Tampilkan postingan dengan label konspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konspirasi. Tampilkan semua postingan

6.1.16

Di Balik "Kehebatan" Manusia-manusia Super di Atas Muka Bumi...




More-1 | More-2


"Alien" sedang "menghipnotis" para peserta AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) 2012... Kerjasama tingkat tinggi antara Manusia dan Iblis?


Alt. Video1 | Video2 | Video3 |

Video di atas adalah bagian dari PlayList: Reptilian (Human + Jinn). Silahkan explore PlayList di atas atau klik Next ►►I
"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan." (Q72:6)
"Sesungguhnya syetan (jenis jin) itu (bisa) mengalir dalam diri manusia pada aliran darahnya, ..." (HR Bukhari)
More... Mengenal Dunia Jin

 Jangan Sampai TerTIPU!!! 

20.6.15

Ideologi Barat: Darwinisme & Bajak Laut?

Karena Semesta Berasal dari Ketiadaan & Terjadi Begitu Saja!
Dan karena Manusia Berasal dari Kera...


Dan (Maka) Dunia Manusia sama dengan Dunia Hewan/Binatang?
"We are Sexual Beings..." "Tanpa tuhan, kami mampu koq!"


Maka Hukum yang Berlaku adalah HUKUM RIMBA...


Yang kuat "mengintimidasi & mengalahkan" yang lemah...


Maka...

Hidup BEBAAAS atau Mati...

Dan Hanya yang Agresip (AGGRESSOR) yang Bisa Menaklukkan Dunia... 



Itulah... Inilah... IDEOLOGI Mereka! 


14.6.15

Satan, Setan, Syetan, Syaithan!

SETAN menurut bahasa berasal dari ‘syathana’ dengan arti ‘menjauh’. Dinamakan setan karena jauhnya dia dari kebenaran. Ada pula yang mengatakan bahwa syaithan dari kata ‘syâtha’ yang berarti terbakar atau batal.

Pendapat yang pertama ‘syathana’ lebih kuat menurut Ibnu Jarir dan Ibnu Katsir, sehingga kata ‘syaithan’ artinya adalah jauh dari kebenaran atau rahmat Allah.

Istilah setan kemungkinan juga diambil dari bahasa Ibrani ‘syatan’ yang artinya lawan atau musuh, sebagaimana ditulis oleh Syamsuddin Arif dalam “Orientalis dan Dioabolisme Pemikiran, 2008” dengan merujuk pada W. Gesenius dalam Lexcon Manuale Hebraicum et Chaldaicum in Veteris Testamenti Libros, s.v. ‘s-t-n’.

Ibnu Jarir menyatakan, setan dalam bahasa Arab adalah setiap yang durhaka dari jin, manusia atau hewan, atau dari segala sesuatu.

Firman Allah, “..Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan dari jenis manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia.” (QS: Al-An’am [6]: 112).

Ibnu Jarir berpendapat, Allah menjadikan setan dari jenis manusia, seperti halnya setan dari jenis jin. Dan hanyalah setiap yang durhaka disebut setan, karena akhlak dan perbuatannya menyelisihi akhlak dan perbuatan makhluk yang sejenisnya, dan karena jauhnya dari kebaikan, (Tafsir Ibnu Jarir jilid I).

Ibnu Katsir, dalam memahami ayat di atas menyatakan bahwa setan adalah semua yang keluar dari tabiat jenisnya dengan kejelekan, (Tafsir Ibnu Katsir Jilid II).

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzar, ia berkata, aku datang kepada Nabi dan beliau berada di masjid. Akupun duduk dan, beliau menyatakan, ‘Wahai Abu Dzar apakah kamu sudah shalat?’ Aku jawab, ‘belum’. Beliau mengatakan, ‘Bangkit dan shalatlah!’ Akupun bangkit dan shalat, lalu aku duduk. Ia berkata, ‘Wahai Abu Dzar, berlindunglah kepada Allah dari kejahatan setan manusia dan jin.’ Abu Dzar berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah di kalangan manusia ada setan?’ Rasul menjawab, ‘Ya.

Sifat Syetan
  • Setan adalah musuh nyata bagi manusia (Q5.7, Q17.53, Q35.6)
  • Pembangkang (‘ashiy)
  • Berwatak jahat, liar, dan kurang ajar (mârid dan marîd)
  • Selalu menggelincirkan (istazalla)
  • Menjerumuskan (yughwi)
  • Menyesatkan (yudhillu) orang banyak dengan segala trik dan strategi yang dimiliki.

Cara, Gaya, Trik dan Strategi Syetan
  • Menyusup dan memengaruhi (yatakhabbath)
  • Merasuk dan merusak (yanzaghu)
  • Menaklukkan dan menjatuhkan (istawâ)
  • Menguasai (istahwadza)
  • Menghalang-halangi (yashuddu)
  • Menakut-nakuti (yukhawwifu)
  • Merekomendasi (sawwala) dan menggiring (ta’uzz)
  • Menyeru (yad’u) lalu menjebak (yaftinu).
  • Menciptakan imej positif untuk kebatilan (zayyana lahum ‘a’maluhum)
  • Membisikkan hal-hal negatif ke dalam hati dan fikiran seseorang (yuwaswisu)
  • Menjanjikan dan memberikan iming-iming (yaiduhum wa yumannihim)
  • Memberdaya dengan tipu muslihat (dalla bi-ghurûr)
  • Membuat orang lupa lagi lalai (yunsî)
  • Menyulut konflik dan kebencian (yûqi’u al-‘alâdawah wal-baghda’)
  • Menganjurkan perbuatan maksiat dan amoral (ya’muru bil fahsya’i wal-munkar)
  • Menyuruh orang supaya kafir (qâla lil insan ukfur).*/Ilham Kadir

8.6.15

Hubungan Sihir dan Yahudi

DALAM hukum Islam, sihir termasuk dosa besar (al-kabair) yang diancam dengan siksa yang sangat pedih. Ia bahkan tergolong perbuatan kufur yang bisa mengeluarkan pelakunya dari agama Islam.

Sejumlah ayat dan hadits menjelaskan tentang hukum perbuatan tersebut. Ketetapannya jelas, ia adalah terlarang, hukumnya haram, dan pelakunya diganjar dosa jika tetap mengerjakannya.

Dalam Al-Quran Allah berfirman,

Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (Kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah). Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir). Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Dan sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui.” (Surah al-Baqarah [2]: 101-103).

Oleh Mufassir Syeikh Muhammad Ali ash-Shabuni, penjelasan ayat di atas diungkap dengan bahasa yang sangat indah ketika menerangkan kisah Nabi Sulaiman dan sihir. Sensasi lathaif at-tafsir (kehalusan tafsir) tersebut penulis kutip dari dari kitab Tafsir Ayat al-Ahkam Min Al-Qur’an (Cetakan Dar ash-Shabuni, Kairo: 2007, cetakan ke-1, halaman 52-54).

Berikut penjelasannya:

Pertama; Ayat di atas menceritakan perilaku busuk orang-orang Yahudi yang tidak pernah luput dari kejahatan dan niat yang buruk. Menurut ash-Shabuni, sihir belum dikenal kecuali muncul pertama kali dari kalangan orang Yahudi. Merekalah yang merusak akal manusia dan menjerumuskan ke jurang kebencian dan permusuhan. Olehnya sangat pantas jika orang-orang Yahudi digelari sebagai biang keburukan dan kejahatan di dunia ini.

Kedua; Ayat ini menggabungkan dua perkara sekaligus. Antara ancaman dan motivasi serta peringatan dan berita gembira. Hal itu tergambar ketika Allah menerangkan dua perilaku yang bertolak belakang. Orang Yahudi yang mencampakkan hukum-hukum Allah digambarkan dengan “nabadza fariqun min al-ladzina utu al-kitaba kitaballahi wara`a dzuhurihim”.

Sedang setelahnya Allah langsung menawarkan kebaikan dan pahala melipat bagi orang-orang beriman dan bertakwa. Allah berfirman, “wa lau annahum wattaqau lamatsubah min ‘indillahi khairun.”

Ketiga; Kalimat “an-nabdzu wara`a adz-dzuhr” dianggap oleh ash-Shabuni sebagai gambaran yang sangat pas terhadap kejahatan orang-orang Yahudi. Sebab hal itu bermakna mencampakkan kitab Allah ke belakang punggung-punggung mereka. Mereka tidak sekedar mengingkari al-Qur’an, namun juga berani melecehkan dan menghina al-Qur’an. Orang-orang Yahudi telah berpaling dari al-Qur’an dan lebih mempercayai omong kosong para tukang sihir pembual tersebut.

Keempat; Penyebutan kata “syaitan” dan “sihir” dalam ayat ini menunjukkan korelasi yang kuat di antara mereka. Bahwa perbuatan sihir tersebut tak bisa terlepas dari bantuan syaitan dan jin. Ironis, sebab tak sedikit manusia yang terpedaya dan percaya dengan klaim syaitan yang mengaku mengerti perkara-perkara ghaib.

