka adalah orang-orang yang kami goda dengan dosa-dosa kecil. Ketika menyadari terperosok dosa, mereka segera bertobat kepada Allah. Upaya kami pun sia-sia karena tobat mereka. Ketika kami menggoda lagi, mereka bermaksiat kembali. Namun, ketika menyadari dosa kecilnya, mereka segera bertobat lagi. Kami pun tidak pernah putus asa untuk menaklukkan mereka.

“‘Kelompok kedua adalah mereka yang gampang kami bujuk untuk melakukan dosa. Kami permainkan mereka seperti bola di tangan anak kecil. Kami memutar-balik mereka semau kami. Kami benar-benar telah dapat menggenggam jiwa raga mereka.

Adapun kelompok ketiga adalah orang-orang seperti dirimu. Mereka terjaga dari dosa. Kami tidak mampu sedikit pun menguasai mereka.’ Yahya berkata, ‘Baiklah. Tapi, apakah engkau pernah menggodaku?’ Iblis menjawab, ‘Hanya sekali, ketika engkau sedang makan malam. Aku berupaya membuatmu tergiur untuk menyantap makananmu dengan lahap. Karena kekenyangan, malam itu engkau tertidur pulas dan tidak bangun malam. Padahal, engkau sudah terbiasa bangun malam.’ Yahya berkata, ‘Kalau begitu, aku pastikan bahwa diriku tidak akan pernah kenyang hingga mati.’ Iblis berkata, ‘Aku pastikan juga bahwa tidak akan pernah menasihati manusia setelah ini.”

Keempat, melalui pintu tamak. Jika ketamakan telah merasuki jiwa seseorang, setan akan menjeratnya dengan berbagai kesenangan, lalu ia suka memamerkan diri dan kekayaannya serta menuhankan harta benda.

Kelima, melalui pintu ketergesaan. Ketika seseorang dilanda ketergesaan, setan segera membisiki jiwanya tentang kebaikan tergesa-gesa tanpa ia sadari. Ketergesaan datang dari setan, dan kehati-hatian datang dari Allah.

Keenam, melalui pintu fanatik terhadap satu mazhab atau seorang guru sehingga menimbulkan kedengkian satu pihak terhadap pihak yang lain.

Ketujuh, melalui pintu buruk sangka kepada orang lain. Allah Swt. berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak buruk sangka. Sesungguhnya sebagian buruk sangka adalah dosa.” (QS AI-Hujurat [49]: 12).

Kedelapan, melalui pintu kikir dan takut miskin. Sufyan Al-Tsauri berkata, “Tidak ada senjata setan yang lebih ampuh daripada takut miskin. Jika manusia diserang senjata ini, ia akan terjerumus pada kebatilan, enggan menunaikan hak, dan menjadi budak hawa nafsu. Selain itu, ia pun akan buruk sangka kepada Allah.”

Setan selalu menghiasi perbuatan mudharat sehingga manusia memandang seolah-olah perbuatan itu penuh manfaat.

ADA beberapa cara lain yang dilakukan oleh setan untuk menjebak manusia. Pertama, menggiring manusia pada kondisi-kondisi yang dikira olehnya menghasilkan keuntungan, padahal hal itu merupakan sumber kecelakaan. Ketika manusia sudah terjerumus ke dalamnya, setan segera angkat kaki. Allah Swt berfirman, “Dan ketika setan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan, “Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan kami pada hari ini. Sesungguhnya aku adalah pelindungmu.” Maka, ketika kedua pasukan itu telah saling melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang seraya berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri darimu. Aku melihat apa yang kamu sekalian tidak melihatnya. Aku takut kepada Allah.” Allah sangat keras siksa-Nya.” (QS Al-Anfal [8]: 48).

Kedua, menakut-nakuti manusia dengan bala tentara setan supaya mereka patuh kepadanya. Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik). Karena itu, janganlah kamu takut kepada mereka. Tapi, takutlah kalian hepada-Ku jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS Ali ‘Imran [3]: 175)

Ketiga, menghiasi perbuatan mudharat seolah-olah perbuatan yang penuh manfaat. Manusia mengira bahwa apa yang dilakukan adalah perbuatan paling bermanfaat, padahal ia sangat mudharat. Banyak sekali manusia terjebak oleh rekayasa setan ini. Sering kali setan menampakkan kebatilan dalam bentuk yang menggiurkan, sedangkan kebenaran dibungkus dengan rupa yang menyebalkan. Manusia digoda setan agar mau menyembah berhala dan memutuskan silaturahmi.

Setan menjanjikan kepada mereka bahwa perbuatan itu akan membahagiakannya di surga. Padahal, semua itu adalah kekufuran, kefasikan, dan kemaksiatan. Setan suka mengelabui orang yang malas beramar makruf nahi mungkar dengan sikap toleran yang harus dipertahankan demi pergaulan yang positif.

Keempat, menganjurkan manusia agar bertindak ekstrem atau gegabah dalam hal agama. Salah seorang ulama salaf berkata, “Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kepada manusia, melainkan setan berupaya agar ia bertindak ekstrem atau gegabah. Sementara itu, manusia tidak mempedulikan tindakannya.”

Kelima, memutarbalikkan perkataan yang batil, pemikiran yang keliru, dan khayalan-khayalan semu yang merupakan sampah otak, kotoran pikiran, dan buih-buih yang mengotori hati yang gelap dan terbuai. Dengan pemutarbalikan itu, kebatilan dianggap kebenaran, dan kebenaran dianggap kebatilan. Hati dan pikiran kehilangan pegangan dan hanya mengikuti praduga. Keimanan menjadi rapuh seiring dorongan-dorongan untuk mangkir. Tak ada iktikad baik dari orang-orang seperti ini. Mereka telah menipu dengan ucapan-ucapan palsu. Mereka mengabaikan Al-Quran. Mereka berada dalam keraguan yang kronis. Mereka terus-menerus berada dalam kehancuran. Semoga Allah melindungi kita dari keadaan seperti itu.

Setan juga tidak melewatkan untuk menjebak para ahli ibadah dan para ulama. Di antara cara yang dilakukannya adalah menghasut masyarakat agar mau mencium tangan mereka, memuji, menyanjung, meminta berkah, dan lain-lain. Akibatnya, mereka merasa kagum (ujub) terhadap diri mereka sendiri. Jika dikatakan kepada mereka, “Engkau adalah pasak bumi. Karenamulah makhluk terhindar bencana,” hati mereka berbinar dan mengira bahwa perkataan itu benar. Sikap ini merupakan kebinasaan tertinggi.

Jika mereka melihat seorang anggota masyarakat membangkang atau kurang sopan kepada mereka, mereka marah dan menyimpan dendam. Sikap dendam ini tentu lebih busuk daripada kelakuan pendosa besar yang tak mau bertobat.

Al-Hasan berkata, “Tidak sedikit orang yang terkena fitnah akibat sanjungan yang ditujukan kepadanya. Tidak sedikit orang yang tertipu akibat Allah menutupi perbuatan dosa yang dia lakukan.”

Cara lain yang digunakan setan untuk menjebak ulama dan ahli ibadah adalah membisiki mereka untuk memakai pakaian tertentu, berpenampilan khusus, berjalan dengan gaya yang dibuat-buat, mempunyai guru yang lebih istimewa, dan menempuh tarekat yang berbeda dengan orang lain. Setan terus menggoda mereka agar menetapi keadaan seperti itu hingga menjadi tradisi wajib bagi mereka. Mereka pun selalu mengamalkan rutinitas itu dan mencela orang yang mengabaikannya.

Upaya lain yang dilakukan setan untuk menjebak para ulama dan ahli ibadah adalah mengembuskan kewas-wasan pada hati mereka. Mereka didera kewas-wasan dalam hal bersuci, shalat, dan pada saat berniat. Akibatnya, mereka menjadi ekstrem dan berlebihan. Dengan cara demikian, setan dapat menyeret mereka untuk menjauh dari Sunnah Rasulullah. Setan berbisik kepada mereka bahwa apa yang mereka lakukan sesuai dengan Sunnah.

Lebih dari itu, setan juga mencari celah untuk menjebak mereka pada amalan yang jauh dari pahala. Mereka mengira bahwa wudhu dan shalat mereka sudah sesuai dengan praktik Rasulullah, padahal jauh dari kesempurnaan.*

Dipetik dari tulisan Sa’ad Yusuf Abu ‘Azis dari bukunya, “Azab-azab yang Disegerakan di Dunia”.

21.2.15

Dokumen Intelejen Yaman Ungkap Peran AS dalam Konflik Timur Tengah

Eramuslim – Sebuah dokumen sangat rahasia milik intelejen Yaman yang menceritakan rencana jangka panjang AS di wilayah Timur Tengah bocor ke publik dan membuat heboh umat Islam di kawasan tersebut.

Dalam dokumen yang dberi nama “Iraqization” tersebut, Amerika akan berusaha memperluas konflik di Irak dan Suriah membentang dari Libya hingga Arab Saudi, Mesir dan Yaman.

Skenario menakutkan tersebut berisi keinginan AS untuk menjadikan negara kaya minyak Arab Saudi ikut membiayai perang sekterian jangka panjang, yang akan menewaskan ratusan ribu Muslim dari berbagai negara Muslim tersebut.

Dalam perbincangan para ahli keamanan Yaman dan media di negara yang kini diambang konflik sekterian tersebut di media Opini Today menyatakan bahwa konflik di negara selatan Arab Saudi ini akan berkembang jauh lebih besar dari perang di Irak dan Suriah.

Akan tetapi dokumen tersebut tidak menyebutkan secara rinci bagaimana menjebak Mesir ikut dalam sekenario AS untuk melemahkan umat Islam tersebut.

Sementara itu koran politik Aden Tomorrow memperkirakan bahwa sekenario AS tersebut bertujuan untuk menggulingkan dua negara Arab terbesar yaitu Arab Saudi dan Mesir, “Rencana ini telah dimulai sejak perang sekterian yang kini terjadi di Irak.”

Dokumen itu menjelaskan bahwa perang melawan mujahidin Negara Islam akan terus berlangsung selama bertahun-tahun yang akan datang dan tidak akan berakhir kecuali kekalahan finansial Arab Saudi.

Sebelumnya dalam rekaman video yang diunggah stasiun televisi El Mehwar Mesir, memperlihatkan pasokan senjata AS yang dikirim ilegal ke Libya untuk memperkeruh konflik bersenjata di negara tersebut. (Akhbarak/Ram)


Ulama Sunni Lebanon: Barat Tanam Syiah di Tubuh Umat Islam untuk Menjadi Duri 

Sejarah: Syiah lahir karena alasan
"kekuasaan (politic)"
LEBANON (voa-islam.com) – Kamis (11/12/14) ulama ahlussunnah Lebanon, Syaikh Ahmad al-Asir, mengatakan bahwa perang antara Barat dan Iran tidak lain hanyalah perang sandiwara, lain halnya dengan perang mereka terhadap ahlussunnah (sunni).

Syaikh al-Asir dalam akun resminya di jejaring sosial twitter, “Musuh-musuh kami tidak mendapati kelompok yang baik selain rafidhah (syiah) untuk menjadi duri di tubuh umat kita. Oleh karena itu, kita melihat mereka hanya memerangi Iran di media saja, sementara mereka di lapangan dengan berbagai cara” tuturnya.

“Iran rafidhah membunuh kita (ahlussunnah -red) di Ahwaz, Yaman, Suriah, Irak dan Lebanon” tambahnya seraya menasehati Hamas agar tidak menjalin hubungan dengan Iran.[usamah/twtr]


(Dulu) Beginilah Cara Barat (Inggris) Memecah-belah Dunia Arab

PERKEMBANGAN negara-negara modern di Semenanjung Arab adalah sebuah proses yang menakjubkan sekaligus mengenaskan. Seratus tahun yang lalu, sebagian besar wilayah Arab ada di bawah kendali Kekaisaran Ottoman, sebuah pemerintahan multi-etnis berbasis di Istanbul. Kini, sebuah peta politik dunia Arab tampak seperti sebuah puzzle yang rumit.

Serangkaian kejadian yang kompleks dan ruwet pada tahun 1910-an mengakhiri kekuasaan Ottoman (Ustmaniyyah) dan bangkitnya negara-negara baru dengan perbatasan tegas di seluruh Timur Tengah, membatasi antar umat Muslim.

Meski ada banyak faktor lainnya yang menyebabkan hal ini, peran Inggris adalah yang dominan dibanding lainnya. Tiga perjanjian dibuat dengan hasil yang membingungkan dan menyebabkan Inggris tetap berada di posisinya. Hasilnya adalah konflik politik yang membagi sebagian besar wilayah Muslim tersebut.

Pecahnya Perang Dunia I

Pada musim panas 1914, sebuah perang pecah di Eropa. Sebuah sistem aliansi yang rumit, sebuah perlombaan senjata militer, ambisi-ambisi kolonial, dan salah penanganan secara luas pada level pemerintahan tertinggi menyebabkan perang yang merusak ini, yang menelan korban 12 juta orang dari 1914 hingga 1918. Pada sisi “Sekutu” tergabung kerajaan-kerajaan Inggris, Prancis, dan Rusia. Sementara kekuatan “Sentral” terdiri atas Jerman dan Austria-Hungaria.

Pada awalnya, Kekaisaran Ottoman (Kekhilafahan Ustmaniyyah) memilih untuk tetap netral. Mereka tidak sekuat negara-negara lainnya yang terlibat perang, dan pada akhirnya babak belur terkena tekanan secara internal dan eksternal. Sultan Ottoman pada titik ini hanya menjadi semacam simbol, dengan Sultan yang benar-benar berkuasa terakhir, Abdulhamid II, dilengserkan pada 1908 dan digantikan oleh pemerintahan militer dipimpin oleh “Tiga Pasha”.

Mereka berasal dari kelompok sekuler yang terpengaruh Barat, para Young Turks (Pemuda Turki). Secara finansial, Ottoman sebenarnya sedang terjepit, memiliki hutang besar terhadap poros-poros Eropa yang tidak dapat mereka bayar. Setelah mencoba bergabung dengan Sekutu dan ditolak, Ottoman akhirnya memihak Kekuatan Sentral pada bulan Oktober 1914.

Kerajaan Inggris langsung bergerak untuk menyusun rencana membubarkan Kekaisaran Ottoman dan mengembangkan kerajaan Timur Tengah mereka. Mereka telah memiliki kontrol atas Mesir sejak 1888 dan India sejak 1857. Kekaisaran Ottoman di Timur Tengah terletak tepat ditengah-tengah kedua koloni penting ini, dan Inggris bertekad untuk mengambil-alihnya sebagai bagian dari perang dunia.

Revolusi Arab

Salah satu strategi Inggris adalah untuk menimbulkan pemberontakan dari subyek-subyek Arab milik Kekaisaran Ottoman. Mereka menemukan seseorang yang bersedia dan siap membantu di Hejaz, di wilayah Barat Semenanjung Arab. Sharif Hussein bin Ali, amir (setingkat gubernur) Mekah bersedia membuat perjanjian dengan pemerintahan Inggris untuk memberontak atas Ottoman. Alasannya untuk memihak Inggris melawan Muslim lainnya tidak diketahui. Alasan-alasan yang mungkin adalah: penolakan terhadap penunjukan Tiga Pasha oleh nasionalis Turki, konflik personal dengan pemerintahan Ottoman, atau hanya ambisi pribadinya belaka.

Apapun alasannya, Sharif Hussein memutuskan untuk membelot atas pemerintahan Ottoman dan beraliansi dengan Inggris. Sebagai balasannya, Inggris menjajinkan untuk menyediakan dana dan senjata kepada para pemberontak untuk membantu mereka bertempur melawan tentara Ottoman yang lebih teroganisir. Inggris juga menjanjikan bahwa setelah perang, dia akan mendapatkan kerajaan Arabnya sendiri yang akan terdiri atas seluruh Semenanjung Arab, termasuk Suriah dan Iraq.

Surat-surat yang menunjukkan negosiasi ini disebut Korespondensi McMahon-Hussein, karena Sharif Hussein berbalas pesan dengan Komisaris Tinggi Inggris di Mesir, Sir Henry McMahon.

Pada Juni 1916, Sharif Hussein memimpin kelompok bersenjata Bedouin dari Hejaz dalam sebuah kampanye bersenjata melawan Ottoman. Dalam beberapa bulan, gerakan ini berhasil mencaplok beberapa kota di Hijaz, termasuk Jeddah dan Mekah dengan bantuan angkatan darat dan laut Inggris. Mereka memberikan bantuan dalam bentuk prajurit, senjata, uang, penasehat (termasuk Lawrence of Arabia yang legendaris), dan sebuah bendera.

Orang Inggris di Mesir menggambar sebuah bendera untuk digunakan dalam pertempuran, yang nantinya akan disebut sebagai “Bendera Revolusi Arab”. Bendera ini akan menjadi model untuk bendera-bendera di negara Arab seperti Yordania, Palestina, Sudan, Suriah, dan Kuwait.

Sementara Perang Dunia I terus berlangsung dari 1917 dan 1918, para pembelot Arab ini berhasil mengambil alih beberapa kota besar dari Ottoman. Sementara Inggris bergerak menuju Palestina dan Iraq, mengambil alih kota-kota seperti Yerusalem dan Baghdad, tentara Arab membantu mereka dengan mencaplok Amman dan Aqaba.

