Tampilkan postingan dengan label densus88. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label densus88. Tampilkan semua postingan

11.9.15

Islam Memang Biang Masalah...

Bagi Iblis dan Para Pengikutnya, Syaithan dari Jenis Jin & Manusia.

“Sesungguhnya syaitan telah berputus asa untuk disembah oleh orang-orang yang shalat di jazirah Arab, akan tetapi dia mengadu domba (menimbulkan permusuhan) di antara mereka.” (HR Muslim, 2812)


7.11.14

"Perang" IDEOLOGI ("Indonesia" is under Attack?)

  1. [Video] Muak, TNI/POLRI Beberkan Kejujuran Hasil Pemilu 2014, Prabowo-Hatta 54%
  2. Setelah Topik “Peretasan Sistem IT KPU Pilpres 2014” Mengemuka, Ketua KPU Husni Kamil Meninggal Mendadak
  3. Rachma: Husni Meninggalkan Misteri Curangnya KPU dalam Pilpres 2014 Lalu
  4. Husni Kamil Tewas “Di-Munir-kan” untuk Hilangkan Jejak Kecurangan Pemilu?
  5. ...
"Barat" Ridha..?
  • Keep Google! (Sensitivity: High)

Sekarang Mereka Ada di Sini?

Buram!
► Kementrian Dalam Negeri?
  1. Mendagri: Kolom Agama di KTP Boleh Dikosongkan
  2. Mendagri Dikabarkan Berencana "Mengevaluasi" 85 Qanun Aceh
  3. ...
  1. PGI Setuju Perkawinan Beda Agama karena Dinilai Ada Misi Tertentu 
  2. Pencabutan UU Penistaan Agama Pesanan Zionis?
  3. UU Perkawinan Terus "Digoyang", Usia Pernikahan Dipermasalahkan
  4. ...
► Kementrian Pendidikan dan Budaya?
  1. “Kampanye” Jkw di Lembar UN 2014 Dinilai Keterlaluan
  2. Buku Penjaskes Kemendikbud Berisi "Ajakan" Pacaran Harus Segera Ditarik
  3. PKS Tak Setuju Usulan Penghilangan Simbol-simbol Agama di Sekolah Negeri
  4. Anies Gamang, Setelah Berkilah Larang Do'a di Sekolah Negeri, Sekarang Ingin Do'a Lintas Agama
  5. ...
► DepAg/DP*/POL*I?
  1. Pemerintah berencana mengatur materi Khutbah Jum'at
  2. 30 "Guru Agama" Dapat “Pendidikan Multikulturalisme” di Oxford | Kemenag, Jangan Liberalkan Guru Agama!
  3. Nasib Jilbab Polwan???
  4. ...

Metal... Jangan Sampai Tertipu (lagi)!
Yang Terancam?
Mereka telah dan akan terus nge-test (baca: merongrong):
  • SKB 3 Menteri
  • Syari'at dan Kemurnian Akidah "Indonesia" dengan racun Sepilis, JIL, "Demokrasi", Pelangi dan Atheisme (PKI).
  • ...

Cloud...


Dunia Lovers (Mode: One)  -vs-  Akhirat Lovers (Mode: 73 Gol)
...sampai kapanpun nggak bakalan nyambung?

Al Islam adalah "masalah" bagi mereka!
...mengapa AS & Barat bisa ada di Irak, Afghanistan dan negara-negara Muslim lainnya di Timur Tengah dan Afrika?

Akhir Zaman | Muslim Countries Today |

►►►Keep Watching...


Muhasabah

Shahabat Ibnu ’Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap ke arah kami dan bersabda:

 " يا معشر المهاجرين خصال خمس إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ : لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا. َلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَئُونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ .وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا .وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ .وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ".

”Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima (5) hal yang jika kalian terjatuh ke dalamnya –dan aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya–
  1. Tidaklah nampak zina di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tha’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya;
  2. Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan (termasuk korupsi?) kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman penguasa atas mereka;
  3. Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan diberi hujan;
  4. Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rasul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki;
  5. Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Qur’an) dan mengambil yang terbaik dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.”
(HR Ibnu Majah dan Al-Hakim dengan sanad shahih).

10.7.14

Nitip Kopean... (Bener nggak Sih?)

"Ora Mikir Copras Capres..." Jkw 'Bocal Bacel' jadi Rebutan Cina & AS.

Sahabat VOA Islam,

Indonesia ini luar biasa, jadi rebutan asing dan aseng. Tak cuma rempah-rempah dan hasil alamnya, bahkan media dan kekuasaanya pun menjadi rebutan hingga kini.

Lebih dari 50 tahun lamanya atau setidaknya sejak 1960an, ketika Belanda dan Jepang sudah menyerah kepada Indonesia itu rupanya Indonesia belum benar-benar lepas dari pengaruh Asing dan Aseng.

Diam-diam umat Islam Indonesia di ninabobokan asing dan aseng. Lembaga militer, hingga intelijen asing terus bermain di Indonesia. Dulu Jepang dan Belanda, kini beralih ke Amerika Serikat beserta sekutunya dan kekuatan komunis Cina.

Media Cetak dikuasai Cina Katholik PK Ojong dan Jacob Oetama dengan bantuan CIA dan CCF dalam menerbitkan Kompas pada tahun 1960an, Tempo malah dibesut sama Gunawam Mohamad yang liberal, Sedangkan media TV dikuasai etnis Cina juga RCTI, GlobalTV, dikuasai Hary Tanoesudibjo, SCTV Edi dan Fofo Sariatmadja, MetroTV dan Detik.com dikuasai Anthony Salim dengan proxy Surya Paloh dan Chairul Tanjung (CT).

Benang merahnya adalah kekuatan asing, setidaknya sudah 50 tahun Kompas berdiri tak lain atas bantuan Ivan Kats dari Congress of Cultural Freedom (CCF) dan anggota intelijen CIA hingga kini menyihir ratusan juta umat Islam Indonesia.

Hegemoni Cina di Sektor Ekonomi RI

Bukti nyata penguasaan dan pengendalian etnis cina (Tionghoa) atas ekonomi Indonesia terlihat dari mayoritas mutlak etnis cina pada daftar orang terkaya Indonesia sejak tahun 1998 hingga 2013 dimana lebih 90% dari 10, 100 atau 1000 orang terkaya Indonesia adalah konglomerat etnis cina (Forbes, 2013).

Ironis atau tragisnya, 10% pribumi yang tercatat dalam daftar orang Indonesia terkaya, sebagian besar di antara mereka, pengusaha pribumi itu, adalah kuasa usaha /proxy /pengusaha boneka dari konglomerat cina Indonesia. Dapat disimpulkan, pribumi yang sebenarnya masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia itu tidak lebih dari 5% saja. Innalilahi, fakta yang menyesakan dada dan kepala kita semua.

Perilaku ekonomi etnis Cina sepanjang periode tahun 1930-an sampai Maret 2014 masih dibumbui oleh berbagai stereotype yang “miring” tentang peran ekonomi etnis Cina dalam masyarakat Indonesia. Antara lain, yaitu: (a) kebobrokan ekonomi Indonesia adalah akibat banyaknya dana yang dibawa pengusaha etnis Cina ke luar negara; (b) kolusi dan nepotisme menjadi kebiasaan pengusaha etnis Cina yang mempengaruhi kepada kinerja para birokrat. Stereotipe-stereotipe miring di atas yang terasa sebagai generalisasi beberapa hal negatif perilaku ekonomi etnis Cina tampaknya perlu dikaji dengan pikiran yang obyektif dan bijaksana, terutama dalam rangka meningkatkan penguasaan, peran dan kontribusi kaum pribumi di sektor ekonomi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan jauh, ketimpangan luar biasa besar dan mengurangi hegemoni etnis cina dalam bidang ekonomi.

Keistimewaan perilaku ekonom etnis Cina yang pertama adalah terletak pada kuatnya sistem jaringan kerja. Walaupun demikian sikap kompetitif antara mereka tetap terpelihara secara sehat. Hal ini semakin memperkuat kinerja bisnis di kalangan mereka. Bahkan saat terjadi krisis ataupun munculnya tantangan besar, mereka akan saling bekerjasama. Karakter wirausaha yang kuat telah terbentuk selama ratusan tahun sejak masa kolonial Belanda. Sebaliknya, ratusan tahun masa penjajahan Belanda ditambah pada masa kemerdekaan dan orde baru, telah memaksa terbentuknya karakter dan mental amtemaar (birokrat), pegawai, buruh, kuli dan sejeninsya di hampir semua kaum pribumi Indonesia. Jangan bicara mengenai jaringan bisnis yang kuat, modal dan seterusnya, pengalaman berwirausaha saja masih dalam tahap embrio atau mulai belajar, terhitung sejak era reformasi 1998 lalu.

Hegemoni Cina di Sektor Politik Telah Tiba?

Pengusaan dan pengendalian 80% ekonomi Indonesia berarti penumpukan modal, harta benda dan kekayaan sekitar 80% pada 5% populasi etnis cina atau 12 juta jiwa. Merujuk kalimat pembuka pada tulisan di atas, setelah meraih hegemoni ekonomi atau memperoleh kekayaan luar biasa, secara otomatis atau dengan sendirinya, etnis cina Indonesia menginginkan tahta atau kekuasaan sejati sebagai pengendali dan penguasa kedaulatan negara atau kekuasaan politik secara nyata. Hal tersebut secara hukum dimungkinkan dengan penghapusan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang sebelumnya menjadi penghalang etnis cina untuk berkuasa mutlak secara politik di Republik Indonesia.

Etnis cina Indonesia sadar sepenuhnya bahwa mereka bisa dengan mudah menjadi penguasa dan pengendali negara Republik Indonesia. Mudah menjadi pemegang kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia dengan menggunakan kekayaan mereka yang luar biasa. Semua sektor usaha /industri, termasuk industri media massa didominasi dan dikendalikan sepenuhnya oleh etnis cina, yang memungkinkan mereka membangun opini, membentuk persepsi, mengarahkan pilihan dan keputusan rakyat pemilih untuk memenangkan tokoh atau figur yang telah dipersiapkan komunitas cina Indonesia sebagai proxy atau boneka dalam menjalankan peran selaku presiden, wakil presiden dan pejabat-pejabat tinggi strategis lainnya. Fenomena Jkw, Ahok, Dahlan Iskan (DI) dan Hary Tanoe yang kita saksikan pada hari ini adalah gambaran nyata keberhasilan dari upaya dan rencana etnis cina untuk berkuasa, mengendalikan kekuasaan dan memegang penuh kedaulatan negara Republik Indonesia. Hanya merupakan masalah waktu saja yang menjadi konsen utama bagi etnis cina untuk mengendalikan dan berdaulat penuh secara politik yang dipegang langsung oleh tokoh atau figur etnis cina tanpa melakui proxy atau boneka seperti Jkw dan DI.

Dalam lima, maksimal sepuluh tahun lagi, etnis cina Indonesia akan menjadi presiden dan atau wakil presiden Republik Indonesia, baik melalui pemilihan umum mau pun melalui perebutan kekuasaan secara paksa, yang sangat mungkin mereka lalukan dengan kekayaan dan jaringan luar biasa yang dimilikinya.

Penguasaan Katholik pada Kompas Gramedia Melalui CIA

Prof Dr Arief Budiman, Dosen di Melbourne University, dalam diskusi bertema "Media dan Kekuasaan" di Gedung Pers Semarang (23/3/2007) menegaskan, opini publik yang dibuat media massa sangat memberi andil besar menopang agenda politik kekuasan.

Tak heran, para penguasa dan orang-orang kuat (cukong) berlomba menguasai media untuk menampilkan image dan melegitimasi kepentingan mereka di hadapan rakyat.

Kompas adalah salah satu media yang dianggap paling mumpuni menyalurkan syahwat pencitraan penguasa dan para cukong (konglomerasi hitam). Dalam berbagai penampilan Jkw-Ahok, penyajian berita oleh Kompas sukses mengkelabui publik.

Kehandalan Kompas meracik berita untuk melanggengkan kepentingan penguasa dan konglomerasi telah berlangsung puluhan tahun dan menjadi watak bawaan. Dengan kreasi tipu muslihat, Kompas bergerak tanpa halangan menyihir akal sehat publik.

Tak mengherankan karena Kompas, dan juga Tempo dipromotori oleh Ivan Kats, Agen CIA pada tahun 1960an silam.

Di era kekuasaan Orde Baru, Kompas berdiri di garis terdepan membela berbagai kepentingan rezim Soeharto. Selama tiga puluh dua tahun hubungan Kompas dan rezim diktator berlangsung mesra di bawah slogan industri pers: "jurnalisme damai".

Kompromi Kompas dengan penguasa dan konglomerasi tidak terbangun gratis. Namun kolusi itu memberi keuntungan besar, baik sokongan finansial maupun politik. Walhasil, media jaringan Katolik tersebut, tumbuh sebagai industri pers dengan capaian keuntungan triliun rupiah dan memperlebar berbagai usahanya di sejumlah sektor.

Praktek industri pers ala Kompas, oleh para pakar jurnalisme menyebutnya sebagai "modus kejahatan bertopeng pers". Yakni, membela kepentingan penguasa dan cukong dengan cara menipu publik. Namun, di mata misionaris Katolik, pendekatan Kompas dianggap halal dan efektif untuk membodohi ummat Islam.

MetroTV, TransTV, Detik.com, Beritasatu dan Lippo Grup

MetroTV dengan icon pendirinya Surya Paloh ternyata hanya 'proxy'. Penguasa sesungguhnya bukan Surya Paloh, itu sebabnya, direksi dan pemred MetroTV 90% cina atau non muslim dan sempat menghina, menghujat, melecehkan islam. Terakhir liputan tentang ROHIS.

Jika bukan milik Surya Paloh, lalu milik siapa MetroTV itu? Pasti kaget jika tahu faktanya MetroTV milik James Riady dan Antony Salim. James Riady juga memiliki media Beritasatu dan Lippo Grup. Sama saja dengan CT yang hanya proxy Salim Grup di Trans Corp, Para Grup atau Bank Mega. Boneka para dewa cina. Artinya kisah CT "si anak singkong" menjadi samar dan diragukan keabsahannya.

MetroTV milik PT Media Televisi Indonesia (MTI), dan MTI adalah anak perusahaan PT MULTIPOLAR, Lippo Group. LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen China Military Intellegency berdasarkan hasil investigasi otoritas AS atas kasus Lippogate dan Bill Clinton yang melibatkan James Riady.

Jadi Anda tak usah kaget ketika tahu LIPPO GRUP sangat eksis di Indonesia, ya karena aseng internasional membantu, yakni Global China Resources Ltd, sebuah perusahaan kedok China Miliatry Intelligence. Lippo juga dibantu oleh Salim Grup. Ayah James, Muchtar Riady mantan Dirut Bank BCA saat dimiliki Salim Grup. Lippo dan Salim adalah bersekutu.

Jadi, jangan heran, jika Surya Paloh tdk punya kuasa dan kewenangan sama sekali dalam menentukan kebijakan dan arah MetroTV.

Kebijakan pemberitaan atau redaksi MetroTV datang dari James Riady. Agenda politiknya: Sekulerisasi Indonesia dan hancurkan Islam.

Sebab itu, Direksi PT Media Televisi Indonesia, semua cina, non muslim kecuali Surya Paloh yang konon sebagai "orang Aceh". Sekedar tameng, bumper, pengelabuan publik. Siaran MetroTV ditentukan oleh pemrednya: Elman Saragih, Laurens Tato, Putra Nababan, Andi F Noya, Saur Hutabarat. Non muslim semua, naudzubillah.

"Apakah itu SARA? Tidak. Tidak boleh menuduh SARA kepada non muslim. Hanya muslim dan umat islam yang boleh dituduh SARA. Itu protapnya. Hanya umat Islam Indonesia yang perilakunya SARA. RASIS. Diskriminatif. Teroris. Non Islam ga boleh dituduh seperti itu. Ga boleh" ulas TM2000Back.

Sama seperti perusahaan-perusahaan Lippo, Salim, Sinar Mas, Gemala Grup dll. Semua perusahan konglo cina ini perlakukan Islam bagai sampah. Warga kelas III. Apalagi di Gemala & Wahana Tata Grup milik keluarga Wanandi, tidak ada karyawan muslim yang ditunjuk jadi direksi, GM, dst.

Kembali ke Surya Paloh. Dua tahun lalu, via akun kami @triomacan2000 yang dihabisi antek Jkw dan Peter Greenbreger salah satu direktur twitter. Kami pernah singgung pengakuan agen intelijen RRC yg mengeluhkan uang mereka US$ 30 juta yang diberikan ke Paloh tidak kembali. Menurut agen intelijen China itu, uang US$ 30 juta itu adalah fee pengurusan perusahaan minyak RRC agar disetujui menjadi rekanan Petral.

Namun usaha agen RRC itu gagal dan uang tersebut tidak dikembalikan. Kata agen-agen China itu: “No Problemo, that’s only peanuts! Uang kami banyak. Cadangan devisa RRC lebih USD 3000 milyar." RRC bahkan mau coba lagi dan mulai masuk ke CEPU via Suray Paloh cs.

Apa yang Tersirat dari Informasi Agen China Tadi?

Mereka (inteligen china) connected ke Surya Paloh, MetroTV, Media Televisi Indonesia. Ya wajar saja, MetroTV kan yang juga milik agen intelijen China, James Riady. Jangan-jangan sebenarnya milik pemerintah RRC? Sempurna!

Umat Islam Indonesia temukan kegagalan sempurna, Kompas didirikan dengan bantuan intelijen Amerika CIA, sedangkan MetroTV di bantu James Riady, yang disebut sebagai agen intelijen China. MetroTV adalah TV pertama yang siarkan berita berbahasa cina atau mandarin.

Kesempurnaan konspirasi kristen protestan hampir berhasil, namun digagalkan lobi Paus Fransiskus pada 27/3/14, Presiden AS Barrack Obama sudah minta sahabatnya James Riady (JR) mundur dari capres Jkw. Pull out JR pada saat Paus Fransiskus yang memaksa Obama mampir ke Vatikan seusai lawatan ke Ukraina 27 Maret 2014 lalu.

JR secara resmi, sebagai elit Arkansas Connection, tentu ‘patuhi’ perintah Obama. Di tepian lain sebagai agen RRC, JR punya kewajiban. Tugas negara Komunis.

JR dan Jkw diketahui telah khianati agenda USA dan lebih memilih poros China-Rusia sebagai sekutunya. Kok pilih Rusia-China? alasannya sederhana, sama-sama komunis dan Jkw sejak 2006 sudah dipersiapkan Tokoh PKI sebagai Capres RI ke tujuh. Jkw 2007-2009 bolak balik ke China dan Rusia belajar komunis.

Di lain pihak, mantan KaBIN sudah mengetahui latar belakang Jkw yang kader PKI. Dia rekrut Jkw sebagai “agen dan bonekanya”. Latar belakang Jkw yang penuh jejak PKI dibersihkan, dihilangkan. Dibuat sejarah palsu tentang Jkw. Lalu Jkw dipromosikan ke AS oleh Hendro Prioyono. Jkw dipromosikan habis-habisan kepada Menlu dan Dubes AS. Dipuji sebagai tokoh yang berjasa besar tumpas TERORISTAINMENT di Solo. Menlu dan dubes AS termakan promosi palsu ini. Jkw pun dibantu pencitraannya dan jaringan internasionalnya oleh AS & agen-agen AS.

Selama beberapa tahun Jkw jadi double jongos: RRC dan AS. Jadi kader PKI dan terus di-support AS. Dubes & menlu AS bolak-balik temui Jkw. Setelah Jkw jadi kader utama Komunisme atau PKI dan dibina juga oleh AS, lalu disusunlah rencana besar untuk jadikan Jkw capres. Semua detail rencana mewujudkan rencana besar itu dipersiapkan, termasuk membuat film Soekarno dan Jokowi yang menjijikan itu.

Mantan KaBIN Hendro priono main di balik layar. Luhut Panjaitan yang gantikan sebagai “pembina Jkw”. PT Rakabu Sejahtera didirikan, Di PT Rakabu Sejahtra dicantumkan Gilang Rakabuming anak Jkw yang saat itu usia 20 thn setor Rp19.2 M (51%), Luhut Rp15.5 M (49%). Untuk apa PT Rakabu Sejahtra didirikan tahun 2009? Tak lain untuk supply uang ke Jkw agar tidak terlacak jika Jkw butuh uang untuk rencana besar tadi. PT Rakabu Sejahtra tdk dapat disangkal lagi adalah pencucian uang, operasi politik dan operasi intelijen Luhut, Hendro, Jkw.

Semua berjalan mulus, Jkw main dua kaki. Jongos AS sekaligus China. Partai Komunis Timor Leste juga bantu Jkw, spirit komintern.

Tercatat belasan kali kunjungan pejabat-pejabat Timor Leste yang kader Fretilin /Partai komunis Timor Leste ke Solo dengan berbagai kedok /alasan, Sedangkan dari Partai Komunis China tercatat beberapa kali temui Jkw melalui kedok organisasi sosial dan budaya.

Dua kekuatan raksasa dunia yg scra ideologi berbeda bisa berada di balik Jkw karena peran sentral James Riady. Agen RRC sohib Clinton. Itu sebabnya, Jkw yang no body pada awalnya, hanya dalam waktu 2 tahun bisa didudukan menjadi “Tokoh Nasional Terhebat (abal-abal).”

Itu sebabnya kekuatan uang, media, jaringan, oknum akademisi pelacur dari UI, LSM, tokoh-tokoh munafik, lembaga-lembaga survey itu semua sudah di-booking untuk mendongkrak pencitraan Jkw sang boneka dua negara adi daya ini.

Situasi Berubah, Rakyat Mulai Mencium Ketidakberesan dari Jkw. 
(Faktanya, banyak rakyat yang telah tertipu!)

Akibat tekanan Paus Fransiskus yg memaksa Obama mampir ke Vatikan seusai lawatan ke Ukraina 27 Maret 2014 lalu itulah akhirnya James Riady (JR) secara resmi memang mundur dari pendukungan terhadap capres Jkw. Tapi, tugas negara (RRC) harus tetap dijalankan

Berapa ratus miliar dikucurkan RRC ke MetroTv? Tanya Surya Paloh. Benarkah ada 100 triliun masuk ke RI via pelabuhan Riau untuk Jkw? Informasi masuknya uang cash Rp100 Triliun untuk Jkw via Kapal laut ke pelabuhan Riau dari Singapore dapat di analisa kebenarannya.

Akun Triomacan2000 tahun lalu, sebelum bulan puasa 2013 bertemu dalam sebuah acara bertemu dengan kepala intelijen Singapore (SIS) yang baru. Dalam diskusi dengan pejabat tinggi Singapore Intelligence Service (SIS) itu, dia secara bergurau katakan RI akan dapat “gift” usia lebaran. Disambungnya lagi, ‘gift’ kado) untuk Indonesia usai lebaran 2013 itu tidak ada artinya dibandingkan kado untuk RI pada tahun depan (2014).

Pertemuan kami selanjutnya dengan seorang WNI teman lama yang juga adalah director bank DBS Singapore. Ada info menarik dari teman itu. Infonya: “...ada pengumpulan uang rupiah dalam jumlah besar yang telah terjadi sejak tahun 2010. Ratenya bagus. Tinggi, di atas normal”, teman itu bahkan tawarkan kami untuk bawa (selundupkan uang rupiah) ke Singapore. Dia berani beli dengan harga 300 di atas basis point! Untuk apa uang rupiah dikumpulkan di Singapore dalam jumlah besar? Apalagi jika bukan untuk kepentingan pilpres 9 Juli 2014. Uang rupiah yang dikumpulkan di Singapore dimasukan dalam kontainer dan dikapalkan ke Riau, suap oknum otoritas pelabuhan. Beres deh.

Singapore, AS, China, Australia, Israel dan negara-negara asing tentu punya kepentingan besar terhadap Indonesia. Kuncinya? Jkw si jongos yang akan membantu tahun depan 2015 CAFTA berlaku. ASEAN-China tidak ada lagi hambatan pajak/bea masuk. RI pasar luar biasa besar. Daya kompetisi RI lemah. Secara ekonomi RI akan dihabisi, dikuras tuntas. Secara politik RI akan dimatikan. Neokolonialisme dan neo imperalisme diterapkan.