Kelima; Ayat ini menggambarkan perbuatan sihir dengan kata “kufur”. Hal ini mengisyaratkan dampak besar dari perbuatan sihir. Seorang Muslim hendaknya berhati-hati dalam perkara sihir karena bisa menjerumuskan seseorang ke dalam jurang kekufuran dan syirik kepada Allah. Firman Allah, “innama nahnu fitnah fa la takfur” (sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir (karena mengerjakan sihir).

Keenam; Jika ada yang bertanya, apa maksud perkataan Nabi dalam haditsnya bahwa “Sesungguhnya keindahan bayan (bahasa) itu termasuk sihir”? Maka sejatinya yang dimaksud dalam perkatan tersebut bersifat majazi (bahasa kiasan). Terkadang dengan kemampuan menggubah bahasa yang indah, seorang penyair atau orator ulung sanggup “menyihir” orang-orang yang mendengarnya dengan ungkapan-ungkapan yang indah dan bahasa yang halus. Sebagaimana para penyihir sanggup membelokkan hati dan fikiran orang yang disihirnya.

Ketujuh; Jika ada yang bertanya, mengapa ada dua malaikat yang mengajarkan sihir kepada manusia, bukankah ia dosa dan sesuatu yang terlarang?

Jawabannya, mereka mengajari manusia tentang sihir bukan untuk dipercayai lalu diamalkan. Sebaliknya, orang boleh mempelajari sihir untuk mengetahi keburukan dan kejahatannya. Sikap selanjutnya, sihir harus dihindari bahkan diperangi atau dimusnahkan. Seorang penyair berkata, aku mengetahui keburukan bukan untuk (tujuan) yang buruk, tapi agar aku bisa menjauhinya. Dan sesiapa yang tak mengenali keburukan, dikhawatirkan justru akan terperosok ke dalam keburukan tersebut.*/Masykur Abu Jaulah

21.5.15

Begini Cara Setan Menggoda Manusia

Setan pun menggoda manusia dengan perbuatan bid’ah, sehingga menghindari sunnah.

JABIR bin ‘Abdullah menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Singgasana iblis ada di atas laut. Dia mengirim pasukan tentaranya setiap hari untuk menggoda manusia. Tentaranya yang paling tinggi kedudukannya adalah tentara yang paling lihai menjerumuskan manusia” (HR Ahmad).

Masih dalam hadist riwayat Jabir disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air. Dia mengirim bala tentaranya kepada manusia. Tentara yang paling dekat dengannya adalah tentara yang paling dahsyat memfitnah manusia. Salah seorang tentaranya datang dan melapor, Aku tidak henti-hentinya menguntit si anu. Ketika aku meninggalkannya, ia mengeluarkan perkataan begini dan begitu.’ Iblis berkata, ‘Apa yang engkau lakukan tidak ada apa-apanya.’ Lalu, tentaranya yang lain datang dan melapor, ‘Aku telah menggoda si anu hingga bercerai dengan pasangannya.’ Tentara yang melapor terakhir ini diangkat kedudukannya dan iblis berkata, ‘Engkau hebat”‘ (HR Muslim). Tentara itulah yang terbaik menurut iblis dan berhak mendapat penghargaan.

Ibn Al-Qayyim menyebutkan enam cara yang dilakukan oleh setan dalam menggoda manusia supaya tersesat:
  1. Setan membujuk manusia agar mengingkari Allah atau menyekutukan-Nya. Jika tidak berhasil, dia beralih pada cara yang kedua.
  2. Setan membujuk manusia agar melakukan bid’ah yang sesat. Jika manusia berpegang teguh pada Sunnah, setan beralih pada cara yang ketiga.
  3. Setan menggoda manusia untuk melakukan dosa-dosa besar. Jika manusia terjaga dari dosa besar, setan beralih pada cara yang keempat.
  4. Setan menggoda manusia untuk melakukan dosa-dosa kecil. Jika manusia terhindar dari dosa kecil, misalnya segera bertobat ketika menyadari dosa kecil yang dilakukannya, setan segera beralih pada cara yang kelima.
  5. Setan menggoda manusia dengan perbuatan-perbuatan yang tiada berguna. Manusia dibujuk untuk menghabiskan waktunya dengan perbuatan yang sia-sia sehingga meninggalkan perbuatan yang berguna.
  6. Setan menggoda manusia agar sibuk dengan perkara-perkara yang baik tetapi mengabaikan perkara-perkara yang lebih baik. Contohnya, seseorang disibukkan dengan ibadah-ibadah sunnah tetapi mengabaikan ibadah fardhunya.
Godaan yang keenam sangat halus tetapi bahayanya amat besar. Karena itu, ia harus dicermati. Hal ini bukan berarti bahwa kita sebaiknya meremehkan ibadah-ibadah sunnah dan menganggapnya sebagai sesuatu yang dapat menghambat kemajuan Islam. Tetapi, hendaklah seseorang melaksanakan agamanya secara total. Kefardhuan clan kesunnahan harus dilakukan secara proporsional. Amalan lahir dan batin harus seimbang. Tidak dapat dibenarkan seseorang memperhatikan ibadah sunnahnya melebihi perhatiannya terhadap ibadah fardhu.

Ibn Qayyim Al Jauziyyah mendahulukan urutan bid’ah daripada urutan dosa besar. Sebab, bid’ah sangat disenangi oleh iblis daripada dosa besar. Sufyan Al-Tsauri berkata, “Perbuatan bid’ah lebih disenangi oleh iblis daripada perbuatan maksiat. Seseorang yang bermaksiat dapat saja berhenti dari maksiatnya. Namun, jika telah terjebak pada perbuatan bid’ah, ia sulit meninggalkannya.”

Terkadang, sebagian orang meyakini perbuatan bid’ah sebagai bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah Swt, karena itu mereka yang telah terjerumus ke dalam perbuatan bid’ah. Tidak mau kembali kepada Sunnah.

Tidak ada senjata setan yang lebih ampuh bagi manusia berupa rasa takut miskin. Jika manusia diserang senjata ini, mereka akan enggan menunaikan hak pada orang lain dan menjadi budak hawa nafsu.

CARA-cara lain yang digunakan setan untuk menyesatkan manusia adalah sebagai berikut:

Pertama, melalui pintu marah dan syahwat. Marah menimbulkan kekacauan pikiran. Jika seseorang marah, setan akan mempermainkannya seperti anak kecil yang memainkan bola.

Kedua, melalui pintu hasud dan rakus. Jika seseorang telah tergoda oleh sesuatu, setan akan menghasudnya sehingga ia rakus, lalu setan membutakannya dan menulikannya sehingga ia tak berdaya dan tersesat. Al-Hasan berkata, “Pangkal utama keburukan ada tiga, yaitu rakus, hasud, dan takabur. Takabur telah menghalangi iblis untuk sujud kepada Adam. Rakus telah mengeluarkan Adam dari surga. Sedangkan, hasud memaksa Qabil untuk membunuh Habil”

Ketiga, melalui pintu kekenyangan. Perut yang kenyang –meskipun dengan makanan yang halal– dapat membangkitkan syahwat. Padahal, syahwat adalah senjata setan.

Wuhaib bin Al-Warad berkata, “Suatu saat, iblis pernah menampakkan diri kepada Nabi Yahya bin Zakariya. Iblis berkata, ‘Aku ingin menasihatimu.’ Yahya berkata, ‘Omong kosong engkau akan menasihatiku. Jika mau, ceritakan saja tentang keadaan manusia yang sering kaugoda!’ Iblis berkata, ‘Manusia terbagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama sangat tangguh untuk digoda, tetapi kami kadang bisa menaklukkannya. Mereka adalah orang-orang yang kami goda dengan dosa-dosa kecil. Ketika menyadari terperosok dosa, mereka segera bertobat kepada Allah. Upaya kami pun sia-sia karena tobat mereka. Ketika kami menggoda lagi, mereka bermaksiat kembali. Namun, ketika menyadari dosa kecilnya, mereka segera bertobat lagi. Kami pun tidak pernah putus asa untuk menaklukkan mereka.

“‘Kelompok kedua adalah mereka yang gampang kami bujuk untuk melakukan dosa. Kami permainkan mereka seperti bola di tangan anak kecil. Kami memutar-balik mereka semau kami. Kami benar-benar telah dapat menggenggam jiwa raga mereka.