Perlu dicatat bahwa tentara Arab ini tidak memiliki dukungan dari sebagian besar populasi Arab. Tentara tersebut hanya sebuah gerakan minoritas yang terdiri atas beberapa ribu orang yang dipimpin oleh beberapa ketua yang mencoba untuk menaikkan kekuatan mereka sendiri. Sebagian besar orang Arab memilih untuk tidak terlibat konflik dan tidak mendukung gerakan melawan pemerintahan Ottoman.

Rencana Sharif Hussein untuk menciptakan kerajaan Arabnya sendiri mungkin akan sukses jika saja Inggris tidak membuat rencana lainnya.

Perjanjian Sykes-Picot

Sebelum Gerakan Arab bermula dan sebelum Sharif Hussein dapat menciptakan kerajaan Arabnya sendiri, Inggris dan Prancis memiliki rencana sendiri. Pada musim dingin 1915-1916, dua orang diplomat, Sir Mark Sykes dari Inggris dan Francois Georges-Picot dari Prancis bertemu secara rahasia untuk memutuskan nasib dunia Arab setelah Dinasti Usmaniyah runtuh.

Menurut apa yang kelak akan disebut Perjanjian Sykes-Picot, Inggris dan Prancis setuju untuk membagi dunia Arab untuk mereka sendiri. Inggris akan menguasai apa yang sekarang menjadi Iraq, Kuwait, dan Yordania.

SEMENTARA Prancis mendapatkan wilayah Suriah, Libanon, dan selatan Turki modern. Status Palestina diputuskan nanti, dengan ambisi kelompok Zionis untuk mengambil-alih daerah tersebut. Daerah-daerah tersebut memberikan ruang bagi beberapa area untuk dikontrol sendiri oleh bangsa Arab, meski ada control dari Eropa atas kerajaan Arab. Di daerah lainnya, Inggris dan Prancis menjanjikan control total.

Meskipun awalnya perjanjian tersebut dirahasiakan, namun pada akhirnya perjanjian itu diketahui oleh banyak orang pada 1917 saat pemerintahan Bolshevik di Rusia mengungkapkannya. Perjanjian Sykes-Picot bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan Inggris kepada Sherif Hussein dan menyebabkan ketegangan antara Inggris dan Arab. Tetapi ini bukan perjanjian bermasalah terakhir yang dibuat Inggris.

Perjanjian Balfour
Deklarasi Balfour

Kelompok lainnya yang ingin berada dalam peta politik daerah Timur Tengah adalah Zionis. Zionisme merupakan sebuah gerakan politik yang menginginkan berdirinya sebuah negara Yahudi di Tanah Suci Palestina. Dimulai pada 1800-an sebagai gerakan untuk mencari rumah jauh dari Eropa bagi para penganut Yahudi (yang sebagian besar tinggal di Jerman, Polandia, dan Rusia).

Pada akhirnya Zionis memutuskan untuk menekan pemerintahan Inggris selama Perang Dunia II, menyebabkan mereka dapat tinggal di Palestina setelah perang usai. Di dalam pemerintahan Inggris sendiri, banyak yang merasa simpatik kepada gerakan ini. Salah satunya adalah Arthur Balfour, Sekretaris Luar Negeri untuk Inggris. Pada 2 November 1917, dia mengirim surat kepada Baron Rothschild, pemimpin komunitas Zionis. Surat tersebut mendeklarasikan dukungan resmi Pemerintahan Inggris terhadap tujuan gerakan Zionis untuk mendirikan negara Yahudi di Palestina:

“Pemerintahan Yang Mulia Raja mendukung berdirinya sebuah rumah nasional bagi kaum Yahudi di Palestina, dan akan mengerahkan usaha terbaiknya untuk memfasilitasi pencapaian tersebut, dan dengan jelas mengerti bahwa tidak ada yang akan dilakukan untuk mendiskriminasi hak-hak asasi dan beragama komunitas non-Yahudi yang telah ada di Palestina, atau hak-hak dan status politik yang disandang oleh para Yahudi di negara manapun.”

Tiga Perjanjian Bertolak Belakang

Pada 1917, Inggris telah membuat tiga perjanjian berbeda dengan tiga kelompok yang berbeda pula, serta menjanjikan tiga sckenario politik masa depan yang berbeda atas Dunia Arab. Gerakan Arab bersikeras untuk mendapatkan Kerajaan Arab yang dijanjikan lewat Sharif Hussein. Prancis (dan Inggris sendiri) mengharapkan untuk dapat membagi tanah tersebut untuk mereka sendiri. Dan Zionis berharap mendapatkan Palestina seperti yang dijanjikan oleh Balfour.

Perang berakhir pada 1918 dengan kemenangan untuk Sekutu dan luluh lantaknya Kekaisaran Ottoman. Meskipun nama Ottoman masih ada hingga 1922 (dan khalifah masih ada sampai 1924), semua bekas daerah kekuasaan Ottoman kini dipegang Eropa. Perang telah usai, namun masa depan Timur Tengah masih diperebutkan oleh tiga pihak yang berbeda.

Kekaisaran Utsmaniyyah
Pihak manakah yang menang? Tidak ada yang mendapatkan apa yang benar-benar mereka inginkan. Pasca Perang Dunia I, Liga Bangsa-Bangsa (pendahulu PBB) didirikan. Salah satu tugasnya adalah membagi daerah bekas pendudukan Ottoman. Mereka membuat mandat untuk dunia Arab. Masing-masing mandat harusnya dijalankan oleh Inggris atau Prancis “sampai mereka bisa mandiri.” Liga tersebut-lah yang menggambar perbatasan-perbatasan yang kini kita lihat di peta Modern Timur Tengah. Perbatasan tersebut ditarik tanpa mempertimbangkan keinginan orang-orang yang tinggal di sana, ataupun pertimbangan etnis, geografis, atau perbedaan agama. Perbatasan tersebut benar-benar sewenang-wenang. Perlu diperhatikan bahwa bahkan hari ini, perbatasan politik di Timur Tengah tidak mengindikasikan perbedaan kelompok. Perbedaan antara orang Iraq, Suriah, Yordania, dsb. Sepenuhnya diciptakan oleh penjajah Eropa sebagai usaha untuk membagi Arab antara satu dan yang lainnya.

Melalui sistem mandat tersebut, Inggris dan Prancis dapat mengontrol apa yang mereka mau di Timur Tengah. Untuk Sharif Hussein, anak-anaknya diperbolehkan untuk memerintah daerah-daerah tersebut di bawah “perlindungan” Inggris. Pangeran Faisal menjadi Raja Iraq dan Suriah dan Pangeran Abdullah daingkat sebagai Raja Yordania. Tetapi secara prakteknya, Inggris dan Prancis memiliki otoritas di daerah-daerah tersebut.

Sementara itu, para Zionis diperbolehkan oleh pemerintah Inggris untuk mendiami Palestina, dengan sejumlah batas-batas. Inggris tidak ingin membuat marah orang-orang Arab yang telah tinggal di Palestina, jadi mereka mencoba untuk membatasi jumlah Yahudi yang pindah ke Palestina. Namun tindakan Inggris tersebut justru membuat marah para Ziois, yang mencoba menempuh cara ilegal untuk berimigrasi sepanjang 1920-an hingga 1940-an. Orang Arab-pun marah karena memandang imigrasi tersebut sebagai pelecehan terhadap tanah yang telah mereka miliki sejak diberikan oleh Salah al-Din pada 1187.

Akibat dari kekacauan politik yang diciptakan oleh Inggris setelah Perang Dunia I masih ada sampai sekarang. Perjanjian yang saling bertolak belakang dan negara-negara yang terbentuk untuk memecah-belah antar sesama Muslim mengiring kepada ketimpangan politik di Timur Tengah.

Bangkitnya Zionis diiringi dengan terbaginya Muslim di wilayah tersebut berakibat pada pemerintahan yang korup serta penurunan ekonomi di Timur Tengah secara keseluruhan. Batas-batas yang diciptakan oleh Inggris masih ada sampai sekarang, meski terjadinya telah 100 tahun yang lalu.*/Tika Af’ida, sumber: ostislamichistory.com 



Sekarang "kami harus" berbangga dengan Nasionalisme, LAGU KEBANGSAAN dan BENDERA kami masing-masing...
  • Malaysia dan Indonesia bisa saling bermusuhan karena alasan 'sepele', saling klaim masakan, lagu daerah atau baju daerah. Padahal dulu kami bersatu, satu BANGSA & BAHASA, adat-istiadat serta AQIDAH!


Wajib baca & tahu:


7.11.14

"Perang" IDEOLOGI ("Indonesia" is under Attack?)

