Tampilkan postingan dengan label hiv aids. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hiv aids. Tampilkan semua postingan

4.12.13

National Condom Week 2013

Program Pekan Kondom Nasional = Program LEGALISASI ZINA
Oleh: Adi Victoria

Tepat 01 Desember 2013 kemarin, sebagai peringatan Hari AIDS Sedunia, Menkes RI yakni Dr. Nafsiyah Mboi membuat sebuah program bertajuk “Pekan Kondom Nasional”.

Pekan, artinya 7 hari, maka selama 7 hari, sejak 1 Desember akan ada pembagian kondom secara gratis di beberapa tempat. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengurangi penularan kasus HIV/AIDS di Indonesia. Menurutnya, Kemenkes punya kewajiban untuk mengurangi penularan HIV. Pada perilaku seks berisiko, penularan HIV bisa dicegah dengan menggunakan kondom. Tentunya, menghindari perilaku seks berisiko jauh lebih dianjurkan.

Kondomisasi ini sendiri dilakukan setelah mereka berkesimpulan bahwa fakta tentang penularan virus HIV AIDS naik menjadi 60%, sedangkan penularan melalui jarum suntik menurun.

Kalau kita perhatikan, sesungguhnya program Pekan Kondom Nasional itu sendiri merupakan penerapan kebijakan yang mengaplikasian program ABDC oleh UNAIDS (United Nation Acquired Immune Deficiency Syndrome) dan WHO melalui PBB. Ringkasnya, A= Abstinence alias jangan berhubungan seks; B= Be faithfull alias setialah pada pasangan, C= Condom alias pakailah kondom, dan D= no use Drugs atau hindari obat-obatan narkotika.

Program ABCD sebenarnya cukup bagus, namun itu secara teori, kalau secara praktik maka akan sulit. Kenapa?

Karena, pertama, program A, alias Abstinence alias jangan berhubungan seks, itu hanya sebuah himbaun yang sifatnya adalah nasehat. Bukan sebuah peringatan yang disertai dengan adanya sanksi kepada pihak yang melanggar peringatan tersebut.

Kedua, program B, alias Be faithfull alias setialah pada pasangan, maka ini multitafsir. Apakah yang dimaksud itu adalah setia pada pasangan yang halal (suami-isteri) atau bisa juga setia pada pasangan yang tidak halal, yang artinya mereka bisa disebut pasangan yang berzina. Sedangkan zina adalah salah satu penyebab terjadinya penyakit-penyakit yang mengerikan.

Dalam riwayat Ibnu Majah dan al-Hakim dan riwayat ini shahih dengan salah satu lafadz, Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wasallam bersabda: “Tidaklah perzinahan tampak pada sebuah kaum hingga mereka melakukannya secara terang-terangan, kecuali penyakit-penyakit yang belum pernah ada pada para pendahulu mereka yang telah lalu akan mewabah pada mereka

Sesuatu yang diberitakan oleh Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wasallam telah tampak pada masa ini. Ini memberikan bukti bagi dunia bahwa ajaran Islam adalah yang terbaik bagi manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah pengidap penyakit kencing nanah (Gonorrhea) setiap tahunnya lebih dari 250 juta orang. Sebagaimana diperkirakan jumlah pengidap penyakit Spilis setiap tahunnya mencapai 50 juta orang. Majalah Amerika, The Times tanggal 4 juli 1983 menyebutkan 20 juta warga Amerika mengidap penyakit Herpes, dan mengumumkan bahwa di Afrika saja 30 juta orang mati setiap tahun dengan sebab penyakit AIDS yang muncul akibat hubungan seks bebas (zina). Di samping itu juga muncul penyakit-penyakit lain yang bermacam-macam akibat tersebarnya perzinahan.

Ketiga, program C alias Condom alias pakailah kondom. Ini sama artinya mengatakan “Silahkan Anda berzina, asal pakai kondom” apalagi ketika kondom tersebut dibagikan secara gratis, serta ditempat-tempat yang menyuburkan perzinahan seperti di tempat pelacuran, hotel, dan tempat hiburan yang sarat akan terjadinya perilaku seks. Maka apa namanya kalau membagikan kondom secara gratis bukan mau menyuburkan seks?