Adapun kelompok ketiga adalah orang-orang seperti dirimu. Mereka terjaga dari dosa. Kami tidak mampu sedikit pun menguasai mereka.’ Yahya berkata, ‘Baiklah. Tapi, apakah engkau pernah menggodaku?’ Iblis menjawab, ‘Hanya sekali, ketika engkau sedang makan malam. Aku berupaya membuatmu tergiur untuk menyantap makananmu dengan lahap. Karena kekenyangan, malam itu engkau tertidur pulas dan tidak bangun malam. Padahal, engkau sudah terbiasa bangun malam.’ Yahya berkata, ‘Kalau begitu, aku pastikan bahwa diriku tidak akan pernah kenyang hingga mati.’ Iblis berkata, ‘Aku pastikan juga bahwa tidak akan pernah menasihati manusia setelah ini.”

Keempat, melalui pintu tamak. Jika ketamakan telah merasuki jiwa seseorang, setan akan menjeratnya dengan berbagai kesenangan, lalu ia suka memamerkan diri dan kekayaannya serta menuhankan harta benda.

Kelima, melalui pintu ketergesaan. Ketika seseorang dilanda ketergesaan, setan segera membisiki jiwanya tentang kebaikan tergesa-gesa tanpa ia sadari. Ketergesaan datang dari setan, dan kehati-hatian datang dari Allah.

Keenam, melalui pintu fanatik terhadap satu mazhab atau seorang guru sehingga menimbulkan kedengkian satu pihak terhadap pihak yang lain.

Ketujuh, melalui pintu buruk sangka kepada orang lain. Allah Swt. berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak buruk sangka. Sesungguhnya sebagian buruk sangka adalah dosa.” (QS AI-Hujurat [49]: 12).

Kedelapan, melalui pintu kikir dan takut miskin. Sufyan Al-Tsauri berkata, “Tidak ada senjata setan yang lebih ampuh daripada takut miskin. Jika manusia diserang senjata ini, ia akan terjerumus pada kebatilan, enggan menunaikan hak, dan menjadi budak hawa nafsu. Selain itu, ia pun akan buruk sangka kepada Allah.”

Setan selalu menghiasi perbuatan mudharat sehingga manusia memandang seolah-olah perbuatan itu penuh manfaat.

ADA beberapa cara lain yang dilakukan oleh setan untuk menjebak manusia. Pertama, menggiring manusia pada kondisi-kondisi yang dikira olehnya menghasilkan keuntungan, padahal hal itu merupakan sumber kecelakaan. Ketika manusia sudah terjerumus ke dalamnya, setan segera angkat kaki. Allah Swt berfirman, “Dan ketika setan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan, “Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan kami pada hari ini. Sesungguhnya aku adalah pelindungmu.” Maka, ketika kedua pasukan itu telah saling melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang seraya berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri darimu. Aku melihat apa yang kamu sekalian tidak melihatnya. Aku takut kepada Allah.” Allah sangat keras siksa-Nya.” (QS Al-Anfal [8]: 48).

Kedua, menakut-nakuti manusia dengan bala tentara setan supaya mereka patuh kepadanya. Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik). Karena itu, janganlah kamu takut kepada mereka. Tapi, takutlah kalian hepada-Ku jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS Ali ‘Imran [3]: 175)

Ketiga, menghiasi perbuatan mudharat seolah-olah perbuatan yang penuh manfaat. Manusia mengira bahwa apa yang dilakukan adalah perbuatan paling bermanfaat, padahal ia sangat mudharat. Banyak sekali manusia terjebak oleh rekayasa setan ini. Sering kali setan menampakkan kebatilan dalam bentuk yang menggiurkan, sedangkan kebenaran dibungkus dengan rupa yang menyebalkan. Manusia digoda setan agar mau menyembah berhala dan memutuskan silaturahmi.

Setan menjanjikan kepada mereka bahwa perbuatan itu akan membahagiakannya di surga. Padahal, semua itu adalah kekufuran, kefasikan, dan kemaksiatan. Setan suka mengelabui orang yang malas beramar makruf nahi mungkar dengan sikap toleran yang harus dipertahankan demi pergaulan yang positif.

Keempat, menganjurkan manusia agar bertindak ekstrem atau gegabah dalam hal agama. Salah seorang ulama salaf berkata, “Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kepada manusia, melainkan setan berupaya agar ia bertindak ekstrem atau gegabah. Sementara itu, manusia tidak mempedulikan tindakannya.”

Kelima, memutarbalikkan perkataan yang batil, pemikiran yang keliru, dan khayalan-khayalan semu yang merupakan sampah otak, kotoran pikiran, dan buih-buih yang mengotori hati yang gelap dan terbuai. Dengan pemutarbalikan itu, kebatilan dianggap kebenaran, dan kebenaran dianggap kebatilan. Hati dan pikiran kehilangan pegangan dan hanya mengikuti praduga. Keimanan menjadi rapuh seiring dorongan-dorongan untuk mangkir. Tak ada iktikad baik dari orang-orang seperti ini. Mereka telah menipu dengan ucapan-ucapan palsu. Mereka mengabaikan Al-Quran. Mereka berada dalam keraguan yang kronis. Mereka terus-menerus berada dalam kehancuran. Semoga Allah melindungi kita dari keadaan seperti itu.

Setan juga tidak melewatkan untuk menjebak para ahli ibadah dan para ulama. Di antara cara yang dilakukannya adalah menghasut masyarakat agar mau mencium tangan mereka, memuji, menyanjung, meminta berkah, dan lain-lain. Akibatnya, mereka merasa kagum (ujub) terhadap diri mereka sendiri. Jika dikatakan kepada mereka, “Engkau adalah pasak bumi. Karenamulah makhluk terhindar bencana,” hati mereka berbinar dan mengira bahwa perkataan itu benar. Sikap ini merupakan kebinasaan tertinggi.

Jika mereka melihat seorang anggota masyarakat membangkang atau kurang sopan kepada mereka, mereka marah dan menyimpan dendam. Sikap dendam ini tentu lebih busuk daripada kelakuan pendosa besar yang tak mau bertobat.

Al-Hasan berkata, “Tidak sedikit orang yang terkena fitnah akibat sanjungan yang ditujukan kepadanya. Tidak sedikit orang yang tertipu akibat Allah menutupi perbuatan dosa yang dia lakukan.”

Cara lain yang digunakan setan untuk menjebak ulama dan ahli ibadah adalah membisiki mereka untuk memakai pakaian tertentu, berpenampilan khusus, berjalan dengan gaya yang dibuat-buat, mempunyai guru yang lebih istimewa, dan menempuh tarekat yang berbeda dengan orang lain. Setan terus menggoda mereka agar menetapi keadaan seperti itu hingga menjadi tradisi wajib bagi mereka. Mereka pun selalu mengamalkan rutinitas itu dan mencela orang yang mengabaikannya.

Upaya lain yang dilakukan setan untuk menjebak para ulama dan ahli ibadah adalah mengembuskan kewas-wasan pada hati mereka. Mereka didera kewas-wasan dalam hal bersuci, shalat, dan pada saat berniat. Akibatnya, mereka menjadi ekstrem dan berlebihan. Dengan cara demikian, setan dapat menyeret mereka untuk menjauh dari Sunnah Rasulullah. Setan berbisik kepada mereka bahwa apa yang mereka lakukan sesuai dengan Sunnah.

Lebih dari itu, setan juga mencari celah untuk menjebak mereka pada amalan yang jauh dari pahala. Mereka mengira bahwa wudhu dan shalat mereka sudah sesuai dengan praktik Rasulullah, padahal jauh dari kesempurnaan.*

Dipetik dari tulisan Sa’ad Yusuf Abu ‘Azis dari bukunya,Azab-azab yang Disegerakan di Dunia”.

12.3.15

Persembahan (Tumbal) Darah dan Kepala Kerbau!

Ada adat kebiasaan -kearifan lokal?- "meminta perlindungan & keselamatan" kepada sesuatu yang mereka anggap mempunyai kekuasaan dan kekuatan di daerah atau tempat tertentu. Dengan mengadakan ritual pemberian (persembahan) kepada "penguasa, penghuni" atau yang mereka sebut "leluhur" di daerah tersebut mereka "berharap" bisa mendapatkan perlindungan, keselamatan, kelancaran dalam berbisnis, usaha atau yang lainnya.
"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan' kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan". (QS Al Jin 6)
Ritual meminta perlindungan kepada dewa, penguasa, penghuni, atau leluhur di suatu tempat yang sejatinya adalah syetan dari bangsa jin selain Allah ta'ala akan menjerumuskan pelakunya ke dalam dosa syirik!
Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu... (Q6.100)

Haram dan termasuk syirik menyembelih hewan (berqurban) untuk selain Allah dan haram untuk memakan sembelihannya!
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah melaknat orang yang menyembelih binatang untuk selain Allah.” (HR Muslim)
Hukumnya haram dan termasuk syirik dalam isti’anah (berharap, minta pertolongan dan perlindungan) kepada selain Allah ta'ala, seperti menyebut nama Rasul, Husain, Arwah Para "Wali", Para Sunan, Kyai, Nyi Roro Kidul, Penunggu Kuburan, Roh Leluhur dan lain-lain pada saat penyembelihan hewan. Maka sembelihan atau hewan qurban/tumbal tersebut haram untuk dimakan.
Allah ‘azza wa jalla berfirman yang artinya “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.“ (Q6.121)

"Gangguan Ghaib" Akibat Tumbal Darah Kepala Kerbau...




Links terkait:

21.2.15

Dokumen Intelejen Yaman Ungkap Peran AS dalam Konflik Timur Tengah

Eramuslim – Sebuah dokumen sangat rahasia milik intelejen Yaman yang menceritakan rencana jangka panjang AS di wilayah Timur Tengah bocor ke publik dan membuat heboh umat Islam di kawasan tersebut.

Dalam dokumen yang dberi nama “Iraqization” tersebut, Amerika akan berusaha memperluas konflik di Irak dan Suriah membentang dari Libya hingga Arab Saudi, Mesir dan Yaman.

Skenario menakutkan tersebut berisi keinginan AS untuk menjadikan negara kaya minyak Arab Saudi ikut membiayai perang sekterian jangka panjang, yang akan menewaskan ratusan ribu Muslim dari berbagai negara Muslim tersebut.

Dalam perbincangan para ahli keamanan Yaman dan media di negara yang kini diambang konflik sekterian tersebut di media Opini Today menyatakan bahwa konflik di negara selatan Arab Saudi ini akan berkembang jauh lebih besar dari perang di Irak dan Suriah.

Akan tetapi dokumen tersebut tidak menyebutkan secara rinci bagaimana menjebak Mesir ikut dalam sekenario AS untuk melemahkan umat Islam tersebut.

Sementara itu koran politik Aden Tomorrow memperkirakan bahwa sekenario AS tersebut bertujuan untuk menggulingkan dua negara Arab terbesar yaitu Arab Saudi dan Mesir, “Rencana ini telah dimulai sejak perang sekterian yang kini terjadi di Irak.”

Dokumen itu menjelaskan bahwa perang melawan mujahidin Negara Islam akan terus berlangsung selama bertahun-tahun yang akan datang dan tidak akan berakhir kecuali kekalahan finansial Arab Saudi.

Sebelumnya dalam rekaman video yang diunggah stasiun televisi El Mehwar Mesir, memperlihatkan pasokan senjata AS yang dikirim ilegal ke Libya untuk memperkeruh konflik bersenjata di negara tersebut. (Akhbarak/Ram)


Ulama Sunni Lebanon: Barat Tanam Syiah di Tubuh Umat Islam untuk Menjadi Duri 

Sejarah: Syiah lahir karena alasan
"kekuasaan (politic)"
LEBANON (voa-islam.com) – Kamis (11/12/14) ulama ahlussunnah Lebanon, Syaikh Ahmad al-Asir, mengatakan bahwa perang antara Barat dan Iran tidak lain hanyalah perang sandiwara, lain halnya dengan perang mereka terhadap ahlussunnah (sunni).

Syaikh al-Asir dalam akun resminya di jejaring sosial twitter, “Musuh-musuh kami tidak mendapati kelompok yang baik selain rafidhah (syiah) untuk menjadi duri di tubuh umat kita. Oleh karena itu, kita melihat mereka hanya memerangi Iran di media saja, sementara mereka di lapangan dengan berbagai cara” tuturnya.

“Iran rafidhah membunuh kita (ahlussunnah -red) di Ahwaz, Yaman, Suriah, Irak dan Lebanon” tambahnya seraya menasehati Hamas agar tidak menjalin hubungan dengan Iran.[usamah/twtr]


(Dulu) Beginilah Cara Barat (Inggris) Memecah-belah Dunia Arab

PERKEMBANGAN negara-negara modern di Semenanjung Arab adalah sebuah proses yang menakjubkan sekaligus mengenaskan. Seratus tahun yang lalu, sebagian besar wilayah Arab ada di bawah kendali Kekaisaran Ottoman, sebuah pemerintahan multi-etnis berbasis di Istanbul. Kini, sebuah peta politik dunia Arab tampak seperti sebuah puzzle yang rumit.

Serangkaian kejadian yang kompleks dan ruwet pada tahun 1910-an mengakhiri kekuasaan Ottoman (Ustmaniyyah) dan bangkitnya negara-negara baru dengan perbatasan tegas di seluruh Timur Tengah, membatasi antar umat Muslim.

Meski ada banyak faktor lainnya yang menyebabkan hal ini, peran Inggris adalah yang dominan dibanding lainnya. Tiga perjanjian dibuat dengan hasil yang membingungkan dan menyebabkan Inggris tetap berada di posisinya. Hasilnya adalah konflik politik yang membagi sebagian besar wilayah Muslim tersebut.

Pecahnya Perang Dunia I

Pada musim panas 1914, sebuah perang pecah di Eropa. Sebuah sistem aliansi yang rumit, sebuah perlombaan senjata militer, ambisi-ambisi kolonial, dan salah penanganan secara luas pada level pemerintahan tertinggi menyebabkan perang yang merusak ini, yang menelan korban 12 juta orang dari 1914 hingga 1918. Pada sisi “Sekutu” tergabung kerajaan-kerajaan Inggris, Prancis, dan Rusia. Sementara kekuatan “Sentral” terdiri atas Jerman dan Austria-Hungaria.

Pada awalnya, Kekaisaran Ottoman (Kekhilafahan Ustmaniyyah) memilih untuk tetap netral. Mereka tidak sekuat negara-negara lainnya yang terlibat perang, dan pada akhirnya babak belur terkena tekanan secara internal dan eksternal. Sultan Ottoman pada titik ini hanya menjadi semacam simbol, dengan Sultan yang benar-benar berkuasa terakhir, Abdulhamid II, dilengserkan pada 1908 dan digantikan oleh pemerintahan militer dipimpin oleh “Tiga Pasha”.

Mereka berasal dari kelompok sekuler yang terpengaruh Barat, para Young Turks (Pemuda Turki). Secara finansial, Ottoman sebenarnya sedang terjepit, memiliki hutang besar terhadap poros-poros Eropa yang tidak dapat mereka bayar. Setelah mencoba bergabung dengan Sekutu dan ditolak, Ottoman akhirnya memihak Kekuatan Sentral pada bulan Oktober 1914.

Kerajaan Inggris langsung bergerak untuk menyusun rencana membubarkan Kekaisaran Ottoman dan mengembangkan kerajaan Timur Tengah mereka. Mereka telah memiliki kontrol atas Mesir sejak 1888 dan India sejak 1857. Kekaisaran Ottoman di Timur Tengah terletak tepat ditengah-tengah kedua koloni penting ini, dan Inggris bertekad untuk mengambil-alihnya sebagai bagian dari perang dunia.

Revolusi Arab

Salah satu strategi Inggris adalah untuk menimbulkan pemberontakan dari subyek-subyek Arab milik Kekaisaran Ottoman. Mereka menemukan seseorang yang bersedia dan siap membantu di Hejaz, di wilayah Barat Semenanjung Arab. Sharif Hussein bin Ali, amir (setingkat gubernur) Mekah bersedia membuat perjanjian dengan pemerintahan Inggris untuk memberontak atas Ottoman. Alasannya untuk memihak Inggris melawan Muslim lainnya tidak diketahui. Alasan-alasan yang mungkin adalah: penolakan terhadap penunjukan Tiga Pasha oleh nasionalis Turki, konflik personal dengan pemerintahan Ottoman, atau hanya ambisi pribadinya belaka.

Apapun alasannya, Sharif Hussein memutuskan untuk membelot atas pemerintahan Ottoman dan beraliansi dengan Inggris. Sebagai balasannya, Inggris menjajinkan untuk menyediakan dana dan senjata kepada para pemberontak untuk membantu mereka bertempur melawan tentara Ottoman yang lebih teroganisir. Inggris juga menjanjikan bahwa setelah perang, dia akan mendapatkan kerajaan Arabnya sendiri yang akan terdiri atas seluruh Semenanjung Arab, termasuk Suriah dan Iraq.

Surat-surat yang menunjukkan negosiasi ini disebut Korespondensi McMahon-Hussein, karena Sharif Hussein berbalas pesan dengan Komisaris Tinggi Inggris di Mesir, Sir Henry McMahon.

Pada Juni 1916, Sharif Hussein memimpin kelompok bersenjata Bedouin dari Hejaz dalam sebuah kampanye bersenjata melawan Ottoman. Dalam beberapa bulan, gerakan ini berhasil mencaplok beberapa kota di Hijaz, termasuk Jeddah dan Mekah dengan bantuan angkatan darat dan laut Inggris. Mereka memberikan bantuan dalam bentuk prajurit, senjata, uang, penasehat (termasuk Lawrence of Arabia yang legendaris), dan sebuah bendera.