  1. [Video] Muak, TNI/POLRI Beberkan Kejujuran Hasil Pemilu 2014, Prabowo-Hatta 54%
  2. Setelah Topik “Peretasan Sistem IT KPU Pilpres 2014” Mengemuka, Ketua KPU Husni Kamil Meninggal Mendadak
  3. Rachma: Husni Meninggalkan Misteri Curangnya KPU dalam Pilpres 2014 Lalu
  4. Husni Kamil Tewas “Di-Munir-kan” untuk Hilangkan Jejak Kecurangan Pemilu?
  5. ...
"Barat" Ridha..?
  • Keep Google! (Sensitivity: High)

Sekarang Mereka Ada di Sini?

Buram!
► Kementrian Dalam Negeri?
  1. Mendagri: Kolom Agama di KTP Boleh Dikosongkan
  2. Mendagri Dikabarkan Berencana "Mengevaluasi" 85 Qanun Aceh
  3. ...
  1. PGI Setuju Perkawinan Beda Agama karena Dinilai Ada Misi Tertentu 
  2. Pencabutan UU Penistaan Agama Pesanan Zionis?
  3. UU Perkawinan Terus "Digoyang", Usia Pernikahan Dipermasalahkan
  4. ...
► Kementrian Pendidikan dan Budaya?
  1. “Kampanye” Jkw di Lembar UN 2014 Dinilai Keterlaluan
  2. Buku Penjaskes Kemendikbud Berisi "Ajakan" Pacaran Harus Segera Ditarik
  3. PKS Tak Setuju Usulan Penghilangan Simbol-simbol Agama di Sekolah Negeri
  4. Anies Gamang, Setelah Berkilah Larang Do'a di Sekolah Negeri, Sekarang Ingin Do'a Lintas Agama
  5. ...
► DepAg/DP*/POL*I?
  1. Pemerintah berencana mengatur materi Khutbah Jum'at
  2. 30 "Guru Agama" Dapat “Pendidikan Multikulturalisme” di Oxford | Kemenag, Jangan Liberalkan Guru Agama!
  3. Nasib Jilbab Polwan???
  4. ...

Metal... Jangan Sampai Tertipu (lagi)!
Yang Terancam?
Mereka telah dan akan terus nge-test (baca: merongrong):
  • SKB 3 Menteri
  • Syari'at dan Kemurnian Akidah "Indonesia" dengan racun Sepilis, JIL, "Demokrasi", Pelangi dan Atheisme (PKI).
  • ...

Cloud...


Dunia Lovers (Mode: One)  -vs-  Akhirat Lovers (Mode: 73 Gol)
...sampai kapanpun nggak bakalan nyambung?

Al Islam adalah "masalah" bagi mereka!
...mengapa AS & Barat bisa ada di Irak, Afghanistan dan negara-negara Muslim lainnya di Timur Tengah dan Afrika?

Akhir Zaman | Muslim Countries Today |

►►►Keep Watching...


Muhasabah

Shahabat Ibnu ’Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap ke arah kami dan bersabda:

 " يا معشر المهاجرين خصال خمس إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ : لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا. َلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَئُونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ .وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا .وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ .وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ".

”Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima (5) hal yang jika kalian terjatuh ke dalamnya –dan aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya–
  1. Tidaklah nampak zina di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tha’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya;
  2. Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan (termasuk korupsi?) kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman penguasa atas mereka;
  3. Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan diberi hujan;
  4. Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rasul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki;
  5. Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Qur’an) dan mengambil yang terbaik dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.”
(HR Ibnu Majah dan Al-Hakim dengan sanad shahih).

30.9.14

WIKILEAKS: Cina Ingin Menjadikan Muslim Indonesia Sekuler!

Cina menginginkan muslim yang merupakan 85 persen dari 240 juta penduduk Indonesia menjadi sekuler. Sekulerisasi itu bertujuan agar tidak membuat muslim di Indonesia membahayakan kepentingan Cina yang sekarang sudah hampir menguasai Indonesia.

WikiLeaks merilis sebuah kawat rahasia Kedubes AS di Beijing yang berisi pertemuan Kemlu China dan AS. Dalam kawat disebutkan China berencana untuk membuat umat Muslim Indonesia menjadi sekuler.

WikiLeaks melansir dari situsnya, Rabu (15/12/2010), sebuah kawat rahasia dari Kedubes AS di Beijing tertanggal 5 Maret 2007 dengan kode referensi Beijing 1448. Di mana saat itu berlangsung pertemuan antara Wakil Menlu China Cui Tiankai dan Dirjen Urusan Asia Kemlu China Hu Zhengyue dengan fihak pejabat Kemlu AS Eric John.

Dalam pertemuan itu mereka membahas sejumlah negara Asean. Khususnya, Indonesia diantara negara yang mendapat perhatian yang utama. Eric John bertanya pada Hu, bagaimana pemerintah China melihat pemerintah Indonesia sekarang?

"Beijing tidak terkesan dengan presiden Indonesia pasca krisis ekonomi di akhir 1990-an. Tapi Beijing terkesan dengan perkembangan yang ditujukan Presiden SBY yang berkuasa sejak 2004," demikian kata Hu seperti dikutip WikiLeaks.

Menurut Hu, China memantau betapa ada peningkatan gesekan antar etnis dan agama di Indonesia. Pemerintah China pun ingin mendorong sekularisasi muslim di Indonesia. "Beijing ingin mempromosikan Islam sekuler di Indonesia," kata Hu kepada John.

Bagaimana cara Beijing mensekulerkan muslim Indonesia? Menurut Hu, hal itu dilakukan dengan mendorong hubungan muslim Indonesia dengan muslim Cina. Dengan demikian, muslim Indonesia bisa terpengaruh dengan sifat muslim Cina, di mana di China memang sekuler, karena pemerintah Cina yang komunis itu, sangatlah ketat terhadap para pemeluk agama, khususnya Islam.

Bahkan, Cina tidak segan-segan melakukan repressif terhadap kaum muslimin, seperti yang terjadi di Propinsi Uigur. [berbagai sumber]


http://www.eramuslim.com/editorial/proyek-menghancurkan-islam-dan-umat-islam-indonesia.htm#.UczAGdgubXR
Proyek Menghancurkan Islam dan Umat Islam Indonesia

Wikileaks membuka kedok Cina yang ingin mensekulerkan umat Islam Indonesia. Tujuannya untuk menghilangkan ‘ghirah’ (kecemburuan terhadap agamanya), dan umat Islam bersikap toleran terhadap apa saja, dan siapa saja, yang ingin memperbudak mereka. Dengan sekulerisasi itu akan memudahkan penguasaan terhadap Indonesia, negeri yang mayoritas muslim ini.

Sekulerisasi tidak lain menjadikan kehidupan duniawi menjadi keyakinan, tujuan, landasan hidup. Bukan lagi Islam. Bukan haq dan bathil. Bukan baik dan buruk yang menentukan, tetapi hanya kepentingan duniawi. Halal dan haram tidak ada lagi. Tidak ada lagi mukmin dan kafir.

Semuanya menjadi legal. Agama tidak lagi menjadi timbangan (mizan). Kemudian, yang akan menjadi timbangan manusia, semata-mata kepentingan duniawi. Kepentingan sesaat. Inilah yang akan dituju Cina, yang bertujuan melakukan sekelurisasi terhadap muslim di Indonsia.

Cina ingin agama tidak penting lagi. Agama tidak lagi menjadi landasan hidup kaum muslim. Nlai-nilai Islam tidak penting. Karena hanya akan menghalangi kepentingan bangsa Cina, yang ingin menjajah dan menguasai Indonesia. Agama Islam hanya sebatas sebuah ritual agama yang tidak mempunyai makna apa-apa.

Toleransi bagian yang paling asas dalam ideologi sekuler, dan tidak ada lagi agama, yang akan mendominasi kehidupan. Menghargai kemajemukan, dan perbedaan agama. Tidak ada yang bersifat mutlak.

Orang Islam harus toleran dengan pelacuran, perjudian, minuman keras, sogok-suap, korupsi, makanan haram, segala bentuk kesesatan yang merusak dan menghancurkan karakter dan watak umat Islam. Padahal, ini semua tidak lain merupakan bentuk kegiatan yang dilarang dalam Islam, yang sekarang ini ingin direduksi dengan projek sekulerisasi.

Kaum Cina Perantauan (Chinese Overseas), yang ada di Asia telah menggilas habis kaum pribumi, melalui sindikasi dan kerjasama dengan para pejabat yang rakus. Hanya dengan sogok dan suap, sebagai modus operandi mereka, berhasil menekuk para pejabat, dan kemudian para pejabat itu, menyerahkan kekayaan negara kepada mereka.

Seorang ilmuwan dari Tokyo Univesity, Konyo Yoshihara, yang menulis buku, "Kapitalism Ersatz", menggambarkan di Asia, sesungguhnya tidak ada kaum kapitalis yang sejati. Para orang kaya di Asia, tidak lain, mereka awalnya adalah para ‘gundik’ penguasa, yang mendapatkan lisensi, proteksi, dan modal, yang kemudian mereka menjadi kuat, dan menguasai negara.
Ini terjadi di Thailand, Malaysia, Singapura, Philipina dan Indonesia. Mereka menjadi kaya raya, awalnya bukan dengan kerja keras dan tetesan keringat, tetapi mereka hanya memanfaatkan penguasa yang lemah, kemudian dengan melakukan sogok-suap, dan berhasil menekuk para pejabat, yang selanjutnya bersedia menjadi ‘begundal’ mereka.
Ingat. Awalnya penguasaan orang Cina terhadap Indonesia, ketika perubahan politik di zaman Soeharto, yang berkomplot dengan pengusaha-pengusaha Cina. Mereka lah yang menjadi ‘kroni’ sejati dari Soeharto. Mereka menikmati berbagai fasilitas negara, mulai mendapatkan lisensi, proteksi, modal, dan kemudian mereka menguasai industri dari hulu sampai ke hilir. Seperti PT. Bogasari yang dulunya milik dari Lim SiewLiong, yang sekarang hidup di Singapura.

Di zaman Soeharto 200 pengusaha Cina menjadi pilar kekuasaan, dan mereka yang dipercaya mengelola ekonomi negara. Kemudian, mereka mendapatkan lisensi, seperti diberikan izin HPH (Hak Pengelolaan Hutan), dan mengakibatkan hutan-hutan di Indonesia habis. Mereka juga mendapatkan lisensi lainnya, seperti dibidang pertambangan, perdagangan, dan lainnya.

Tak heran menjelang tumbangnya Soeharto mereka telah menguasai 70 persen ekonomi Indonesia yang nilainya bermilyar-milyar dolar. Sekarang kekayaan mereka berada di Singapura, yang tidak dapat dijamah oleh pemerintah Indonesia.

Laporan dari majalah Forbers, yang menjelaskan tentang 10 orang terkaya di Indonesia, diantaranya dari 10 orang yang terkaya itu, 9 orang keturunan Cina. Peringkat pertama R. Budi dan Michel dengan kekayaan mencapai $ 11 miliar dolar. Sedangkan nomor 10, Aburizal Bakrie, yang nilai kekayaannya hanya $ 2 miliar dolar.

Orang-orang kaya yang jumlahnya hanya 10 orang itu, menguasai asset penting di Indonesia. Seperti kebun kelapa sawit, batu bara, minyak, dan berbagai sektor perdagangan. Sementara itu, umat Islam dan bangsa ini, hanya menjadi kuli dan budak, di kebun dan pabrik-pabrik, dan hanya dengan imbalan yang sedikit.

Zaman Soekarno golongan Cina tidak diberi kesempatan mengelola okonomi secara masif, seperti zaman Soeharto. Bahkan, mereka dilarang tinggal di daerah tingkat dua, kabupaten/kecamtan, melalui PP No.10. Tetapi, sekarang orang-orang Cina dari Jakarta, sampai ke kampung-kampung, dan menguasai jaringan perdagangan yang mereka ciptakan. Sementara itu, kaum pribumi hanya menjadi pembelinya. Perusahaan yang menjadi milik pribumi sudah habis ludes, pindah tangan orang Cina, di zaman Soeharto.

Orang Islam di Indonesia menghadapi projek penghancuran yang dilakukan Cina dan AS. Mereka melakukan kelaborasi dengan menciptakan situasi yang terus-menerus, yang mendiskreditikan umat Islam. Menciptakan ketakutan yang luar biasa terhadap bangsa. Seakan umat Islam dengan ajarannya merupakan ancaman yang maha dahsyat bagi kehidupan. Mereka harus ditumpas.

Menciptakan opini orang-orang yang ditangkap sebagai pelaku ‘teroris’ sebagai yang sangat membahayakan. Mereka menjadi ancaman global. Mereka menjadi ancaman keamanan nasional. Bangsa Indonesia dibuat gemetar dengan isu ‘teroris’.

Semuanya ini tak lain lain, sebuah kerjasama antara berbagai kepentingan yang ingin menghancurkan umat Islam, jiga jaringan media masa yang sudah menjadi alat para penjajah yang ingin menghancurkan umat Islam. Termasuk dengan LSM-LSM, yang mereka tak lain, orang-orang yang ‘jualan’ isu Islam radikal, yang mereka sebut sebagai ancaman.

Aktivis LSM itu mengatakan, sekarang meningkat adanya kekerasan dengan menggunakan agama. Padahal, faktanya tidak ada. Semuanya itu sengaja di ‘create’ (diciptakan), yang tujuannya untuk mendapatkan ‘fulus’, sembari mengorbankan umat Islam. Banyak para lembaga yang mengaku memiliki data tentang gerakan Islam, yang sejatinya hanyalah palsu.

Indosiar "menggoyang" Muslimah Indonesia
& mencekokinya dengan "Sinetron-sinetron (seolah) Islami"
Tak heran sekarang ada projek de-radikalisasi, yang menginginkan umat Islam ini tidak lagi memiliki ‘ghirah’. Mereka bekerjasama dengan para ulama. Tujuannya untuk menelanjangi aqidah umat Islam. Sehingga, mereka menjadi ‘tasamuh’ (toleran) terhadap apa saja, dan siapa saja. Inilah projek penghancuran terhadap umat Islam.

Jika umat Islam sudah tersekulerisasi dan tidak lagi memiliki ‘ghirah’ agama lagi, maka para penjajah itu dengan sangat mudah mereka akan menguasai Indonesia. Apalagi, jika mereka sudah berhasil mempenetrasi pusat kekuasaan dengan bentuk melakukan ‘investasi’ di berbagai bidang, maka tamatlah republik ini.

Umat Islam yang masih memiliki ‘ghirah’ merupakan benteng terakhir untuk mempertahankan Republik ini, bila benteng ini sudah roboh, tak ada lagi, yang akan mempertahankan Republik ini. Indonesia akan menjadi daerah jajahah dengan bentuk yang baru. Wikileaks telah membuak tabir semuanya itu. Wallahu’alam. 


Radio AM Cina Menclok Tepat di Tengah Dua Radio Dakwah Islam JaboTaBek

720-738-756 (18 kHz interval)
 Ada Radio China (AM 738kHz) "pas" di antara Radio Silaturahim (Rasil) (AM 720kHz) dan Radio Rodja (AM 756kHz):
Bharata Bhaktinusa PT, Radio
Jln Raden Patah, Sudimara Barat, Ciledug. Kota Tangerang 15151
Station Name: Jakarta Music and News Radio
Programming: Music, News, Information, Cultural
Language: English, Bahasa Indonesia (?)
Area of coverage : Jakarta and Greater Jakarta SAR,
Coverage population: with 23 million permanent residents and a floating population of 40 million.
http://www.camg-media.com/en/index.php?c=radio&m=detail&id=21

Yang Lainnya...


Highlight
Ini boleh.. itu jangan.. ini HARAM dst...
Bershabarlah!?
  • DUNIA adalah segalanya dan mereka memilih Dunia dibanding Akhirat...
    Q14.3. (yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.
  • Q2.212. Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
  • Q13.26. Allah meluaskan rezki & menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka (orang-orang kafir) bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).
  • Q11.15-16. Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia & perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna & mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka & lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia & sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.
  • Dalil-dalil lainnya klik di sini!

2.9.14

Arogansi... (karena tidak/belum tahu!)

KUTIPAN DARI SEBUAH WAWANCARA TEMPO DENGAN  BASUKI TJAHAYA (AHOK)
Tempo (edisi 31 Agustus 2014)

| Aku lebih baik! |

...
Dengan gaya Anda ini, apa tidak ada resistensi?
Orang tidak suka kepada "saya" biasanya karena dua hal: kepentingannya terganggu dan "rasis".

Lebih susah menghadapi yang mana?
Dua-duanya tidak susah, "gue" hadapi saja. Memang negeri ini punya "elu"? semakin rasis sama gue, gue semakin senang.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Front Pembela Islam (FPI) memepersoalkan Jakarta dipimpin oleh nonmuslim...
Terserah mereka. Kalau Ahok jadi presiden, lebih stres mereka.
...

Menurut Anda, siapa yang cocok menjadi wakil gubernur?
"Saya" tidak mau pusing. Yang penting dia sudah teruji karakternya. Kalau secara politik, "saya tidak mau wakil gubernur yang lebih bagus daripada saya", karena nanti saingan sama saya di pemilihan gubernur 2017, ha ha ha...

Anda berniat maju lagi?
Harus maju lagi. Kalau tidak, saya tidak punya legitimasi namanya.

Tapi kan Anda berasal dari kelompok minoritas, repot lho maju lagi?
"Gue" tidak mikir minoritas. Lebih repot di Belitung Timur ketimbang Jakarta. Di sana fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) itu mencapai 55%.
...

| mayoritas | saya menjadi gue | rasis | islam | pks | fpi | pbb |


Komens...
  • Kami tidak alergi dengan keberagaman... mau cina keq, tionghoa keq, arab keq, jepang keq, negro keq, bule keq...
  • Kemarin-kemarin, kami hanya mengingatkan kepada saudara kami Jkw -yang muslim- bahwa: Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali[192] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (Q3.28).
  • Must Read! Keberagaman (pelangi) dalam Al Islam.


INTERVENSI AHOK TERHADAP SYARI'AT ISLAM
(Pelaksanaan Qurban 2014)

dakwatuna.com – Jakarta.  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersikeras membantah bahwa dirinya tidak melarang pemotongan hewan kurban di sekolah.

Bahkan Ahok dengan mantap mengatakan bahwa Instruksi Gubernur Nomor 67 tahun 2014 ditandatangani oleh Gubernur Joko Widodo.

“Itu yang tanda tangan Jokowi bukan saya,” ucapnya seperti dikutip dari ROL.

Nampaknya kali ini Ahok tidak bisa mengelak karena bukti yang ada ternyata Instruksi Gubernur Nomor 67 tahun 2014 di tandatangani oleh dirinya ketika menjabat sebagai plt Gubernur DKI Jakarta.

Berikut Instruksi Gubernur Nomor 67 tahun 2014  tertanggal 17 Juli 2014:

Silahkan lihat pada Hal. 3. poin 4. a. 1)





Links terkait:
  • http://www.eramuslim.com/berita/nasional/suka-makan-babi-dan-gak-paham-islam-ahok-gausah-urusi-jilbab.htm
  • http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ahok-akan-izinkan-minimarket-jual-minuman-haram.htm


26.6.14

Dalam PilPres 2014...

PilPres 2014... Pasangan JKw JK diusung oleh PDIP &
didukung oleh (sebagian) PKB, Partai Hanura &...
Jejak kejahilan JKw yang luput dari perhatian, terabaikan dan “wajib diluruskan!”
"Tertancap..."


Sebagian channel di jaringan TV Kabel FirstMedia milik James Riady:
  • Balai Kota TV ...Focus DKI
  • Reformed 21 ...Focus Misionaris Kristen
  • Smile JCTV ...Focus Dakwah Kristen
  • dan J, C/K TV channel lainnya!!! 

Lainnya...


PERANG IDEOLOGI
Inilah "cara pandang" (kejahilan) sebagian para pendukung JKw terhadap kubu CaPres Prabowo-Hatta...
"Mereka telah tertipu dan berusaha untuk menipu..!"


Penomena kemeja (baju) bermotif kotak-kotak JKw...


Ada CITRA "Ideologi Pelangi" di balik motif kotak-kotak JKw...

Zoom-zoom ideologi Pelangi...
Bersatu menghadang "Ideologi PeKaeS"
TVOne? POLRI (Densus88)??
Thank's KPU..!


Highlight

Komentar...
    Ini Ideologi apa ya..?
  • "Motif" kotak-kotak mengingatkan saya kepada pelajaran sejarah yang katanya dulu zaman penjajahan Belanda, penjajah menggunakan taktik kotak-kotak (pecah belah) untuk menipu, mengadu-domba dan menguasai Nusantara.
  • Ideologi Pelangi mengingatkan saya kepada situs "Forum" (Indonesia) Faith Freedom yang cenderung "menyerang" Islam dan situs "Dialog" Isa dan Islam, Isa dan Al Qur'an, Isa dan Al Fatihah yang cenderung "menipu & memaksa" umat Islam.
  • ... 
  • Ideologi adalah keyakinan adalah aqidah adalah: "Seseorang (sampai) berani dan siap mempertaruhkan segalanya (jiwa, harta...) demi memperjuangkan atau membela/mempertahankan keyakinannya."
  • Ideologi adalah Presiden Suriah (Syiah) berani membantai rakyatnya yang Sunni (Ahlussunnah)
  • Ideologi adalah Amerika dan sekutunya (Kristen /Liberalis) berani menyerang dan menjajah negara-negara Timur Tengah (Muslim /Sunni)
  • Ideologi adalah: "I am Right and You are Wrong!" ...Tergantung referensi yang dipakai.
    ...menjawab Iblis "AKU LEBIH BAIK daripadanya; Engkau ciptakan aku dari api sedang dia (Adam a.s.) Engkau ciptakan dari tanah."(Q7.12)
  • Ideologi adalah asas sekaligus puncak dari segalanya...
    Seseorang yang meyakini dunia (materi) adalah segalanya (Ideologi Materialistis) akan meyakini bahwa materi akan membawa kebahagiaan dan mereka akan mengejarnya dengan habis-habisan serta akan menganggap orang yang paling miskin materi adalah mereka yang paling tidak bahagia. 
  • ...
  • PERANG IDEOLOGI mengerucut di PilPres 2014?
    [1. Pengusung TAUHID Lokal +Nasionalis]
    versus
    [2. Pengusung THAGHUT Global +NasionalisMunafik & Fasikun]

28.12.13

Kilas Balik Fakta BOM BALI I

Bagian 1/2
Oleh: Fauzan Al-Anshari *

Hakim yang memvonis mati Amrozi cs telah mati duluan. Jaksa yang menuntut (Urip Tri Gunawan) kini dipermalukan kasus suap Rp6 M. Siapa yang akan menyusul terhina berikutnya?

Tiga terpidana mati Amrozi cs telah dipanggil Allah SWT. Tapi masih banyak orang belum mencermati secara jeli peristiwa itu. Tulisan berupa kilas balik ini sekedar mengingatkan Anda semua atas peristiwa itu.

Pulau Bali mempunyai nama lain sebagai pulau Dewata, karena memang dikaruniai oleh Alloh SWT memiliki keindahan panorama alam, khususnya panorama di pantai Kuta.

Karena keindahannya, tidak mengherankan jika para wisatawan selalu berdatangan silih berganti, baik wisatawan lokal (domestik) maupun turis asing. Karena banyaknya wisatawan asing, sampai-sampai ada tempat hiburan yang dikhususkan untuk para turis asing; Paddy's Bar dan Sari Club.

Pada hari sabtu tanggal 12 Oktober 2002 menjelang tengah malam tiba-tiba sebuah bom meledak di Paddy's Bar tempat para turis asing berpesta pora.

Seketika itu juga aliran listrik padam, sehingga sepanjang jalan Legian Kuta gelap gulita. Dalam hitungan detik sesaat kemudian muncul cahaya terang yang memancar membentuk awan, semburan api raksasa terlihat hampir bersamaan dengan terdengarnya ledakan dahsyat. Disusul dengan bom kedua di Sari Club, yang efeknya terdengar sampai radius puluhan kilometer, dan jaring-jaring bangunan berhamburan ke udara sampai 50 meter tingginya.

Indonesia tersentak, tak menyangka akan terjadi targedi Bom Bali I tersebut, sementara pemerintah Amerika, Israel, Australia dan pemerintah barat lainnya tidak kaget atau pura-pura kaget atas kejadian yang mengakibatkan sebagian warganya jadi korban. Sangat disayangkan, pemerintah Indonesia tidak segera mengambil sikap, tidak seperti pemerintah Amerika yang cepat membuat pernyataan "Amerika under Attack" (Amerika sedang diserang) yang langsung diikuti penutupan akses keluar dari Amerika, baik yang lewat udara maupun laut.

Sementara pemerintah Indonesia bingung, tidak tahu apa yang harus dan cepat dilakukan untuk melindungi rakyatnya. Pintu ke luar masuk, baik jalur udara maupun laut dibiarkan terbuka lebar, sehingga kalau ada dugaan keterlibatan pihak asing, maka barang-barang bukti akan lenyap dibawa lari ke luar negeri. Yang tersisa hanya bukti lokal, yang menyebabkan rakyatnya sendiri jadi korban tuduhan.

Bom jenis apa yang meledak di kedua tempat hiburan Paddy's Bar dan Sari Club? Siapa yang pantas tertuduh sebagai pelaku utamanya? Para pembaca dipersilahkan untuk mengambil kesimpulan sendiri setelah membaca berita dan cara penanganannya.

Setelah bom meledak, dalam tempo 5 mikro-detik detonasi yang sangat dahsyat berupa gelombang tekan (shock wave) berkekuatan satu juta kaki perdetik membongkar jalan yang berada di depan Sari Club. Aspal, batu dan tanah dengan berat dua ton-an terlempar berhamburan ke udara, sementara tanah dan pasir berputar ke segala arah bak angin putting beliung, mampu memotong tubuh para turis.


Potongan-potongan tubuh manusia terserak sampai beberapa blok jauhnya, sedang yang berada pada radius demosili yang panjangnya 200-an meter akan tewas meski dengan tubuh utuh, tapi tulang belulangnya patah dan remuk.