RI menjadi negara jajahan. Pribumi dan umat Islam RI kembali jadi inlander jajahan. Garuda Indonesia semaput dibelit naga china komunis.

Sebagian fakta tentang Jkw sudah dimuat di sini dua tahun lalu... masih ga percaya? Kader PKI emang bebal hehe faktajkw.blogspot.com

Waspada, asing dan aseng terus merusak kedamaian Indonesia. Jadi bohong kalo Jkw tidak bilang 'Ora Mikir Copras Capres', padahal sudah tau mau jadi Capres. Sumber

9.7.14

The Jakarta Post 'Anaknya' Kompas Sudah Menistakan Kalimat Tauhid!


JAKARTA (voa-islam.com) - The Jakarta Post bukan hanya menghina Nabi shallahu alaihi wassalam, tetapi sudah menistakan Allah Rabbul Alamin, dan kalimat tauhid 'Laa Ilaaha IllaLlah' diberi gambar tengkorak. The Jakarta Post yang menjadi anak kandung harian Katolik Kompas itu, membuat opini bukan tidak dengan sengaja dan tanpa tujuan.

The Jakarta Post ingin menunjukkan kepada publik bahwa 'bendera' hitam dengan kalimat tauhid 'Laa Ilaaha IllaLlah' yang menjadi bendera Nabi shallahu alaihi wassalam, penuh dengan kematian atau pembantaian. Kalimah tauhid benar-benar dinistakan dengan gambar tengkorak.

The Jakarta Post yang sudah memproklamirkan dirinya mendukung Jokowi sebagaimana Kompas, pasti mengerti dan paham maksud memberi gambar tengkorak terhadap bendera hitam dengan kalimat 'Laa Ilahaa IllaLlah' itu.

Sejatinya sikap itu, berarti sudah mendeklarasikan perang terhadap umat Islam dan kaum Muslimin. Komunitas Katolik yang diwakili Kompas itu, selama ini mendengungkan tentang toleransi beragama, tetapi sejatinya telah melakukan sikap permusuhan yang sangat keji terhadap Islam dan kaum Muslimin.

Bukankah dengan film 'Fitnaa' yang terbit di Belanda telah menimbulkan aksi protes seluruh dunia, dan berbagai gejolak politik.

Cara-cara kotor dan sangat nista telah dijalankan oleh 'Grup Kompas' yang menyakitkan dan penuh permusuhan terhadap kaum Muslimin. Sejatinya sikap toleransi yang selalu didengungkan oleh Kompas, terbukti palsu dan bohong. Justru, sekarang kedoknya terbuka dengan karikatur di The Jakarta Post itu.

Dengan sangat gamblang tidak ada lagi toleransi dari kalangan Katolik terhadp Islam dan kaum Muslimin. Hal itu, juga ditunjukkan oleh Romo Franz Magnis Suseno yang mengancam, bila Jokowi kalah akan terjadi 'chaos'.

Sangat layak, jika Ketua Majelis Fatwa PP Mathlaul Anwar, Teuku Zulkarnain mengecam keras dimuatnya karikatur di surat kabar Jakarta Post. Ia menegaskan karikatur itu telah melecehkan Islam dan umat Islam.

Pada edisi 3 Juli 2014 lalu, surat kabar The Jakarta Post menampilkan karikatur yang bermaksud menyindir deklarasi yang dilakukan oleh kelompok pejuang Islamic State of Iraq and Sham (ISIS). Karikatur itu menampilkan gambar seorang komandan kelompok penjuang yang tengah menaikan bendera jolly roger (bendera hitam bergambar tengkorak khas bajak laut).

Dalam bendera itu, terdapat tulisan kalimat tauhid "Laa Ilaha Illallah" dan di dalam tengkorak dituliskan kata "Allah" serta "Muhammad". Sementara tidak jauh dari gambar orang mengerek bendera, terdapat gambar seorang pejuang siap mengeksekusi 5 orang tawanan.

"Ini sudah sangat melecehkan dan menghina Islam. Mereka menyamakan Islam dengan orang-orang kejam dan tidak berperikemanusiaan," ujarnya kepada wartawan, Senin (7/7/2014).

Teuku Zulkarnain mempertanyakan apa alasan Jakarta Post menuliskan kalimat tauhid tersebut. Padahal jika memang mau menyindir tidak perlu menuliskan kalimat tersebut atau membawa simbol-simbol Islam.

"Sebab kalimat itu bukan hanya dimiliki dan diucapkan oleh orang-orang di sana (Iraq) saja. Tapi juga di Indonesia dan seluruh umat Islam di dunia. Jadi karikatur mereka (Jakarta Post) telah menyindir semua umat Islam di dunia," tegasnya. Ia menambahkan atas dimuatnya karikatur tersebut, pihaknya akan melakukan upaya hukum.