Orang Inggris di Mesir menggambar sebuah bendera untuk digunakan dalam pertempuran, yang nantinya akan disebut sebagai “Bendera Revolusi Arab”. Bendera ini akan menjadi model untuk bendera-bendera di negara Arab seperti Yordania, Palestina, Sudan, Suriah, dan Kuwait.

Sementara Perang Dunia I terus berlangsung dari 1917 dan 1918, para pembelot Arab ini berhasil mengambil alih beberapa kota besar dari Ottoman. Sementara Inggris bergerak menuju Palestina dan Iraq, mengambil alih kota-kota seperti Yerusalem dan Baghdad, tentara Arab membantu mereka dengan mencaplok Amman dan Aqaba.

Perlu dicatat bahwa tentara Arab ini tidak memiliki dukungan dari sebagian besar populasi Arab. Tentara tersebut hanya sebuah gerakan minoritas yang terdiri atas beberapa ribu orang yang dipimpin oleh beberapa ketua yang mencoba untuk menaikkan kekuatan mereka sendiri. Sebagian besar orang Arab memilih untuk tidak terlibat konflik dan tidak mendukung gerakan melawan pemerintahan Ottoman.

Rencana Sharif Hussein untuk menciptakan kerajaan Arabnya sendiri mungkin akan sukses jika saja Inggris tidak membuat rencana lainnya.

Perjanjian Sykes-Picot

Sebelum Gerakan Arab bermula dan sebelum Sharif Hussein dapat menciptakan kerajaan Arabnya sendiri, Inggris dan Prancis memiliki rencana sendiri. Pada musim dingin 1915-1916, dua orang diplomat, Sir Mark Sykes dari Inggris dan Francois Georges-Picot dari Prancis bertemu secara rahasia untuk memutuskan nasib dunia Arab setelah Dinasti Usmaniyah runtuh.

Menurut apa yang kelak akan disebut Perjanjian Sykes-Picot, Inggris dan Prancis setuju untuk membagi dunia Arab untuk mereka sendiri. Inggris akan menguasai apa yang sekarang menjadi Iraq, Kuwait, dan Yordania.

SEMENTARA Prancis mendapatkan wilayah Suriah, Libanon, dan selatan Turki modern. Status Palestina diputuskan nanti, dengan ambisi kelompok Zionis untuk mengambil-alih daerah tersebut. Daerah-daerah tersebut memberikan ruang bagi beberapa area untuk dikontrol sendiri oleh bangsa Arab, meski ada control dari Eropa atas kerajaan Arab. Di daerah lainnya, Inggris dan Prancis menjanjikan control total.

Meskipun awalnya perjanjian tersebut dirahasiakan, namun pada akhirnya perjanjian itu diketahui oleh banyak orang pada 1917 saat pemerintahan Bolshevik di Rusia mengungkapkannya. Perjanjian Sykes-Picot bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan Inggris kepada Sherif Hussein dan menyebabkan ketegangan antara Inggris dan Arab. Tetapi ini bukan perjanjian bermasalah terakhir yang dibuat Inggris.

Perjanjian Balfour
Deklarasi Balfour

Kelompok lainnya yang ingin berada dalam peta politik daerah Timur Tengah adalah Zionis. Zionisme merupakan sebuah gerakan politik yang menginginkan berdirinya sebuah negara Yahudi di Tanah Suci Palestina. Dimulai pada 1800-an sebagai gerakan untuk mencari rumah jauh dari Eropa bagi para penganut Yahudi (yang sebagian besar tinggal di Jerman, Polandia, dan Rusia).

Pada akhirnya Zionis memutuskan untuk menekan pemerintahan Inggris selama Perang Dunia II, menyebabkan mereka dapat tinggal di Palestina setelah perang usai. Di dalam pemerintahan Inggris sendiri, banyak yang merasa simpatik kepada gerakan ini. Salah satunya adalah Arthur Balfour, Sekretaris Luar Negeri untuk Inggris. Pada 2 November 1917, dia mengirim surat kepada Baron Rothschild, pemimpin komunitas Zionis. Surat tersebut mendeklarasikan dukungan resmi Pemerintahan Inggris terhadap tujuan gerakan Zionis untuk mendirikan negara Yahudi di Palestina:

Pemerintahan Yang Mulia Raja mendukung berdirinya sebuah rumah nasional bagi kaum Yahudi di Palestina, dan akan mengerahkan usaha terbaiknya untuk memfasilitasi pencapaian tersebut, dan dengan jelas mengerti bahwa tidak ada yang akan dilakukan untuk mendiskriminasi hak-hak asasi dan beragama komunitas non-Yahudi yang telah ada di Palestina, atau hak-hak dan status politik yang disandang oleh para Yahudi di negara manapun.”

Tiga Perjanjian Bertolak Belakang

Pada 1917, Inggris telah membuat tiga perjanjian berbeda dengan tiga kelompok yang berbeda pula, serta menjanjikan tiga sckenario politik masa depan yang berbeda atas Dunia Arab. Gerakan Arab bersikeras untuk mendapatkan Kerajaan Arab yang dijanjikan lewat Sharif Hussein. Prancis (dan Inggris sendiri) mengharapkan untuk dapat membagi tanah tersebut untuk mereka sendiri. Dan Zionis berharap mendapatkan Palestina seperti yang dijanjikan oleh Balfour.

Perang berakhir pada 1918 dengan kemenangan untuk Sekutu dan luluh lantaknya Kekaisaran Ottoman. Meskipun nama Ottoman masih ada hingga 1922 (dan khalifah masih ada sampai 1924), semua bekas daerah kekuasaan Ottoman kini dipegang Eropa. Perang telah usai, namun masa depan Timur Tengah masih diperebutkan oleh tiga pihak yang berbeda.

Kekaisaran Utsmaniyyah
Pihak manakah yang menang? Tidak ada yang mendapatkan apa yang benar-benar mereka inginkan. Pasca Perang Dunia I, Liga Bangsa-Bangsa (pendahulu PBB) didirikan. Salah satu tugasnya adalah membagi daerah bekas pendudukan Ottoman. Mereka membuat mandat untuk dunia Arab. Masing-masing mandat harusnya dijalankan oleh Inggris atau Prancis “sampai mereka bisa mandiri.” Liga tersebut-lah yang menggambar perbatasan-perbatasan yang kini kita lihat di peta Modern Timur Tengah. Perbatasan tersebut ditarik tanpa mempertimbangkan keinginan orang-orang yang tinggal di sana, ataupun pertimbangan etnis, geografis, atau perbedaan agama. Perbatasan tersebut benar-benar sewenang-wenang. Perlu diperhatikan bahwa bahkan hari ini, perbatasan politik di Timur Tengah tidak mengindikasikan perbedaan kelompok. Perbedaan antara orang Iraq, Suriah, Yordania, dsb. Sepenuhnya diciptakan oleh penjajah Eropa sebagai usaha untuk membagi Arab antara satu dan yang lainnya.

Melalui sistem mandat tersebut, Inggris dan Prancis dapat mengontrol apa yang mereka mau di Timur Tengah. Untuk Sharif Hussein, anak-anaknya diperbolehkan untuk memerintah daerah-daerah tersebut di bawah “perlindungan” Inggris. Pangeran Faisal menjadi Raja Iraq dan Suriah dan Pangeran Abdullah daingkat sebagai Raja Yordania. Tetapi secara prakteknya, Inggris dan Prancis memiliki otoritas di daerah-daerah tersebut.

Sementara itu, para Zionis diperbolehkan oleh pemerintah Inggris untuk mendiami Palestina, dengan sejumlah batas-batas. Inggris tidak ingin membuat marah orang-orang Arab yang telah tinggal di Palestina, jadi mereka mencoba untuk membatasi jumlah Yahudi yang pindah ke Palestina. Namun tindakan Inggris tersebut justru membuat marah para Ziois, yang mencoba menempuh cara ilegal untuk berimigrasi sepanjang 1920-an hingga 1940-an. Orang Arab-pun marah karena memandang imigrasi tersebut sebagai pelecehan terhadap tanah yang telah mereka miliki sejak diberikan oleh Salah al-Din pada 1187.

Akibat dari kekacauan politik yang diciptakan oleh Inggris setelah Perang Dunia I masih ada sampai sekarang. Perjanjian yang saling bertolak belakang dan negara-negara yang terbentuk untuk memecah-belah antar sesama Muslim mengiring kepada ketimpangan politik di Timur Tengah.

Bangkitnya Zionis diiringi dengan terbaginya Muslim di wilayah tersebut berakibat pada pemerintahan yang korup serta penurunan ekonomi di Timur Tengah secara keseluruhan. Batas-batas yang diciptakan oleh Inggris masih ada sampai sekarang, meski terjadinya telah 100 tahun yang lalu.*/Tika Af’ida, sumber: ostislamichistory.com 



Sekarang "kami harus" berbangga dengan Nasionalisme, LAGU KEBANGSAAN dan BENDERA kami masing-masing...
  • Malaysia dan Indonesia bisa saling bermusuhan karena alasan 'sepele', saling klaim masakan, lagu daerah atau baju daerah. Padahal dulu kami bersatu, satu BANGSA & BAHASA, adat-istiadat serta AQIDAH!