Ledakan bom tersebut menewaskan 202 orang, melukai sekitar 300 orang, menghancurkan 47 bangunan, beberapa mobil terlempar ke udara sampai enam meter dan membakar ratusan mobil dari berbagai merk dan jenis. Potongan-potongan besi bangunan juga patah-patah dan bengkok oleh kuatnya tekanan ledak, kaca bangunan beterbangan ke segala arah, getaran akibat ledakan bom bisa dirasakan sampai radius 12 kilometer.

Belum juga pihak kepolisian Indonesia selesai mengadakan penyelidikan, tiba-tiba keluarlah beberapa pernyataan dan tuduhan dari pihak pemerintahan Barat. Presiden AS George Walker Bush sudah mendahului menuduh Al-Qaidah sebagai dalangnya, yang akan diamini oleh negara-negara barat yang lainnya. Sementara, Lembaga Studi Pentagon dan Israel menuduh Jamaah Islamiyah yang melakukannya.

Dengan munculnya beberapa pernyataan dari negara-negara kuat yang mendahului hasil penyelidikan pihak kepolisian, sudah barang tentu sangat mempengaruhi independensi dan obyektifitas proses penyelidikan kepolisian Indonesia. Cecaran negara-negara barat tersebut jelas membuat kepolisian Indonesia ketar-ketir dan ketakutan, karena merasa mendapat intervensi. Walau masih tetap melakukan proses penyidikan dan penyelidikan, tapi sudah tidak bisa mandiri lagi.

Pernyataan-pernyataan yang disampaikan pihak yang berkompenten.
  1. Pada hari awal pasca ledakan Tim Mabes Polri mengadakan kajian bersama dengan Tim FBI, sudah berani membuat pernyataan: "Berdasarkan efek ledakan bom, besar kemungkinan material yang digunakan dari jenis C-4," kata Kabag Humas Polri Irjen Polisi Saleh Saaf. Pernyataan tersebut diperkuat oleh keterangan Kepala BIN AM Hendropriyono, "Ya, salah satu dari bom yang dipakai adalah C-4," disampaikan saat berkunjung ke TKP tanggal 19 Oktober 2002.
  2. Mark Ribband seorang ahli dan praktisi eksplosif Inggris mengatakan kepada AFP (15/10/02): "Bom C-4 memang diproduksi oleh beberapa negara, tetapi produsen utamanya adalah AS dan Israel". Dia menambahkan: "Meskipun relatif gampang dibawa dan mudah diselundupkan, bom plastik ini tak bisa diperoleh sembarangan pihak, selain amat sulit juga mahal". Melihat dampaknya, dia percaya bom di Bali itu punya daya ledak yang luar biasa, kalau benar itu C-4, tentu itu C-4 yang amat powerfull.
  3. Joe Vialls, ahli bom dan investigator independen yang bermukim di Australia punya pendapat yang berbeda. Menurut hasil investigasi dan analisanya, bom yang meledak di Bali itu lebih dari C-4. Menurutnya, C-4 itu hanya hebat di film-film Hollywood yang dibintangi Sylvester Stallone atau Bruce Willis. C-4 itu sebenarnya hanya lebih baik dari TNT. C-4 yang standar terbuat dari 91% RDX dan 9% Polyisobotciser dan daya ledaknya 1,2 kali lebih baik dari TNT. Yang pasti kata Joe Vialls: "Skenario bom C-4 tak bisa menjelaskan mengapa bom Bali menimbulkan cendawan panas dan kawah yang cukup besar. Adanya cahaya dan cendawan panas setelah lumpuhnya aliran listrik serta munculnya kawah, bisa menjadi indikasi yang spesifik dari hadirnya senjata micronuclear. Sejumlah kalangan mempertanyakan tidak adanya radiasi sinar gamma dalam kasus tersebut. Karena radiasi gamma dan neutron tidak terdeteksi, mereka menyimpulkan tak mungkin ada mikronuklir di Bali. Sanggahan itu sekilas masuk akal, tapi sebenarnya menunjukkan kurangnya wawasan akan khasanah senjata nuklir".
  4. Nuklir konvensional memang selalu menghasilkan radiasi radio aktif, sementara yang dipakai di Bali adalah mikronuklir non konvensional yang disebut SDAM (Special Demolition Atomic Munition). Dilengkapi reflector neutron, mikronuklir ini didesain sedemikian rupa hingga tidak sampai menghasilkan sinar gamma dan neutron yang gampang disidik oleh alat Geiger Counter, limbah yang dihasilkan SDAM itu berupa awan panas dan sedikit sinar alpha. Maka jika mendeteksi radiasi mikronuklir SDAM dengan menggunakan alat itu jelas salah alamat, pasti tak akan terukur adanya radiasi gamma dan neutron, kecuali memang di TKP terdapat bahan radioaktif Uranium.
    Sedangkan bahan yang dipakai untuk membuat SDAM umumnya adalah Uranium 238 dan Plutonium 239. SDAM tidak meninggalkan jejak radiasi neutron dan atau sinar gamma, hanya menghasilkan panas dan sedikit pertikel alpha. Partikel itu tersedia dalam jumlah amat sedikit, sekitar satu partikel dalam radius dua meter. Itu pun bisa hilang atau tidak terdeteksi setelah TKP kena hujan, atau partikel terhirup oleh para korban yang telah dievakuasi dan diabukan di Australia. Persoalannya, para petugas kepolisian sudah kehilangan momen dan kesempatan untuk menjejak partikel alpha yang menjadi ciri khasnya.
  5. Kepala Staf TNI Angkatan Bersenjata (KSAD) Jenderal Ryamizard Riyacudu (kini sudah pensiun) mengatakan: "Saya yakin bahwa bom yang meledak di Bali adalah buatan luar negeri, dan bukan buatan orang Indonesia. Bom yang begitu dahsyat seperti itu tidak mungkin produk dalam negeri, itu pasti produk luar negeri", ujarnya usai memberikan pengarahan kepada prajurit Kopassus Grup 2 dan Brigif 413 Kostrad di Markas Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan Solo (12/11/02). Menurut Ryamizard, "Indonesia sampai saat ini belum mampu membuat bom Atom, bom Napalm, Mikronuklir atau sejenisnya. Tapi kalau ada orang kita yang disuruh saya tidak tahu, serahkan saja pada polisi. Tapi saya yakin ada orang luar yang terlibat," jelasnya.
  6. Kapten Rodney Cox, seorang tentara Australia mengomentari kejadian meledaknya bom Bali. Dia menyaksikan langsung dahsyatnya bom tersebut, karena berada di dekat TKP, katanya: "Saya pernah mengikuti kursus Demosili, tapi tak pernah menyaksikan efek ledakan yang begitu hebat".
    Kesaksiannya yang cukup detail itu mengundang analisis lebih jauh terhadap identitas bom Bali. "Pernyataan listrik mati sebelum adanya kilatan cahaya pra ledakan telah menjadi petunjuk kuat dan tak terbantahkan, bahwa masa kritis dari suatu senjata mikronuklir telah tercapai" kata Joe Vialls.
Rongsokan besi beton yang berantakan pada bangunan yang bertanda merah, menunjukkan betapa dahsyatnya effect bom tersebut... (Bom TNT? No way..!)

Bom kecil di Paddy's Bar hanya menimbulkan kerusakan lokal, 10 detik kemudian meledaklah bom ke-2 di Sari Club yang sangat dahsyat, menyebabkan seluruh aliran dan jaringan listrik di kota saat itu lumpuh total oleh pengaruh gelombang elektromagnetik SREMP (Source Region Electromagnetic Pulsa) yang dipancarkan mikronuklir pada titik kritisnya. Pulsa Elektromagnetik itu merambat melalui semua medium pada kecepatan cahaya (300.000 km/jam). Karena itu Kapten Cox menyatakan, bahwa listrik mati sebelum dia menyaksikan semburan api dan awan panas di atas permukaan jalan. Laporan yang disusun oleh Kapten Jonathan Garland, wartawan koran resmi Angkatan Bersenjata Australia itu rupanya telah membuat keki dan blingsatan pemerintah dan petinggi militer Australia. Mereka khawatir kesaksian itu akan menjadi blunder bagi Australia di masa depan, maka dengan memo seorang menteri, laporan dan kesaksian penting itu kemudian dihapus dari situs ARMY.

Polri Kurang Mandiri dan Tidak Konsisten Pada hari pertama pihak kepolisian Indonesia menduga kuat bahwa bom yang meledak di Bali dari jenis C-4, dugaan itu didasarkan pada efek ledakan yang dahsyat. Akan tetapi setelah kedatangan Tim Polisi Federal (Austalia Federal Police) Australia dan ASIO (Australia Secret Intelligent Organization) , pernyataannya jadi berubah-ubah. Katanya, bom yang meledak dari jenis RDX. Lalu berubah lagi, kata polisi dari jenis TNT. Bahkan Polda Jatim sempat keceplosan bicara, bahwa bom yang meledak di Bali itu mungkin bom karbit, hanya karena di sekitar TKP ditemukan bubuk potasium khlorat. Sungguh menggelikan.