Selain itu, banyak penelitian menunjukan bahwa kondom tidak efektif untuk mencegah penularan virus HIV AIDS. Pada Konferensi AIDS se-Dunia di Chiangmai, Thailand tahun 1995, diumumkan hasil penelitian ilmiah, bahwa kondom tidak dapat mencegah penularan HIV/AIDS . Sebab ukuran pori-pori kondom jauh lebih besar dari ukuran virus HIV. Ukuran pori-pori kondom sebesar 1/60 mikron dalam kondisi normal dan membesar menjadi 1/6 mikron saat dipakai. Sedangkan ukuran virus HIV hanya 1/250 mikron. Jelas virus HIV sangat mudah bebas keluar masuk melalui pori-pori kondom. Maka, jika dikatakan kondomisasi dapat menangkal penularan virus HIV/AIDS, itu jelas menyesatkan dan membodohi masyarakat.

Kondom juga tidak ampuh menangkal penyakit lainnya. Dr. Ricki Pollycove, pakar kesehatan dari California Pacific Medical Center San Francisco, mengatakan bahwa didapatkan sejumlah temuan, kondom tidak bisa mencegah penyakit herpes. Sejumlah orang tetap terinfeksi herpes meski mereka sudah menggunakan kondom dengan benar (sfgate.com, 21/1/2013).

Apalagi, peluang terjadinya cacat pada kondom yang beredar tetap ada. Di AS saja, 2 dari 100 kondom ditemukan rusak.

Keempat, program D alias no use Drugs atau hindari obat-obatan narkotika. Untuk mencegah penggunaan narkoba, para pecandunya diberi solusi dengan substitusi metadon. Metadon adalah turunan dari narkoba (morfin, heroin dkk) yang mempunyai efek adiktif (candu) dan menyebabkan “loss control” (tidak mampu mengendalikan diri). Dengan dalih agar tidak menggunakan narkoba suntik metadon pun ditempuh karena metadon melalui mulut. Padahal, “loss control” dapat menyebabkan perilaku seks bebas sebagai transmisi utama penularan virus HIV/AIDS.

Lebih ironis lagi adalah legalisasi penggunaan jarum suntik pada pecandu narkoba, dengan dalih agar tidak terjadi penggunaan jarum suntik secara bersama-sama. Padahal, langkah ini justru akan melestarikan penggunaan narkoba suntik. Siapa yang bisa menjamin jarum suntik akan digunakan sendiri? Sebab, fakta menunjukkan pengguna narkoba biasanya hidup berkelompok.

5 Why atau Analisis 5 Mengapa

Analisis 5 mengapa adalah teknik tanya-jawab sederhana untuk menyelidiki hubungan sebab akibat yang menjadi akar dari suatu permasalahan. Tehnik ini biasanya digunakan untuk menemukan root cause atau akar penyebab kenapa masalah itu terjadi. Saya melihat, sepertinya 5 WHY ini bisa diterapkan terhadap masalah penyebaran virus HIV AIDS.

Dimulai dengan pertanyaan kenapa terjadi penyakit AIDS? Jawabannya karena adanya virus HIV.

Kenapa virus HIV bisa ada? Yakni karena terjadi perilaku seks yang menyimpang (zina)

Kenapa Zina terjadi? Jawabannya karena adanya pemahaman kebebasan melakukan hubungan seks, asal suka sama suka.

Kenapa bisa terjadi adegan seks suka sama suka? Jawabannya karena ada kebebasan yang menjamin itu, yakni ide demokrasi yang memberikan pemahaman kebebasan berperilakusalah satunya adalah melakukan perbuatan zina asal suka sama suka.

Maka jelas penyebab nya adalah karena adanya perbuatan zina itu sendiri. Maka sebenarnya cara yang harus dilakukan adalah mencabut akar persoalan, yakni perbuatan zina itu sendiri, bukan malah mencari solusi yang lain.

