26.11.12

"Aku Lebih (Paling) Baik..!"

Click to enlarge!

Mereka seperti apa yang tertulis dalam ayat-ayat "Talmud" ...bukan Taurat!

Keimanan orang Yahudi terhadap Kitab Talmud melebihi keimanan mereka atas Kitab Perjanjian Lama, yang juga dikenal dengan nama Taurat. Bukti tentang hal ini dapat ditemukan dalam Talmud 'Erubin' 2b (edisi Soncino) yang mengingatkan kepada kaum Yahudi, "Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari para Ahli Kitab (Talmud) daripada ayat-ayat Taurat".

Di bawah ini adalah segelintir ayat-ayat Talmud yang dijadikan doktrin perang oleh tentara Israel dan doktrin keAKUan orang Yahudi atas orang-orang non-Yahudi (ghoyim). Dalam peperangan, seorang tentara Israel wajib mendaras Talmud dalam kesempatan yang khusus. Terlebih di hari Sabbath (Sabtu).
  • “Orang Yahudi diperbolehkan berdusta dan menipu ghoyim (non-Yahudi)” (Baba Kamma 113a)
  • “Semua anak keturunan ghoyim sama dengan binatang,” (Yebamoth 98a)
  • “Seorang ghoyim yang berbaik kepada orang Yahudi-pun harus dibunuh,” (Soferim 15, Kaidah 10)
  • “Barangsiapa yang memukul dan menyakiti orang Israel, maka ia berarti telah menghinakan Tuhan,” (Chullin, 19b)
  • “Orang Yahudi adalah orang-orang yang shalih dan baik dimana pun mereka berada. Sekali-pun mereka juga melakuan dosa, namun dosa itu tidak mengotori ketinggian kedudukan mereka,” (Sanhedrin, 58b)
  • “Hanya orang Yahudi satu-satunya manusia yang harus dihormati oleh siapa pun dan oleh apa pun di muka bumi ini. Segalanya harus tunduk dan menjadi pelayan setia, terutama binatang-binatang yang berwujud manusia, yakni ghoyim,” (Chagigah 15b)
  • “Haram hukumnya berbuat baik kepada ghoyim (non-Yahudi),” (Zhohar 25b)
  • "Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang ghoyim bukanlah manusia, melainkan binatang." (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)
  • "Orang-orang ghoyim diciptakan sebagi budak untuk melayani orang-orang Yahudi." (Midrasch Talpioth 225)
  • "Anak-perempuan ghoyim sama dengan niddah (najis) sejak lahir". (Abodah Zarah 36b)

Genosida?

Di Purim, pada tanggal 25 Februari 1994 seorang perwira angkatan darat Israel, Baruch Goldstein, seorang Yahudi orthodoks dari Brooklyn, membantai 40 orang muslim, termasuk anak-anak tatkala mereka bersujud shalat di sebuah masjid. Goldstein adalah pengikut mendiang Rabbi Meir Kahane, yang menyatakan kepada kantor berita CBS News, bahwa ajaran yang dianutnya mengatakan "Orang-orang Arab itu tidak lebih daripada anjing," sesuai ajaran Talmud.

Falsafah Kahane dan Goldstein percaya bahwa telah menjadi iradat Tuhan mereka diwajibkan untuk melakukan kekerasan terhadap ghoyim, sebuah istilah Yahudi untuk orang-orang non-Yahudi. ...

Rabbi Yizak Ginsburg: "Kita harus mengakui darah seorang Yahudi dan darah orang 'goyim' tidaklah sama".

Rabbi Jacov Perrin: "Satu juta nyawa orang Arab tidaklah seimbang dengan sepotong kelingking orang Yahudi".


Baca lanjut...
Sebagian gambars dari http://timetowakeup1.wordpress.com/

Q7.12. Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya; Engkau ciptakan saya (Iblis) dari api sedang dia (Adam) Engkau ciptakan dari tanah."


Di Indonesia...


Bener siih... dan memang mereka hanya menginginkan dunia ini saja...
Q11.15-16. Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia & perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna & mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka & lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia & sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.
Padahal dunia bagi orang muslim yang beriman (mukmin)...
"Dunia adalah penjara bagi orang mukmin, dan sebagai syurga bagi orang kafir" (HR Muslim)
Ket.: Dunia bagi orang muslim yang mukmin seperti penjara karena mereka terikat oleh hukum agama (syariat) yang tidak boleh dilanggar, ini boleh itu jangan ini haram dst..., sedangkan yang demikian terhadap si kafir seperti syurga karena tidak terikat oleh hukum agama (no halal no haram!).

►Yang lainnya tentang tentang "dunia" di mata seorang muslim yang mukmin... klik di sini!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar