Tampilkan postingan dengan label karamah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karamah. Tampilkan semua postingan

14.6.15

Satan, Setan, Syetan, Syaithan!

SETAN menurut bahasa berasal dari ‘syathana’ dengan arti ‘menjauh’. Dinamakan setan karena jauhnya dia dari kebenaran. Ada pula yang mengatakan bahwa syaithan dari kata ‘syâtha’ yang berarti terbakar atau batal.

Pendapat yang pertama ‘syathana’ lebih kuat menurut Ibnu Jarir dan Ibnu Katsir, sehingga kata ‘syaithan’ artinya adalah jauh dari kebenaran atau rahmat Allah.

Istilah setan kemungkinan juga diambil dari bahasa Ibrani ‘syatan’ yang artinya lawan atau musuh, sebagaimana ditulis oleh Syamsuddin Arif dalam “Orientalis dan Dioabolisme Pemikiran, 2008” dengan merujuk pada W. Gesenius dalam Lexcon Manuale Hebraicum et Chaldaicum in Veteris Testamenti Libros, s.v. ‘s-t-n’.

Ibnu Jarir menyatakan, setan dalam bahasa Arab adalah setiap yang durhaka dari jin, manusia atau hewan, atau dari segala sesuatu.

Firman Allah, “..Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan dari jenis manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia.” (QS: Al-An’am [6]: 112).

Ibnu Jarir berpendapat, Allah menjadikan setan dari jenis manusia, seperti halnya setan dari jenis jin. Dan hanyalah setiap yang durhaka disebut setan, karena akhlak dan perbuatannya menyelisihi akhlak dan perbuatan makhluk yang sejenisnya, dan karena jauhnya dari kebaikan, (Tafsir Ibnu Jarir jilid I).

Ibnu Katsir, dalam memahami ayat di atas menyatakan bahwa setan adalah semua yang keluar dari tabiat jenisnya dengan kejelekan, (Tafsir Ibnu Katsir Jilid II).

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzar, ia berkata, aku datang kepada Nabi dan beliau berada di masjid. Akupun duduk dan, beliau menyatakan, ‘Wahai Abu Dzar apakah kamu sudah shalat?’ Aku jawab, ‘belum’. Beliau mengatakan, ‘Bangkit dan shalatlah!’ Akupun bangkit dan shalat, lalu aku duduk. Ia berkata, ‘Wahai Abu Dzar, berlindunglah kepada Allah dari kejahatan setan manusia dan jin.’ Abu Dzar berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah di kalangan manusia ada setan?’ Rasul menjawab, ‘Ya.

Sifat Syetan
  • Setan adalah musuh nyata bagi manusia (Q5.7, Q17.53, Q35.6)
  • Pembangkang (‘ashiy)
  • Berwatak jahat, liar, dan kurang ajar (mârid dan marîd)
  • Selalu menggelincirkan (istazalla)
  • Menjerumuskan (yughwi)
  • Menyesatkan (yudhillu) orang banyak dengan segala trik dan strategi yang dimiliki.

Cara, Gaya, Trik dan Strategi Syetan
  • Menyusup dan memengaruhi (yatakhabbath)
  • Merasuk dan merusak (yanzaghu)
  • Menaklukkan dan menjatuhkan (istawâ)
  • Menguasai (istahwadza)
  • Menghalang-halangi (yashuddu)
  • Menakut-nakuti (yukhawwifu)
  • Merekomendasi (sawwala) dan menggiring (ta’uzz)
  • Menyeru (yad’u) lalu menjebak (yaftinu).
  • Menciptakan imej positif untuk kebatilan (zayyana lahum ‘a’maluhum)
  • Membisikkan hal-hal negatif ke dalam hati dan fikiran seseorang (yuwaswisu)
  • Menjanjikan dan memberikan iming-iming (yaiduhum wa yumannihim)
  • Memberdaya dengan tipu muslihat (dalla bi-ghurûr)
  • Membuat orang lupa lagi lalai (yunsî)
  • Menyulut konflik dan kebencian (yûqi’u al-‘alâdawah wal-baghda’)
  • Menganjurkan perbuatan maksiat dan amoral (ya’muru bil fahsya’i wal-munkar)
  • Menyuruh orang supaya kafir (qâla lil insan ukfur).*/Ilham Kadir

22.3.15

Shalat Tidak Sama dengan Sembahyang!

Sembah Hyang...


  • Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu." (Q34.40-41)
  • Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan. (Q72.6)
  • Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu... (Q6.100)
  • Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai jenis jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari jenis manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) & kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami." Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)." Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (Q6.128)
  • ►►► Beriman & beribadah kepada syetan dari jenis jin?

30.10.13

Jam 12 Malam...

...sesajen, persembahan, "darah", mahar, mantra, semedi, ayam hitam, kopi pahit, asap (kemenyan, dupa, hio, "rokok"), mutih, puasa 24 jam, baca 1000x (baca ini baca itu, sekian kali sekian kali) dst...