Tapi karena negara ini mengadopsi ideologi Kapitalisme yang berbasis pada aqidah sekulerisme maka akan sulit untuk mengambil solusi tersebut. Ini dikarenakan demokrasi yang menjadi penyebab munculnya ide kebebasan tersebut merupakan anak kandung dari sekulerisme itu sendiri.

Setiap individu berhak dan bebas melakukannya dengan siapa saja, asalkan atas dasar suka sama suka. Negara tidak boleh campur tangan kecuali ada pihak yang merasa terganggu dan dirugikan. Selama itu tidak ada, seks bebas tidak boleh dilarang. Bahkan, jika dianggap bermanfaat secara ekonomi, seks bisa menjadi komoditas yang bernilai komersial. Dan tentu hal ini juga akan mendongkrak penjualan kondom.

Jadi, karena seks bebas tidak boleh dilarang, maka yang dilakukan adalah meminimalisir risiko. Pilihannya, yaitu, kampanyekan kondom. Inilah solusi sekulerisme-kapitalisme.

Program Pekan Kondom Nasional tidak akan efektif untuk mencegah atau menanggulangi penyebaran virus HIV dan penyakit AIDS, namun malah akan mengundang adzab dari Allah swt.

Dalam hadits riwayat Al Thabarani dan AlHakim, disebutkan: Apabila zina dan riba telah terang-terangan dilakukan di suatu negeri, maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan diri mereka dari azab Allah.

Solusi Islam

Islam adalah agama yang sempurna. Kesempurnaan Islam adalah sebagai sistem juga sebagai sumber hukum. Salah satunya adalah bagaimana Islam menyelesaikan masalah penularan virus HIV AIDS itu sendiri.

Maka pertama adalah membuat sebuah sistem agar perzinaan tersebut tidak terjadi. Yakni dengan menutup semua sarana yang bisa menghantarkan kepada perzinaan itu sendiri, seperti larangan khalwat, ikhtilath, kewajiban menutup aurat bagi muslimah yang sudah baligh. Dimana jika larangan tersebut di langgar maka mereka akan mendapatkan sanksi yang tegas. Sehingga bisa membuat efek jera.

Kedua, penangangan kepada orang yang sudah tertular. Maka hal ini dilihat dari dua segi. Pertama, jika si penderita tertular karena kemaksiyatanya, semisal berzina, dan statusnya dalah muhsan (sudah menikah) maka ia akan dihukum mati. Kedua, adapun jika yang tertular adalah berstatus ghairu muhsan (belum menikah) maka setelah di cambuk 100 kali mak akan di karangtina. Apakah ini diskriminasi? Tidak! Tindakan ini dilakukan untuk menyetop perluasan penyebaran virus HIV itu sendiri.

Dalam hadits riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim dan An-Nasa’i, Rasulullah SAW memerintahkan apabila ada sebuah daerah terserang wabah thâ’ûn, orang yang berada di luar daerah itu tidak boleh masuk. Sebaliknya, orang yang ada di dalamnya tidak boleh keluar. Ini bukan untuk mendiskriminasi atau mengisolasi, namun mencegah agar penyakit menular itu tidak menyebar luas.

Dan tentu hal ini akan bisa dilakukan efektif jika negara yang melakukannya, bukan masyakarat yang tergabung ke dalam kelompok, apalagi hanya indvidu saja.

Dari masalah ini saja, kita bisa melihat betapa urgent nya sistem Islam yakni Khilafah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Karena ketiadaan khilafah, sulit atau boleh dibilang mustahil dapat menerapkan syariat Islam secara kaffah.

Wallahu a’lam[].


Terbaru (Valentine Day 2015)
Masifnya Penjualan Coklat Bonus Kondom



24.12.12

LGBT (Lesbi Gay Bisex & Transgender)

Kembalinya Kaum Nabi Luth...

LGBT Symbol... ►►►Pelangi

Dengan alasan "HAM" dan kesetaraan gender, pernikahan sesama jenis (sejenis) makin marak dan banyak negara serta institusi (termasuk beberapa gereja) yang turut melegalkannya!
  • Kaum Luth telah mendustakan rasul-nya, ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka "Mengapa kamu tidak bertaqwa?" Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki diantara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas. Mereka menjawab "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang yang diusir". Luth berkata "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu". (Q26.160-168)
  • Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnnyya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang sebelumnya belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu". "Apakah sesungguhnya kamu mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran ditempat-tempat pertemuanmu?" Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar!". (Q29.28-29) [Menerima jawaban seperti tersebut diatas dari kaumnya Luth meminta pertolongan kepada Allah] Ia berkata: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu". (Q29.30)
  • Kaum Luth pun telah mendustakan ancaman-ancaman (Nabinya). Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan di waktu sebelum fajar menyingsing, sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu. (Q54.33-36)
  • Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu belerang yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang meperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). (Q15.73-76)
  •  
  • Dan (Kami juga yang telah mengutus) Luth (kepada kaumnya), (Ingatlah) tatkala dia bnerkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelumnya? Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas." Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri". Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu belerang), maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang memperturutkan dirinya dengan dosa dan kejahatan itu.( Q7.80-84) 
  •  
  • Rasulullah melaknat orang laki-laki yang menyerupai perempuan dan orang perempuan yang menyerupai laki-laki” (HR Bukhari)
  • Allah melaknat siapa saja yang melakukan tindakan kaumnya Luth, sebanyak tiga kali.” (HR Ahmad dari Ibn 'Abbas).

Sudah salah (melampaui batas dan "tidak terima")... nantang lagi!

Pompeii... http://www.bangsamusnah.com/lutspeople.html

Tentang Khunsa (Alat Kelamin Ganda)?
Silahkan Baca di Sini! (Harus Tahu!)

6.1.12

DEADLY MIST

Kejahatan "pemerintah" Amerika Serikat sudah bukan rahasia. Muslim di Irak, Afghanistan dan Palestina dibantai. Kini bahkan warga negaranya sendiri pun menjadi korban, sebagai bahan percobaan biologi dan kimia. Semua untuk satu alasan, keamanan nasional.

Sejak Perang Dunia II, secara sangat rahasia, "pemerintah" Amerika berkolaborasi dengan Hitler berencana menciptakan Tatanan Dunia Baru dengan membuat senjata kimia dan biologi pemusnah massal.

Buku ini membongkar secara sistematis, sisi lain kejahatan "pemerintah" Amerika Serikat yang membahayakan nyawa manusia. Pembuatan zat-zat biologi dan kimia seperti MSG, aspartam (pemanis buatan) dll. Bahkan penyakit Flu Burung, SARS, AIDS dan penyakit-penyakit mematikan lainnya adalah hasil rekayasa "Amerika Serikat". Semuanya dibongkar habis oleh Jerry D. Gray untuk para pembaca.


DEADLY MIST
Upaya "Amerika" Merusak Kesehatan Manusia
Jerry D. Gray


Daftar Isi:

BAB I. SEJARAH SINGKAT
  • Ayo Racuni Mereka!
  • Pada Awal 1940-an
  • Operation Paperclip
  • Roosevelt Sangat Geram Atas Kekerasan Hati Mereka!

BAB II. MEMBIDIK WARGA NEGARA AMERIKA DENGAN SENJATA BIOLOGI
  • Penyerangan Dimulai
  • Pemerintah Mensponsori Terorisme
  • Amerika, Tanah Bagi "Orang Barbar" yang Bebas

BAB III. PEMERINTAHAN BUSH
  • Motif-motif yang Menjadi Dasar
  • Perusahan Bayer, Sejarah Nazi yang Disembunyikan
  • Kemungkinan Motif Lainnya
  • Melakukan Eugenics

BAB IV. AIDS TELAH LAHIR
  • Bukti-bukti Menunjukkan bahwa Suatu Variasi dari AIDS Telah Ada Sejak Awal 1957
  • Pelajaran Sejarah Singkat tentang Hilary Koprowski
  • The Devil's Profit "Big Time"
  • Obat-obatan bagi AIDS/HIV yang Resisten
  • AIDS Diciptakan untuk Mengurangi Populasi
  • Informasi Tambahan

BAB V. ANTRAX & IG FARBEN
  • IG Farben adalah Hitler dan Hither adalah IG Farben
  • Hancurkan Kerajaan IG Farben
  • Laba Perusahaan-perusahaan Farben
  • Anthrax, Bisnis Kotor
  • Anthrax Tersebar di Seluruh Amerika Serikat

BAB VI. PENGKHIANATAN MEDIA
  • Flouride, Sebab Timbulnya Berbagai Penyakit
  • Air Minum vs Flouride
  • Belgia, Negara Pertama di Dunia yang Melarang Suplemen Ber-Flouride
  • Efek Samping Lain karena Flouride
  • Isi Flouride dari Sebuah Tube Pasta Gigi Ukuran Keluarga Dapat Membunuh Seorang Anak dengan Berat 25 Pound (12 KG)
  • Cipro
  • Babi
  • Kesalahan Ilmiah
  • Racun Aspartame
  • Efek Racun Penggunaan Aspartame

BAB VII. FLU BURUNG
  • Tahun 2000 Indonesia Melarang Impor Potongan Kaki Ayam dari Amerika Serikat
  • Departemen Keamanan Dalam Negeri AS Menentukan Siapa yang Berhak Hidup atau Mati
  • Obat Flu Burung, Racun bagi Remaja
  • Glaxo Memenangkan Izin untuk Menjual Vaksin Flu Pra Pandemi
  • Daftar Ilmuwan yang Tewas (Misterius)
  • Kesimpulan

BAB VIII. KAMP KONSENTRASI BAGI WARGA AMERIKA
  • Bagaimana Pemerintah Amerika Menjustifikasi Pembangunan Kamp-kamp Konsentrasi di Wilayah Amerika
  • Dimana Lokasi Kamp-kamp Konsentrasi Ini?
  • Lokasi-lokasi Lain

BAB IX. CHEMSTRAIL (JEJAK-JEJAK KIMIA)
  • Pengantar
  • Media yang Terlalu Diam
--- oOo ---


Dari Jabir berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:“Sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air kemudian menyebarkan bala tentaranya dan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar fitnahnya, salah satunya datang lalu berkata, saya telah melakukan ini dan ini, lalu iblis mengatakan, kamu tidak berbuat apa-apa. Kemudian datang yang lain dan mengatakan, tidaklah aku meninggalkan manusia sehingga dia berselisih dengan keluarganya, maka iblis mendekatkan dia hingga dia mengatakan, kamu adalah sebaik-baik teman.” (HR Muslim) (Ibid, hal. 207)

Imam Ahmad berkata bahwa telah bercerita kepadaku Yunus dari Hammad bin Salamah dari Ali dari Abu Nadhrah dari Abu Said bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ibnu Shayyad: “Apa yang kamu lihat? Dia menjawab, saya melihat singgasana di atas lautan yang dikelilingi oleh beberapa ular. Maka Rasulullah bersabda: dia telah melihat singgasana Iblis.” (HR Ahmad)

Baca juga: NAMRU 2 dan Strategi Perang Pasifik | MER-C: Tolak Bisnis Penyakit | Raibnya Darah Peternak di Tangan MenKes 2009 | MenKes Terpilih, Pesanan Amerika? | Siti Fadillah Supari: Zionisme Ada di Sekeliling Kita | Vaksinasi dan Sistem Dajjal | Jejak Masonic di Indonesia | WHO Akui Melepaskan Virus Pandemik kepada Penduduk via Vaksin Sampel | Flu Babi Telah Tewaskan 10.000 Warga Amerika | Kematian Aneh Ratusan Saintis Dunia (1) | Kematian Aneh Ratusan Saintis Dunia (2) | More..! |