"Ini tidak bisa dibiarkan. Kami tidak mau Islam menjadi sasaran penghinaan. Seperti Pilpres ini, sudah sering kelompok Capres tertentu menghina Islam, mulai dari munculnya gambar Gallery of Rogues yang dilakukan oleh Wimar Witoelar, dan sekarang Jakarta Post. Jangan jadikan agama Islam sebagai sasaran penghinaan hanya karena masalah perbedaan politik dan sebagainya," tandasnya.

Dengan sikap The Jakarta Post itu, kaum Muslimin tidak sepatutnya membiarkannya, bukan hanya bersikap pasif dan toleran atas penghinaan terhadap Allah Rabbul Alamin yang telah memberinya gambar tengkorak. Ini benar-benar sikap permusuhan yang sudah tidak dapat dimaafkan lagi. (jj/dbs/voa-islam.com)

Baca Juga: 

26.6.14

Dalam PilPres 2014...

PilPres 2014... Pasangan JKw JK diusung oleh PDIP &
didukung oleh (sebagian) PKB, Partai Hanura &...
Jejak kejahilan JKw yang luput dari perhatian, terabaikan dan “wajib diluruskan!”
"Tertancap..."


Sebagian channel di jaringan TV Kabel FirstMedia milik James Riady:
  • Balai Kota TV ...Focus DKI
  • Reformed 21 ...Focus Misionaris Kristen
  • Smile JCTV ...Focus Dakwah Kristen
  • dan J, C/K TV channel lainnya!!! 

Lainnya...


PERANG IDEOLOGI
Inilah "cara pandang" (kejahilan) sebagian para pendukung JKw terhadap kubu CaPres Prabowo-Hatta...
"Mereka telah tertipu dan berusaha untuk menipu..!"


Penomena kemeja (baju) bermotif kotak-kotak JKw...


Ada CITRA "Ideologi Pelangi" di balik motif kotak-kotak JKw...

Zoom-zoom ideologi Pelangi...
Bersatu menghadang "Ideologi PeKaeS"
TVOne? POLRI (Densus88)??
Thank's KPU..!


Highlight

Komentar...
    Ini Ideologi apa ya..?
  • "Motif" kotak-kotak mengingatkan saya kepada pelajaran sejarah yang katanya dulu zaman penjajahan Belanda, penjajah menggunakan taktik kotak-kotak (pecah belah) untuk menipu, mengadu-domba dan menguasai Nusantara.
  • Ideologi Pelangi mengingatkan saya kepada situs "Forum" (Indonesia) Faith Freedom yang cenderung "menyerang" Islam dan situs "Dialog" Isa dan Islam, Isa dan Al Qur'an, Isa dan Al Fatihah yang cenderung "menipu & memaksa" umat Islam.
  • ... 
  • Ideologi adalah keyakinan adalah aqidah adalah: "Seseorang (sampai) berani dan siap mempertaruhkan segalanya (jiwa, harta...) demi memperjuangkan atau membela/mempertahankan keyakinannya."
  • Ideologi adalah Presiden Suriah (Syiah) berani membantai rakyatnya yang Sunni (Ahlussunnah)
  • Ideologi adalah Amerika dan sekutunya (Kristen /Liberalis) berani menyerang dan menjajah negara-negara Timur Tengah (Muslim /Sunni)
  • Ideologi adalah: "I am Right and You are Wrong!" ...Tergantung referensi yang dipakai.
    ...menjawab Iblis "AKU LEBIH BAIK daripadanya; Engkau ciptakan aku dari api sedang dia (Adam a.s.) Engkau ciptakan dari tanah."(Q7.12)
  • Ideologi adalah asas sekaligus puncak dari segalanya...
    Seseorang yang meyakini dunia (materi) adalah segalanya (Ideologi Materialistis) akan meyakini bahwa materi akan membawa kebahagiaan dan mereka akan mengejarnya dengan habis-habisan serta akan menganggap orang yang paling miskin materi adalah mereka yang paling tidak bahagia. 
  • ...
  • PERANG IDEOLOGI mengerucut di PilPres 2014?
    [1. Pengusung TAUHID Lokal +Nasionalis]
    versus
    [2. Pengusung THAGHUT Global +NasionalisMunafik & Fasikun]

28.12.13

Kilas Balik Fakta BOM BALI I

Bagian 1/2
Oleh: Fauzan Al-Anshari *

Hakim yang memvonis mati Amrozi cs telah mati duluan. Jaksa yang menuntut (Urip Tri Gunawan) kini dipermalukan kasus suap Rp6 M. Siapa yang akan menyusul terhina berikutnya?

Tiga terpidana mati Amrozi cs telah dipanggil Allah SWT. Tapi masih banyak orang belum mencermati secara jeli peristiwa itu. Tulisan berupa kilas balik ini sekedar mengingatkan Anda semua atas peristiwa itu.

Pulau Bali mempunyai nama lain sebagai pulau Dewata, karena memang dikaruniai oleh Alloh SWT memiliki keindahan panorama alam, khususnya panorama di pantai Kuta.