Rituals...
(di luar dari yang telah di-SYARI'AT-kan!!!)

Mengapa mesti jam 12 malam?
Sebuah syarat, rukun atau password?

Beriman dan Beribadah kepada Syaithan!!!
  • Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu." (Q34.40-41) 
  • Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan. (Q72.6)
  • Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu... (Q6.100)
  • Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai jenis jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari jenis manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat KESENANGAN dari sebahagian (yang lain) & kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami." Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)." Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (Q6.128) 
  • Baca lanjut!

26.10.13

Tertipu Penipu... Menipu...

JANGAN SAMPAI TERTIPU!!!

>>> Tricked by the "LIGHT"!
Flashback..!
Sebuah kehendak, awal permainan, "senda-gurau" dan tipu daya...
Adam a.s., manusia pertama, bapak kita semua yang telah tertipu oleh bujuk rayu dan tipu daya iblis laknatullah.
Kemudian di zaman-zaman berikutnya...
[Pada masa kenabian Sulaiman a.s.] "Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk..." (Q27.24)
Berhati-hatilah dengan yang SATU ini...
[Pada masa kenabian Musa a.s.] Perbedaan tipis antara Mukjizat tongkat Nabi Musa a.s. dan SIHIR para penyihir Fir'aun!

Tipu daya Iblis dan para pengikutnya (syaithon dari jenis jin dan manusia)...
  • Q4.120. Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
  • Q6.112. Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
  • Q7.27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
  • Q35.5-6. Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala

Puncak penipuan dan fitnah di akhir zaman... Tipu daya dan fitnah Dajjal si Mata SATU!



...Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (Q57.20)

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. (Q2.9)

Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya. (Q6.123)


Life is a Game!
"I'm better ...!"
  • Quran, Al 'Ankabuut 64. Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
  • Quran, Muhammad 36. Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.  
  • Quran, Al An'aam 32. Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?



8.9.12

A'udzubillahi minasysyaithaanirrajiim!





Karena KEBENARAN adalah apa yang Allah ta'ala katakan...
  • Allah berfirman: "Maka yang benar dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan." (Q38.84)
  • Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu. (Q2.147)
  • Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. (Q39:2, 41)
  • Dan Kami turunkan (Al Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Quran itu telah turun dengan (membawa) kebenaran.Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. (Q17:105)
  • Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar kebenaran yang diyakini. (Q69:51)
  • More...

Dan sebagian firman-Nya yang disampaikan Jibril a.s. kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam...
  • Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam... (Q3.19)
  • Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Q3.85)
  • ... maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam. (Q2.132)

Serta...
  • Katakanlah: "Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Rabbku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (Q18.109)
  • Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q31.27)

 Dan Nabi Muhammad adalah Nabi Akhir Zaman dan Nabi Penutup dari sekian ribu para Nabi...
  • Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q33.40)
  • Dari Abu Dzar Al-Ghifari, ia bertanya pada Rasulullah, “Ya Rasulullah, berapa jumlah rasul?”, Nabi shallallahu’alaihiwasallam menjawab, “Tiga ratus belasan orang.” (HR Ahmad dishahihkan Syaikh Albani). Dalam riwayat Abu Umamah, Abu Dzar bertanya, “Wahai Rasulullah, berapa tepatnya para nabi?”, Nabi shallallahu’alaihiwasallam menjawab, “124.000 dan Rasul itu 315 orang.”

Jangan sampai tertipu oleh syetan dan kehidupan dunia ini..!!!

Q57.20. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

Q35.5. ...maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah SYAITAN YANG PANDAI MENIPU, memperdayakan kamu tentang Allah!


Masuklah ke dalam Islam, niscaya kalian akan selamat!


Cari dalam Quran...
Kata:
atau Download Terjemahan Al Quran 30 Juz (al_quran_v2.1.zip)



2.6.12

Beriman dan Beribadah kepada (syetan dari jenis) Jin?

Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu." (Q34.40-41)

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan. (Q72.6)

Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu... (Q6.100)

Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai jenis jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari jenis manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) & kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami." Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)." Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (Q6.128)


Berhati-hatilah dengan 2 (dua) sifat (syetan dari jenis) jin!
  1. Jin bisa melihat manusia, tapi manusia tidak bisa melihat mereka…
    Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia & pengikut-pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. (Q7.27)

  2. Jin bisa masuk dan mengalir dalam diri manusia pada aliran darahnya...
    "Sesungguhnya setan (jenis jin) itu (bisa) mengalir dalam diri manusia pada tempat mengalirnya darah" (HR Bukhari dan Muslim)