Wajib baca & tahu:


7.11.14

"Perang" IDEOLOGI ("Indonesia" is under Attack?)

  1. [Video] Muak, TNI/POLRI Beberkan Kejujuran Hasil Pemilu 2014, Prabowo-Hatta 54%
  2. Setelah Topik “Peretasan Sistem IT KPU Pilpres 2014” Mengemuka, Ketua KPU Husni Kamil Meninggal Mendadak
  3. Rachma: Husni Meninggalkan Misteri Curangnya KPU dalam Pilpres 2014 Lalu
  4. Husni Kamil Tewas “Di-Munir-kan” untuk Hilangkan Jejak Kecurangan Pemilu?
  5. ...
"Barat" Ridha..?
  • Keep Google! (Sensitivity: High)

Sekarang Mereka Ada di Sini?

Buram!
Kementrian Dalam Negeri?
  1. Mendagri: Kolom Agama di KTP Boleh Dikosongkan
  2. Mendagri Dikabarkan Berencana "Mengevaluasi" 85 Qanun Aceh
  3. ...
  1. PGI Setuju Perkawinan Beda Agama karena Dinilai Ada Misi Tertentu 
  2. Pencabutan UU Penistaan Agama Pesanan Zionis?
  3. UU Perkawinan Terus "Digoyang", Usia Pernikahan Dipermasalahkan
  4. ...
Kementrian Pendidikan dan Budaya?
  1. “Kampanye” Jkw di Lembar UN 2014 Dinilai Keterlaluan
  2. Buku Penjaskes Kemendikbud Berisi "Ajakan" Pacaran Harus Segera Ditarik
  3. PKS Tak Setuju Usulan Penghilangan Simbol-simbol Agama di Sekolah Negeri
  4. Anies Gamang, Setelah Berkilah Larang Do'a di Sekolah Negeri, Sekarang Ingin Do'a Lintas Agama
  5. ...
DepAg/DP*/POL*I?
  1. Pemerintah berencana mengatur materi Khutbah Jum'at
  2. 30 "Guru Agama" Dapat “Pendidikan Multikulturalisme” di Oxford | Kemenag, Jangan Liberalkan Guru Agama!
  3. Nasib Jilbab Polwan???
  4. ...

Metal... Jangan Sampai Tertipu (lagi)!
Yang Terancam?
Mereka telah dan akan terus nge-test (baca: merongrong):
  • SKB 3 Menteri
  • Syari'at dan Kemurnian Akidah "Indonesia" dengan racun Sepilis, JIL, "Demokrasi", Pelangi dan Atheisme (PKI).
  • ...

Cloud...


Dunia Lovers (Mode: One)  -vs-  Akhirat Lovers (Mode: 73 Gol)
...sampai kapanpun nggak bakalan nyambung?

Al Islam adalah "masalah" bagi mereka!
...mengapa AS & Barat bisa ada di Irak, Afghanistan dan negara-negara Muslim lainnya di Timur Tengah dan Afrika?

Akhir Zaman | Muslim Countries Today |

►►►Keep Watching...


Muhasabah

Shahabat Ibnu ’Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap ke arah kami dan bersabda:

 " يا معشر المهاجرين خصال خمس إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ : لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا. َلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَئُونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ .وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا .وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ .وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ".

”Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima (5) hal yang jika kalian terjatuh ke dalamnya –dan aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya–
  1. Tidaklah nampak zina di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tha’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya;
  2. Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan (termasuk korupsi?) kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman penguasa atas mereka;
  3. Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan diberi hujan;
  4. Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rasul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki;
  5. Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Qur’an) dan mengambil yang terbaik dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.”
(HR Ibnu Majah dan Al-Hakim dengan sanad shahih).

20.10.14

Intervensi ke dalam Kurikulum Kemendikbud!

Buku Penjaskes Kemendikbud Berisi 'Ajakan' Pacaran Harus Segera Ditarik

BANDUNG (voa-islam.com) – Buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Penjaskes) untuk kelas XI terbitan Kemendikbud RI, yang berisi ‘ajakan’ untuk pacaran serta menggunakan gambar ikhwan dan akhwat berhijab sebagai ilustrasi, harus segera ditarik. Hal ini seperti diungkapkan oleh salah satu peneliti Insist Dr. Tiar Anwar Bachtar, M.Hum.

“Buku ini sangat menyesatkan. Harus segera ditarik dari peredaran,” katanya kepada voa-islam.com via whatsapp, Kamis (09/10/2014) yang lalu.

Sama sekali tidak ada satu pum cara dalam Islam untuk melegalkan khalwat, bersentuhan laki-laki dan perempuan, berciuman lawan jenis, dan semisalnya yang terjadi dalam pacaran.” ujarnya memberikan alasannya.

Sekretaris Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Barat, Ustadz Hadiyanto, M.Si, mengatakan bahwa penyusun buku itu harus dibina lagi karakternya dan diminta pertanggung jawabannya.

“(Mungkin) disangkanya Penjaskes tidak berhubungan dengan pendidikan nilai dan agamanya”, katanya kepada voa-islam.com, Rabu (08/10/2014) yang lalu, melalui pesan pendeknya.

“(Oleh karena itu), tarik buku tersebut” tambahnya.

Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Persis Jabar Ustadz Syarif Hidayat, M.Pd juga ikut menanggapi buku Penjaskes yang berisi ‘ajakan pacaran’ dengan gambar ikhwan dan akhwat berhijab.

“Buku bergambar ikhwan dan akhwat berhijab namun isinya melegalkan pacaran merupakan tipuan keji yang wajib kita tolak,” katanya dalam rilis yang diterima voa-islam.com, Kamis (09/10/2014) yang lalu.

Selanjutnya Ustadz Syarif mengatakan bahwa ‘ajakan pacaran’ dalam buku Penjaske kelas XI itu adalah akal bulus nan picik orang-orang yang ingin merusak citra jilbab, mungkin si penulis kurang mengerti Islam, atau memang sengaja ingin merusak citra jilbaber.

“Hal serius yang wajib diwaspada,i ada upaya pergeseran life style muslimah yang cenderung ke arah hedonisme, padahal dalam ajaran Islam amat jelas haramnya hukum pacaran sebagai sarana pendekatan terhadap perzinahan. Sehingga sudah seyogianya kita menolak buku tersebut,” pungkas pria yang menjadi Guru di SMK ini. [syahid/voa-islam.com]


Catatan:

10.7.14

Nitip Kopean... (Bener nggak Sih?)

"Ora Mikir Copras Capres..." Jkw 'Bocal Bacel' jadi Rebutan Cina & AS.

Sahabat VOA Islam,

Indonesia ini luar biasa, jadi rebutan asing dan aseng. Tak cuma rempah-rempah dan hasil alamnya, bahkan media dan kekuasaanya pun menjadi rebutan hingga kini.

Lebih dari 50 tahun lamanya atau setidaknya sejak 1960an, ketika Belanda dan Jepang sudah menyerah kepada Indonesia itu rupanya Indonesia belum benar-benar lepas dari pengaruh Asing dan Aseng.

Diam-diam umat Islam Indonesia di ninabobokan asing dan aseng. Lembaga militer, hingga intelijen asing terus bermain di Indonesia. Dulu Jepang dan Belanda, kini beralih ke Amerika Serikat beserta sekutunya dan kekuatan komunis Cina.

Media Cetak dikuasai Cina Katholik PK Ojong dan Jacob Oetama dengan bantuan CIA dan CCF dalam menerbitkan Kompas pada tahun 1960an, Tempo malah dibesut sama Gunawam Mohamad yang liberal, Sedangkan media TV dikuasai etnis Cina juga RCTI, GlobalTV, dikuasai Hary Tanoesudibjo, SCTV Edi dan Fofo Sariatmadja, MetroTV dan Detik.com dikuasai Anthony Salim dengan proxy Surya Paloh dan Chairul Tanjung (CT).

Benang merahnya adalah kekuatan asing, setidaknya sudah 50 tahun Kompas berdiri tak lain atas bantuan Ivan Kats dari Congress of Cultural Freedom (CCF) dan anggota intelijen CIA hingga kini menyihir ratusan juta umat Islam Indonesia.

Hegemoni Cina di Sektor Ekonomi RI

Bukti nyata penguasaan dan pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 hingga 2013 dimana lebih 90% dari 10, 100 atau 1000 orang terkaya Indonesia adalah konglomerat etnis cina (Forbes, 2013).

Ironis atau tragisnya, 10% pribumi yang tercatat dalam daftar orang Indonesia terkaya, sebagian besar di antara mereka, pengusaha pribumi itu, adalah kuasa usaha /proxy /pengusaha boneka dari konglomerat cina Indonesia. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi, fakta yang menyesakan dada dan kepala kita semua.

Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang periode tahun 1930-an sampai Maret 2014 masih dibumbui oleh berbagai stereotype yang “miring” tentang peran ekonomi etnis Cina dalam masyarakat Indonesia. Antara lain, yaitu: (a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara; (b) kolusi dan nepotisme menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina yang mempengaruhi kepada kinerja para birokrat. Stereotipe-stereotipe miring di atas yang terasa sebagai generalisasi beberapa hal negatif perilaku ekonomi etnis Cina tampaknya perlu dikaji dengan pikiran yang obyektif dan bijaksana, terutama dalam rangka meningkatkan penguasaan, peran dan kontribusi kaum pribumi di sektor ekonomi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan jauh, ketimpangan luar biasa besar dan mengurangi hegemoni etnis cina dalam bidang ekonomi.

Keistimewaan perilaku ekonom etnis Cina yang pertama adalah terletak pada kuatnya sistem jaringan kerja. Walaupun demikian sikap kompetitif antara mereka tetap terpelihara secara sehat. Hal ini semakin memperkuat kinerja bisnis di kalangan mereka. Bahkan saat terjadi krisis ataupun munculnya tantangan besar, mereka akan saling bekerjasama. Karakter wirausaha yang kuat telah terbentuk selama ratusan tahun sejak masa kolonial Belanda. Sebaliknya, ratusan tahun masa penjajahan Belanda ditambah pada masa kemerdekaan dan orde baru, telah memaksa terbentuknya karakter dan mental amtemaar (birokrat), pegawai, buruh, kuli dan sejeninsya di hampir semua kaum pribumi Indonesia. Jangan bicara mengenai jaringan bisnis yang kuat, modal dan seterusnya, pengalaman berwirausaha saja masih dalam tahap embrio atau mulai belajar, terhitung sejak era reformasi 1998 lalu.

Hegemoni Cina di Sektor Politik Telah Tiba?

Pengusaan dan pengendalian 80% ekonomi Indonesia berarti penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 80% pada 5% populasi etnis cina atau 12 juta jiwa. Merujuk kalimat pembuka pada tulisan di atas, setelah meraih hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sebagai pengendali dan penguasa kedaulatan negara atau kekuasaan politik secara nyata. Hal tersebut secara hukum dimungkinkan dengan penghapusan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang sebelumnya menjadi penghalang etnis cina untuk berkuasa mutlak secara politik di Republik Indonesia.

Etnis cina Indonesia sadar sepenuhnya bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. Mudah menjadi pemegang kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. Semua sektor usaha /industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina, yang memungkinkan mereka membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat pemilih untuk memenangkan tokoh atau figur yang telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka dalam menjalankan peran selaku presiden, wakil presiden dan pejabat-pejabat tinggi strategis lainnya. Fenomena Jkw, Ahok, Dahlan Iskan (DI) dan Hary Tanoe yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya dan rencana etnis cina untuk berkuasa, mengendalikan kekuasaan dan memegang penuh kedaulatan negara Republik Indonesia. Hanya merupakan masalah waktu saja yang menjadi konsen utama bagi etnis cina untuk mengendalikan dan berdaulat penuh secara politik yang dipegang langsung oleh tokoh atau figur etnis cina tanpa melakui proxy atau boneka seperti Jkw dan DI.

Dalam lima, maksimal sepuluh tahun lagi, etnis cina Indonesia akan menjadi presiden dan atau wakil presiden Republik Indonesia, baik melalui pemilihan umum mau pun melalui perebutan kekuasaan secara paksa, yang sangat mungkin mereka lalukan dengan kekayaan dan jaringan luar biasa yang dimilikinya.

Penguasaan Katholik pada Kompas Gramedia Melalui CIA

Prof Dr Arief Budiman, Dosen di Melbourne University, dalam diskusi bertema "Media dan Kekuasaan" di Gedung Pers Semarang (23/3/2007) menegaskan, opini publik yang dibuat media massa sangat memberi andil besar menopang agenda politik kekuasan.

Tak heran, para penguasa dan orang-orang kuat (cukong) berlomba menguasai media untuk menampilkan image dan melegitimasi kepentingan mereka di hadapan rakyat.

Kompas adalah salah satu media yang dianggap paling mumpuni menyalurkan syahwat pencitraan penguasa dan para cukong (konglomerasi hitam). Dalam berbagai penampilan Jkw-Ahok, penyajian berita oleh Kompas sukses mengkelabui publik.

Kehandalan Kompas meracik berita untuk melanggengkan kepentingan penguasa dan konglomerasi telah berlangsung puluhan tahun dan menjadi watak bawaan. Dengan kreasi tipu muslihat, Kompas bergerak tanpa halangan menyihir akal sehat publik.

Tak mengherankan karena Kompas, dan juga Tempo dipromotori oleh Ivan Kats, Agen CIA pada tahun 1960an silam.

Di era kekuasaan Orde Baru, Kompas berdiri di garis terdepan membela berbagai kepentingan rezim Soeharto. Selama tiga puluh dua tahun hubungan Kompas dan rezim diktator berlangsung mesra di bawah slogan industri pers: "jurnalisme damai".

Kompromi Kompas dengan penguasa dan konglomerasi tidak terbangun gratis. Namun kolusi itu memberi keuntungan besar, baik sokongan finansial maupun politik. Walhasil, media jaringan Katolik tersebut, tumbuh sebagai industri pers dengan capaian keuntungan triliun rupiah dan memperlebar berbagai usahanya di sejumlah sektor.

Praktek industri pers ala Kompas, oleh para pakar jurnalisme menyebutnya sebagai "modus kejahatan bertopeng pers". Yakni, membela kepentingan penguasa dan cukong dengan cara menipu publik. Namun, di mata misionaris Katolik, pendekatan Kompas dianggap halal dan efektif untuk membodohi ummat Islam.

MetroTV, TransTV, Detik.com, Beritasatu dan Lippo Grup

MetroTV dengan icon pendirinya Surya Paloh ternyata hanya 'proxy'. Penguasa sesungguhnya bukan Surya Paloh, itu sebabnya, direksi dan pemred MetroTV 90% cina atau non muslim dan sempat menghina, menghujat, melecehkan islam. Terakhir liputan tentang ROHIS.

Jika bukan milik Surya Paloh, lalu milik siapa MetroTV itu? Pasti kaget jika tahu faktanya MetroTV milik James Riady dan Antony Salim. James Riady juga memiliki media Beritasatu dan Lippo Grup. Sama saja dengan CT yang hanya proxy Salim Grup di Trans Corp, Para Grup atau Bank Mega. Boneka para dewa cina. Artinya kisah CT "si anak singkong" menjadi samar dan diragukan keabsahannya.

MetroTV milik PT Media Televisi Indonesia (MTI), dan MTI adalah anak perusahaan PT MULTIPOLAR, Lippo Group. LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen China Military Intellegency berdasarkan hasil investigasi otoritas AS atas kasus Lippogate dan Bill Clinton yang melibatkan James Riady.

Jadi Anda tak usah kaget ketika tahu LIPPO GRUP sangat eksis di Indonesia, ya karena aseng internasional membantu, yakni Global China Resources Ltd, sebuah perusahaan kedok China Miliatry Intelligence. Lippo juga dibantu oleh Salim Grup. Ayah James, Muchtar Riady mantan Dirut Bank BCA saat dimiliki Salim Grup. Lippo dan Salim adalah bersekutu.

Jadi, jangan heran, jika Surya Paloh tdk punya kuasa dan kewenangan sama sekali dalam menentukan kebijakan dan arah MetroTV.

Kebijakan pemberitaan atau redaksi MetroTV datang dari James Riady. Agenda politiknya: Sekulerisasi Indonesia dan hancurkan Islam.

Sebab itu, Direksi PT Media Televisi Indonesia, semua cina, non muslim kecuali Surya Paloh yang konon sebagai "orang Aceh". Sekedar tameng, bumper, pengelabuan publik. Siaran MetroTV ditentukan oleh pemrednya: Elman Saragih, Laurens Tato, Putra Nababan, Andi F Noya, Saur Hutabarat. Non muslim semua, naudzubillah.

"Apakah itu SARA? Tidak. Tidak boleh menuduh SARA kepada non muslim. Hanya muslim dan umat islam yang boleh dituduh SARA. Itu protapnya. Hanya umat Islam Indonesia yang perilakunya SARA. RASIS. Diskriminatif. Teroris. Non Islam ga boleh dituduh seperti itu. Ga boleh" ulas TM2000Back.

Sama seperti perusahaan-perusahaan Lippo, Salim, Sinar Mas, Gemala Grup dll. Semua perusahan konglo cina ini perlakukan Islam bagai sampah. Warga kelas III. Apalagi di Gemala & Wahana Tata Grup milik keluarga Wanandi, tidak ada karyawan muslim yang ditunjuk jadi direksi, GM, dst.

Kembali ke Surya Paloh. Dua tahun lalu, via akun kami @triomacan2000 yang dihabisi antek Jkw dan Peter Greenbreger salah satu direktur twitter. Kami pernah singgung pengakuan agen intelijen RRC yg mengeluhkan uang mereka US$ 30 juta yang diberikan ke Paloh tidak kembali. Menurut agen intelijen China itu, uang US$ 30 juta itu adalah fee pengurusan perusahaan minyak RRC agar disetujui menjadi rekanan Petral.

Namun usaha agen RRC itu gagal dan uang tersebut tidak dikembalikan. Kata agen-agen China itu: “No Problemo, that’s only peanuts! Uang kami banyak. Cadangan devisa RRC lebih USD 3000 milyar." RRC bahkan mau coba lagi dan mulai masuk ke CEPU via Suray Paloh cs.

Apa yang Tersirat dari Informasi Agen China Tadi?

Mereka (inteligen china) connected ke Surya Paloh, MetroTV, Media Televisi Indonesia. Ya wajar saja, MetroTV kan yang juga milik agen intelijen China, James Riady. Jangan-jangan sebenarnya milik pemerintah RRC? Sempurna!

Umat Islam Indonesia temukan kegagalan sempurna, Kompas didirikan dengan bantuan intelijen Amerika CIA, sedangkan MetroTV di bantu James Riady, yang disebut sebagai agen intelijen China. MetroTV adalah TV pertama yang siarkan berita berbahasa cina atau mandarin.

Kesempurnaan konspirasi kristen protestan hampir berhasil, namun digagalkan lobi Paus Fransiskus pada 27/3/14, Presiden AS Barrack Obama sudah minta sahabatnya James Riady (JR) mundur dari capres Jkw. Pull out JR pada saat Paus Fransiskus yang memaksa Obama mampir ke Vatikan seusai lawatan ke Ukraina 27 Maret 2014 lalu.

JR secara resmi, sebagai elit Arkansas Connection, tentu ‘patuhi’ perintah Obama. Di tepian lain sebagai agen RRC, JR punya kewajiban. Tugas negara Komunis.

JR dan Jkw diketahui telah khianati agenda USA dan lebih memilih poros China-Rusia sebagai sekutunya. Kok pilih Rusia-China? alasannya sederhana, sama-sama komunis dan Jkw sejak 2006 sudah dipersiapkan Tokoh PKI sebagai Capres RI ke tujuh. Jkw 2007-2009 bolak balik ke China dan Rusia belajar komunis.

Di lain pihak, mantan KaBIN sudah mengetahui latar belakang Jkw yang kader PKI. Dia rekrut Jkw sebagai “agen dan bonekanya”. Latar belakang Jkw yang penuh jejak PKI dibersihkan, dihilangkan. Dibuat sejarah palsu tentang Jkw. Lalu Jkw dipromosikan ke AS oleh Hendro Prioyono. Jkw dipromosikan habis-habisan kepada Menlu dan Dubes AS. Dipuji sebagai tokoh yang berjasa besar tumpas TERORISTAINMENT di Solo. Menlu dan dubes AS termakan promosi palsu ini. Jkw pun dibantu pencitraannya dan jaringan internasionalnya oleh AS & agen-agen AS.

Selama beberapa tahun Jkw jadi double jongos: RRC dan AS. Jadi kader PKI dan terus di-support AS. Dubes & menlu AS bolak-balik temui Jkw. Setelah Jkw jadi kader utama Komunisme atau PKI dan dibina juga oleh AS, lalu disusunlah rencana besar untuk jadikan Jkw capres. Semua detail rencana mewujudkan rencana besar itu dipersiapkan, termasuk membuat film Soekarno dan Jokowi yang menjijikan itu.

Mantan KaBIN Hendro priono main di balik layar. Luhut Panjaitan yang gantikan sebagai “pembina Jkw”. PT Rakabu Sejahtera didirikan, Di PT Rakabu Sejahtra dicantumkan Gilang Rakabuming anak Jkw yang saat itu usia 20 thn setor Rp19.2 M (51%), Luhut Rp15.5 M (49%). Untuk apa PT Rakabu Sejahtra didirikan tahun 2009? Tak lain untuk supply uang ke Jkw agar tidak terlacak jika Jkw butuh uang untuk rencana besar tadi. PT Rakabu Sejahtra tdk dapat disangkal lagi adalah pencucian uang, operasi politik dan operasi intelijen Luhut, Hendro, Jkw.

Semua berjalan mulus, Jkw main dua kaki. Jongos AS sekaligus China. Partai Komunis Timor Leste juga bantu Jkw, spirit komintern.

Tercatat belasan kali kunjungan pejabat-pejabat Timor Leste yang kader Fretilin /Partai komunis Timor Leste ke Solo dengan berbagai kedok /alasan, Sedangkan dari Partai Komunis China tercatat beberapa kali temui Jkw melalui kedok organisasi sosial dan budaya.

Dua kekuatan raksasa dunia yg scra ideologi berbeda bisa berada di balik Jkw karena peran sentral James Riady. Agen RRC sohib Clinton. Itu sebabnya, Jkw yang no body pada awalnya, hanya dalam waktu 2 tahun bisa didudukan menjadi “Tokoh Nasional Terhebat (abal-abal).”

Itu sebabnya kekuatan uang, media, jaringan, oknum akademisi pelacur dari UI, LSM, tokoh-tokoh munafik, lembaga-lembaga survey itu semua sudah di-booking untuk mendongkrak pencitraan Jkw sang boneka dua negara adi daya ini.

Situasi Berubah, Rakyat Mulai Mencium Ketidakberesan dari Jkw. 
(Faktanya, banyak rakyat yang telah tertipu!)

Akibat tekanan Paus Fransiskus yg memaksa Obama mampir ke Vatikan seusai lawatan ke Ukraina 27 Maret 2014 lalu itulah akhirnya James Riady (JR) secara resmi memang mundur dari pendukungan terhadap capres Jkw. Tapi, tugas negara (RRC) harus tetap dijalankan

Berapa ratus miliar dikucurkan RRC ke MetroTv? Tanya Surya Paloh. Benarkah ada 100 triliun masuk ke RI via pelabuhan Riau untuk Jkw? Informasi masuknya uang cash Rp100 Triliun untuk Jkw via Kapal laut ke pelabuhan Riau dari Singapore dapat di analisa kebenarannya.

Akun Triomacan2000 tahun lalu, sebelum bulan puasa 2013 bertemu dalam sebuah acara bertemu dengan kepala intelijen Singapore (SIS) yang baru. Dalam diskusi dengan pejabat tinggi Singapore Intelligence Service (SIS) itu, dia secara bergurau katakan RI akan dapat “gift” usia lebaran. Disambungnya lagi, ‘gift’ kado) untuk Indonesia usai lebaran 2013 itu tidak ada artinya dibandingkan kado untuk RI pada tahun depan (2014).

Pertemuan kami selanjutnya dengan seorang WNI teman lama yang juga adalah director bank DBS Singapore. Ada info menarik dari teman itu. Infonya: “...ada pengumpulan uang rupiah dalam jumlah besar yang telah terjadi sejak tahun 2010. Ratenya bagus. Tinggi, di atas normal”, teman itu bahkan tawarkan kami untuk bawa (selundupkan uang rupiah) ke Singapore. Dia berani beli dengan harga 300 di atas basis point! Untuk apa uang rupiah dikumpulkan di Singapore dalam jumlah besar? Apalagi jika bukan untuk kepentingan pilpres 9 Juli 2014. Uang rupiah yang dikumpulkan di Singapore dimasukan dalam kontainer dan dikapalkan ke Riau, suap oknum otoritas pelabuhan. Beres deh.

Singapore, AS, China, Australia, Israel dan negara-negara asing tentu punya kepentingan besar terhadap Indonesia. Kuncinya? Jkw si jongos yang akan membantu tahun depan 2015 CAFTA berlaku. ASEAN-China tidak ada lagi hambatan pajak/bea masuk. RI pasar luar biasa besar. Daya kompetisi RI lemah. Secara ekonomi RI akan dihabisi, dikuras tuntas. Secara politik RI akan dimatikan. Neokolonialisme dan neo imperalisme diterapkan.

RI menjadi negara jajahan. Pribumi dan umat Islam RI kembali jadi inlander jajahan. Garuda Indonesia semaput dibelit naga china komunis.

Sebagian fakta tentang Jkw sudah dimuat di sini dua tahun lalu... masih ga percaya? Kader PKI emang bebal hehe faktajkw.blogspot.com

Waspada, asing dan aseng terus merusak kedamaian Indonesia. Jadi bohong kalo Jkw tidak bilang 'Ora Mikir Copras Capres', padahal sudah tau mau jadi Capres. Sumber