Kalau saja Polri mampu mandiri dan tidak takut dengan tekanan dari pihak manapun, bekerja profesional, tidak terpengaruh (yang negatif) walau ada pihak luar ikut membantu menyelidiki, maka haqqul yakin kepolisian Indonesia akan mempunyai wibawa tinggi di mata dunia, dihormati dan dicintai rakyat karena mereka merasa terlindungi.

Lubang besar di lokasi ledakan dengan radius kerusakan yang mengakibtakan ratusan turis tewas terpanggang.

Mengapa TNI dicurigai terlibat?

Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu dan mantan staf Bakin Soeripto. Mereka secara tegas menyatakan tak percaya bom Bali itu rakitan Amrozi

Koran Singapura The Straits Times dan koran Australia The Sydney Morning Herald melansir berita, bahwa TNI mungkin terlibat dalam pengeboman di Bali. Berdalih pengakuan paling mutakhir dari Umar al-Faruq (mudah-mudahan syahid) di penjara Baghram Afganistan. Mereka menuduh Abubakar Ba'asyir telah membeli C-4 dari TNI dengan dana kiriman uang dari tokoh Al-Qaidah Usama bin Ladin.

Berita fitnahan tersebut cepat direspon oleh KSAD Jenderal Ryamizard Riyacudu, dengan mengatakan bahwa TNI sampai saat ini belum mampu membuat bom Atom, bom Napalm, Mikronuklir dan atau yang sejenisnya. Lalu diadakanlah demo bom TNT (kemampuan yang dimiliki PT Pindad) di Cibodas pada akhir Oktober 2002. 2 kg bom TNT disiapkan, 2 meter darinya diletakkan 2 botol aqua berisi bensin, di sampingnya lagi ada gubuk kecil dari bahan kayu. Setelah bom TNT tadi diledakkan, maka menimbulkan suara cukup keras dan tanahnya pun bergetar, pohon dan tanaman di sekitarnya rusak. Tapi anehnya 2 botol aqua yang berisi bensin tidak tumbang apalagi terbakar, begitu juga gubuk kayunya juga masih tegak berdiri. Uji coba tersebut dilakukan oleh Pusdik Zenit TNI AD yang dipimpin oleh Kol. C2i Puguh Santoso. Keterusterangan dari pihak TNI akan batas kemampuan PT Pindad sebenarnya sangat disayangkan, karena rahasia batas kemampuannya akan diketahui pihak lawan. Tapi keterusterangan tadi bisa dimaklumi, apa sebabnya?

Nah kalau berita dari dua koran Singapura dan Australia itu di-blow up dan dilansir oleh mass media dunia, maka TNI dan juga negara Indonesia bisa terancam diserang oleh pihak luar, mungkin akan mengalami nasib seperti Iraq.

Beberapa kejadian sebelumnya...

Paska runtuhnya gedung WTC tanggal 11 September 2001, Presiden AS George Walker Bush menabuh genderang perang dunia melawan para pejuang dan aktivis muslim dengan julukan "TERORIS" (the Global War On Terrorism atau G-WOT). Dia mengajak kepada masyarakat internasional untuk mendukung langkahnya, dengan dua opsi: "Carrot or Stick"; bersama kami (AS) memerangi para teroris akan mendapat hadiah carrot/wortel/ dollar, tidak mau mendukung AS akan menerima pukulan stick/tongkat/ rudal.

Presiden Megawati pernah mengatakan bahwa, jika AS menyerang Indonesia, maka tak akan mampu melawan tentara George Walker Bush dan tidak akan bertahan walau hanya sepekan. Mengapa Presiden Megawati sampai mengatakan demikian? Bisa jadi karena kemampuan militer Indonesia memang sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan tentara AS. Apakah George Walker Bush serius dengan ancamannya, bila Indonesia tidak mau mendukungnya akan diserang?

Jawabnya: Sangat mungkin! Tapi, dari dua pilihan tersebut, carrot-lah yang dipilih Megawati. Ia menyeret bangsa Indonesia menjadi sekutu Bush, menjadi "Proxy Forces" atau agen perantara untuk menangkapi rakyatnya sendiri. Masya Alloh tega nian bunda!

Karenanya, ia langsung mendapatkan upah di depan (down payment) sebesar US$ 500 juta. Katanya, untuk menstimulir perekonomian nasional. Terbuktilah sekarang. Ujian harta ini lebih berbahaya daripada kenaikan BBM.

Sabda Nabi saw:
"Sesungguhnya aku sudah memohon kepada Robbku untuk umatku, janganlah Dia membinasakan mereka dengan paceklik yang merajalela, jangan menundukkan mereka kepada musuh dari luar kelompok mereka yang menodai kedaulatan mereka. Sesungguhnya Robbku berfirman: 'Wahai Muhammad, sungguh jika Aku telah menetapkan suatu ketetapan, maka tidak bisa lagi ditolak. Aku berikan kepadamu untuk umatmu agar mereka tidak dibinasakan oleh paceklik yang merajalela, dan agar mereka tidak dikuasai musuh dari luar mereka yang akan menodai kedaulatan mereka, sekalipun musuh itu berkumpul dari seluruh penjuru dunia, kecuali jika sebagian mereka membinasakan sebagian yang lain, dan mereka saling manahan satu sama lain'"


Frederick Burks, mantan penerjemah Departemen Luar Negeri AS mengatakan: "Pada tanggal 16 September 2002 ada pertemuan rahasia di rumah Presiden Megawati, di jalan Teuku Umar Jakarta. Pertemuan itu diikuti lima orang: Megawati, Karen Brooks, (Direktur National Security Council wilayah Asia Pasific), Ralph Boyce (Dubes AS untuk Indonesia), Frederich Burks dan seorang wanita agen khusus CIA sebagai utusan spesial Presiden Bush". Dalam pertemuan berdurasi 20-an menit itu, utusan khusus Bush meminta Mega agar me-render (menyerahkan secara rahasia) ustadz Abu Bakar Ba'asyir kepada pemerintahan AS, sebagaimana kasus Umar al-Faruq. Mega menolak, dengan alasan, Umar al-Faruq bisa di-render karena tidak dikenal oleh publik Indonesia dan tak mempunyai pendukung, sedangkan ustadz Abu Bakar dikenal publik dan banyak pengikutnya.

Sehingga jika di-render bisa menimbulkan instabilitas politik dan agama, yang tidak mungkin ditanggungnya. Akhirnya agen CIA itu mengancam.

Jika ustadz Abu tidak diserahkan sebelum pertemuan APEC, maka "Situasinya akan bertambah buruk..." Benar saja, ancamannya dibuktikan sebulan kemudian, yaitu dengan peledakan Bom Bali I pada tanggal 12 Oktober 2002 pukul 00.00.


Jadi siapa yang berada di balik peristiwa Bom Bali I? Apakah Amrozi cs pelaku utamanya? Amrozi hanya membawa karbit 1 ton dengan mobil L300. Mengapa polisi takut melakukan rekonstruksi? Jika Anda ragu, jangan sekali-kali mengeksekusi mereka, karena jika Anda muslim, maka akan murtad!

Ingatlah hakim yang memvonis mati mereka tela mati duluan, jaksa yang menuntut hukuman mati (Urip Tri Gunawan) mereka kini dipermalukan dengan terbongkarnya suap Rp6 M, apakah Anda mau menyusul terhina seperti mereka? (hidayatullah)

* Penulis adalah Direktur Lembaga Kajian Strategis Islam (LKSI)


Bagian 2/2
"WAR ON TERRORISM"

Meminjam judul makalah "Akhirnya Fitnah itu Terungkap" oleh Z.A. Maulani (Mantan Kepala Badan Intelijen Negara/KABAKIN), pada bagian ke 2/2 akan kami hadirkan halaman ini galeri khusus yang kami buat dari koleksi kumpulan berita, artikel, laporan investigasi dan temuan temuan atas berbagai peristiwa "Terror Bom" yang terus terjadi sejak berkuasanya George Walker Bush sebagai Presiden Amerika. Sejak terjadinya peristiwa 911, agenda "War on Terrorisme" terus dilancarkan oleh America dan bahkan sudah melintas kedaulatan sebuah negara seperti Irak, Afghanistan dll yang sudah menelan jutaan nyawa rakyat sipil.

Anda akan saksikan hasil investigasi "Ultimate Explosion Party" yang dipublikasikan oleh seorang korban bom Bali, Steve Johnson yang membuktikan peristiwa Bom Bali adalah sebuah "Inside Job" yang semakin menguatkan dugaan Jendral Ryamizard Riyacudu dan yang lainnya yang menyatakan bahwa, "...mustahil proyek tersebut dilakukan oleh teroris lokal"...

MORE on YouTube...
THE TRUTH ABOUT BALI BOMBINGS

Baca juga:
Fitnah itu Akhirnya Terungkap