Sementara "dia" & para pengikutnya terus mewarnai takdir & janji dalam keabadian eksistensi & pengaruhnya sampai akhir zaman,
mengilhami, menginspirasi & menipu setiap dada dan jiwa yang jauh dari petunjuk Yang Haq!
Bagi Iblis dan Para Pengikutnya, Syaithan dari Jenis Jin & Manusia.
“Sesungguhnya syaitan telah berputus asa untuk disembah oleh orang-orang yang shalat di jazirah Arab, akan tetapi dia mengadu domba (menimbulkan permusuhan) di antara mereka.” (HR Muslim, 2812)
Eramuslim.com – Suasana Iedul Fitri 1436H yang khusyu’ di Kabupaten Tolikara Papua berubah jadi bencana. Saat umat Islam sedang melaksanakan shalat Idul Fitri pagi (17/7) sekitar pukul 07.00 WIT, massa dari GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) wilayah Toli tiba-tiba menyerbu jamaah dan membakar masjid.
Laporan dari sumber di Papua, ada 10 orang yang terluka serta belasan kios dan rumah warga Muslim terbakar habis.
Penyerbuan oleh massa GIDI disinyalir karena ada larangan bagi umat Islam di Kabupaten Tolikara untuk merayakan/shalat Iedul Fitri. GIDI beralasan karena tanggal tersebut bertepatan dengan adanya kegiatan GIDI tingkat internasional. GIDI sudah membuat surat pemberitahuan larangan Iedul Fitri dan juga larangan memakai jilbab bagi muslimat.
Berikut kutipan SURAT LARANGAN GIDI yang redaksi dapatkan dari viral social media.
Kronologi Pembakaran Masjid di Wamena oleh Teroris Kristen Tolikara
Di "media" ini adalah praktek KEKERASAN!
Berikut kronologi kejadian provokasi, teror dan aksi pembakaran serta perusakan Masjid di Tolikara Wamena, Papua oleh sekelompok teroris Kristen Gereja Injili:
Tanggal 11 Juli 2015, surat selebaran yang mengatasnamakan jemaat GIDI yang berisi “GIDI wilayah Toli, selalu melarang agama lain dan Gereja Denominasi lain untuk mendirikan tempat-tempat ibadah di Kabupaten Tolikara” dan melarang berlangsungnya kegiatan ibadah shalat Ied umat Islam di kabupaten Tolikara yang ditandatangani oleh Pendeta Mathen Jingga S.Th.Ma & Pendeta Nayus Wenda S.Th.
Pukul 07.00 WIT, saat jamaah muslim akan memulai kegiatan shalat Ied di lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga, Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) yang menggunakan megaphone berorasi dan menghimbau kepada jamaah shalat Ied untuk tidak melaksanakan ibadah shalat Ied di Tolikara.
Pukul 07.05 WIT, saat shalat Ied memasuki takbir ke-7, massa yang dikoordinir oleh Pendeta Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) mulai berdatangan dan melakukan aksi pelemparan batu dari bandara Karubaga dan luar lapangan Makoramil 1702-11/Karubaga yang meminta secara paksa untuk membubarkan kegiatan Shalat Ied dan mengakibatkan kepanikan jamaah shalat Ied yang sedang melaksanakan shalat.
Pukul 07.10 WIT, massa pimpinan Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) mulai melakukakan aksi pelemparan batu dan perusakan kios-kios yang berada dekat dengan masjid Baitul Muttaqin.
Pukul 07.20 WIT, aparat keamanan berusaha membubarkan massa dengan mengeluarkan tembakan namun massa semakin bertambah dan melakukan pelemparan batu kepadan aparat keamanan.
Pukul 07.052 WIT, massa yang merasa terancam dengan tembakan peringatan dari aparat keamanan melakukan aksi pembakaran kios yang berada didekat masjid milik bapak Sarno yang bertujuan agar api bisa merembet ke masjid Baitul Muttaqin.
Pukul 08.30 WIT, api yang sudah membesar merambat kebagian kios yang lain dan menjalar ke bagian masjid.
Pukul 08.53 WIT, bangunan kios-kios dan masjid habis terbakar.
Pukul 09.10 WIT, massa dari Pdt. Marthen Jingga dan Harianto Wanimbo (KoorLap) berkumpul di ujung bandara karubaga untuk bersiaga.
Allhumma sallimna wa sallimhum...
Andai Saja Muslim Pelakunya!
Di "media" yang dibakar adalah MUSHALA!
"Andai saja" kasus Tolikara adalah kasus pembakaran Gereja yang dilakukan oleh oknum Muslim, maka tentu akan lain "suasana" dan pemberitaanya.
Penggiat HAM akan bersuara lantang.
"Media-media" terutama TV akan terus memberitakan kejadian tersebut dengan running-text -nya yang tiada henti menampilkan kalimat-kalimat... “TERORIS bakar Gereja” "TERORIS masih bercokol di NKRI" atau menayangkan Acara Khusus dengan tema-tema seperti “Gerejaku Menangis” "Papua Berduka" dst...
Kepolisian akan langsung menerjunkan pasukan Densus88 untuk memburu sang TERORIS plus "media" yang setia mendampinginya.
BNPT dengan Arsjad Mbay-nya akan sibuk tampil di TV seraya mengatakan jika TERORIS wajib diberangus.
Presiden dan wakil presiden akan turun langsung melihat puing-puing Gereja yang terbakar dan menjenguk para pengungsi Kristen yang ketakutan di pengungsian.
Para pemimpin dunia akan melayangkan surat simpati.
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (QS Al Maa'idah 90)
JK: "JKw capres... bisa hancur negara ini..!" "YouTuberuth... [v=MqUp15V3WCY]"
PERANG IDEOLOGI
Inilah "cara pandang" (kejahilan) sebagian para pendukung JKw terhadap kubu CaPres Prabowo-Hatta...
"Mereka telah tertipu dan berusaha untuk menipu..!"
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali[192] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (Q3.28)
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah (jalan hidup/agama) mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Q2.120)
Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR Muslim)
Jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah seorang di antara mereka menjadi pemimpinnya. (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah)
"Motif" kotak-kotak mengingatkan saya kepada pelajaran sejarah yang katanya dulu zaman penjajahan Belanda, penjajah menggunakan taktik kotak-kotak (pecah belah) untuk menipu, mengadu-domba dan menguasai Nusantara.
Ideologi adalah keyakinan adalah aqidah adalah: "Seseorang (sampai) berani dan siap mempertaruhkan segalanya (jiwa, harta...) demi memperjuangkan atau membela/mempertahankan keyakinannya."
Ideologi adalah Presiden Suriah (Syiah) berani membantai rakyatnya yang Sunni (Ahlussunnah)
Ideologi adalah Amerika dan sekutunya (Kristen /Liberalis) berani menyerang dan menjajah negara-negara Timur Tengah (Muslim /Sunni)
Ideologi adalah: "I am Right and You are Wrong!" ...Tergantung referensi yang dipakai. ...menjawab Iblis "AKU LEBIH BAIK daripadanya; Engkau ciptakan aku dari api sedang dia (Adam a.s.) Engkau ciptakan dari tanah."(Q7.12)
Ideologi adalah asas sekaligus puncak dari segalanya... Seseorang yang meyakini dunia (materi) adalah segalanya (Ideologi Materialistis) akan meyakini bahwa materi akan membawa kebahagiaan dan mereka akan mengejarnya dengan habis-habisan serta akan menganggap orang yang paling miskin materi adalah mereka yang paling tidak bahagia.
...
PERANG IDEOLOGI mengerucut di PilPres 2014? [1. Pengusung TAUHID Lokal +Nasionalis] versus [2. Pengusung THAGHUT Global +NasionalisMunafik & Fasikun]
Dengan alasan "HAM" dan kesetaraan gender, pernikahan sesama jenis (sejenis) makin marak dan banyak negara serta institusi (termasuk beberapa gereja) yang turut melegalkannya!
Kaum Luth telah mendustakan rasul-nya, ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka "Mengapa kamu tidak bertaqwa?" Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki diantara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas. Mereka menjawab "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang yang diusir". Luth berkata "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu". (Q26.160-168)
Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnnyya
kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang sebelumnya
belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu". "Apakah sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran ditempat-tempat pertemuanmu?" Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar!". (Q29.28-29) [Menerima jawaban seperti tersebut diatas dari kaumnya Luth meminta pertolongan kepada Allah] Ia berkata: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu". (Q29.30)
Kaum Luth pun telah mendustakan ancaman-ancaman (Nabinya). Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan di waktu sebelum fajar menyingsing, sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu. (Q54.33-36)
Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu belerang yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang meperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). (Q15.73-76)
Dan (Kami juga yang telah mengutus) Luth (kepada kaumnya), (Ingatlah) tatkala dia bnerkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelumnya? Sesungguhnya
kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan
kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas." Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah
mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya
mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri".
Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya;
dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami
turunkan kepada mereka hujan (batu belerang), maka
perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang memperturutkan dirinya
dengan dosa dan kejahatan itu.( Q7.80-84)
“Rasulullah melaknat orang laki-laki yang menyerupai perempuan dan orang perempuan yang menyerupai laki-laki” (HR Bukhari)
”Allah melaknat siapa saja yang melakukan tindakan kaumnya Luth, sebanyak tiga kali.” (HR Ahmad dari Ibn 'Abbas).
Sudah salah (melampaui batas dan "tidak terima")... nantang lagi!