THE POINTS (DRAFT!)
  • Syetan dari jenis jin banyak menyesatkan manusia dan manusia mendapat kesenangan darinya. Lihat Q6.128. di atas!
  • Menyelewengkan syariat dengan bid'ah (hal-hal baru dalam hal agama/ibadah seolah-olah hal tersebut bersumber dari kemurnian Al Islam). 
  • Bid'ah (mengada-ada atau membuat hal baru dalam urusan agama/ibadah) lebih Iblis sukai daripada perbuatan maksiat. Karena dengan bid'ah, orang lebih sulit untuk kembali (bertaubat) kepada kemurnian Al Islam dibanding dengan maksiat lainnya seperti zina, mencuri, tidak puasa dst.
  • Menduakan Allah ta'ala. Menjadikan seseorang atau sesuatu menjadi tempat untuk mengabdi dan beribadah dan menggatungkan urusannya kepada selain Allah ta'ala. Makam keramat, pohon besar, "kyai", keris, patung menjadi tempat beribadah dan bergantung.
  • Wangsit... seolah-olah syari'at Islam, seperti baca anu sekian kali dan dengan cara yang begini dan begitu (puasa mutih, baca al fatihah seratus kali setiap tengah malam, ngasih makan anak yatim yang jumlah anak yatimnya "harus" 70 anak, bakar menyan, dst... dst...) dan kalau kita menurutinya berarti positif sudah kita terpedaya dan "beriman" kepada syetan dari jenis jin ini... yang selanjutnya dengan mengatas-namakan "karamah" para penyembah jin ini mendapatkan "kelebihan" yang sesungguhnya itu semua adalah tipudaya syetan atau sihir!
  • Hati-hati: Beda tipis antara Tauhid dan Syirik, antara Karamah dan Sihir, Antara Mujizat Musa dan Sihir Tukang Sihir Firaun, antara Real Karamah dan Sihir David Copperfield dkk!
  • Di akhir zaman, syirathal mustaqim HANYA lewat pintu kenabian Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam.
  • Baca dzikir sesuai syariat (yang dicintohkan Rasulullah) adalah benar TAPI baca wirid atau tirakatan dengan mengada-ngada adalah bid'ah adalah sesat. Rasulullah hanya memerintahkan berdzikir (selain yang ada jumlahnya) sebanyak-banyaknya. TAPI dzikir aneh "baca ini dibaca sekian kali sekian kali" yang tidak bersandar pada syariat adalah sesat dan bahkan dijadikan PASSWORD bagi syetan dalam menjalin "kerjasama" dengan manusia yang telah syetan sesatkan!
  • Mengapa mesti jam 12 malam atau di ruangan khusus yang gelap? Mati geni?
  • Hati-hati kalau sampai manusia "bisa melihat makhluk kasat mata (jin)" ini adalah tanda atau indikasi adanya interferensi syetan dari jenis jin terhadap manusia tersebut. Fitrah manusia tidak bisa melihat makhluk kasat mata (jin)!
  • "TIDAK SADAR TELAH TERJERUMUS PADA KESYIRIKAN!!!"
  • Kebenaran adalah mudah dan sederhana!
  • Tuning... “Ruh-ruh manusia diciptakan laksana prajurit berbaris, maka mana yang saling kenal di antara satu sama lain akan bersatu. Dan mana yang saling mengingkari di antara satu sama lain akan berpisah.” [HR Muslim]
  • (BANYAK KASUS) Mereka yang berobat dan sembuh, rata-rata sebelumnya pernah berhubungan dengan yang "gituan"... keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya... up-grade jin dan kesesatan!
  • Jin lawan jin (LINGKARAN SYETAN) <<<
  • Puncak persoalan adalah Islam tiangnya...
  • Penomena Sufi!
  • Bisa lihat ka'bah dari jarak jauh...
  • Pemburu Hantu sibuk sendiri.
  • Sihir pandangan orang yang linglung, hipnotis!
  • Dst... hanca!

"...kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain)..." (Q6.128)

Klik di gambar untuk memperbesar!

  • Lagi dan lagi (mengingatkan)..!
    "Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku (Iblis) sesatkan keturunannya (Adam as), kecuali sebahagian kecil." (Q17.62)
  • Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. (Q43.36)
  • Ibnu Mas'ud meriwayatkan: "Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam membuat garis dengan tangannya lalu bersabda, 'Ini jalan Allah yang lurus'. Lalu beliau membuat garis-garis di kanan-kirinya, kemudian bersabda, 'Ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satu pun dari jalan-jalan ini kecuali di dalamnya terdapat syetan yang menyeru kepadanya'. Selanjutnya beliau membaca (Al-An'am 153), 'Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa.'" (HR Ahmad dan Nasa'i)
  • Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syetan yang PANDAI MENIPU, memperdayakan kamu tentang Allah. (Q35.5) ...BERHATI-HATILAH!
  • Salah satu solusi: http://www.ghoibruqyah.com/ 
  •  
  • >>>BERIBADAHLAH, memintalah, memohonlah hanya kepada Sang Penguasa Hari Akhir, Hari Perhitungan & Pembalasan, bukan kepada penguasa-penguasa dalam kehidupan dunia yang fana!
    "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah (beribadah) & hanya kepada Engkaulah kami meminta, memohon pertolongan" (QS Al Fatihah 2-5)