Karena keindahannya, tidak mengherankan jika para wisatawan selalu berdatangan silih berganti, baik wisatawan lokal (domestik) maupun turis asing. Karena banyaknya wisatawan asing, sampai-sampai ada tempat hiburan yang dikhususkan untuk para turis asing; Paddy's Bar dan Sari Club.

Pada hari sabtu tanggal 12 Oktober 2002 menjelang tengah malam tiba-tiba sebuah bom meledak di Paddy's Bar tempat para turis asing berpesta pora.

Seketika itu juga aliran listrik padam, sehingga sepanjang jalan Legian Kuta gelap gulita. Dalam hitungan detik sesaat kemudian muncul cahaya terang yang memancar membentuk awan, semburan api raksasa terlihat hampir bersamaan dengan terdengarnya ledakan dahsyat. Disusul dengan bom kedua di Sari Club, yang efeknya terdengar sampai radius puluhan kilometer, dan jaring-jaring bangunan berhamburan ke udara sampai 50 meter tingginya.

Indonesia tersentak, tak menyangka akan terjadi targedi Bom Bali I tersebut, sementara pemerintah Amerika, Israel, Australia dan pemerintah barat lainnya tidak kaget atau pura-pura kaget atas kejadian yang mengakibatkan sebagian warganya jadi korban. Sangat disayangkan, pemerintah Indonesia tidak segera mengambil sikap, tidak seperti pemerintah Amerika yang cepat membuat pernyataan "Amerika under Attack" (Amerika sedang diserang) yang langsung diikuti penutupan akses keluar dari Amerika, baik yang lewat udara maupun laut.

Sementara pemerintah Indonesia bingung, tidak tahu apa yang harus dan cepat dilakukan untuk melindungi rakyatnya. Pintu ke luar masuk, baik jalur udara maupun laut dibiarkan terbuka lebar, sehingga kalau ada dugaan keterlibatan pihak asing, maka barang-barang bukti akan lenyap dibawa lari ke luar negeri. Yang tersisa hanya bukti lokal, yang menyebabkan rakyatnya sendiri jadi korban tuduhan.

Bom jenis apa yang meledak di kedua tempat hiburan Paddy's Bar dan Sari Club? Siapa yang pantas tertuduh sebagai pelaku utamanya? Para pembaca dipersilahkan untuk mengambil kesimpulan sendiri setelah membaca berita dan cara penanganannya.

Setelah bom meledak, dalam tempo 5 mikro-detik detonasi yang sangat dahsyat berupa gelombang tekan (shock wave) berkekuatan satu juta kaki perdetik membongkar jalan yang berada di depan Sari Club. Aspal, batu dan tanah dengan berat dua ton-an terlempar berhamburan ke udara, sementara tanah dan pasir berputar ke segala arah bak angin putting beliung, mampu memotong tubuh para turis.


Potongan-potongan tubuh manusia terserak sampai beberapa blok jauhnya, sedang yang berada pada radius demosili yang panjangnya 200-an meter akan tewas meski dengan tubuh utuh, tapi tulang belulangnya patah dan remuk.

Ledakan bom tersebut menewaskan 202 orang, melukai sekitar 300 orang, menghancurkan 47 bangunan, beberapa mobil terlempar ke udara sampai enam meter dan membakar ratusan mobil dari berbagai merk dan jenis. Potongan-potongan besi bangunan juga patah-patah dan bengkok oleh kuatnya tekanan ledak, kaca bangunan beterbangan ke segala arah, getaran akibat ledakan bom bisa dirasakan sampai radius 12 kilometer.

Belum juga pihak kepolisian Indonesia selesai mengadakan penyelidikan, tiba-tiba keluarlah beberapa pernyataan dan tuduhan dari pihak pemerintahan Barat. Presiden AS George Walker Bush sudah mendahului menuduh Al-Qaidah sebagai dalangnya, yang akan diamini oleh negara-negara barat yang lainnya. Sementara, Lembaga Studi Pentagon dan Israel menuduh Jamaah Islamiyah yang melakukannya.

Dengan munculnya beberapa pernyataan dari negara-negara kuat yang mendahului hasil penyelidikan pihak kepolisian, sudah barang tentu sangat mempengaruhi independensi dan obyektifitas proses penyelidikan kepolisian Indonesia. Cecaran negara-negara barat tersebut jelas membuat kepolisian Indonesia ketar-ketir dan ketakutan, karena merasa mendapat intervensi. Walau masih tetap melakukan proses penyidikan dan penyelidikan, tapi sudah tidak bisa mandiri lagi.

Pernyataan-pernyataan yang disampaikan pihak yang berkompenten.
  1. Pada hari awal pasca ledakan Tim Mabes Polri mengadakan kajian bersama dengan Tim FBI, sudah berani membuat pernyataan: "Berdasarkan efek ledakan bom, besar kemungkinan material yang digunakan dari jenis C-4," kata Kabag Humas Polri Irjen Polisi Saleh Saaf. Pernyataan tersebut diperkuat oleh keterangan Kepala BIN AM Hendropriyono, "Ya, salah satu dari bom yang dipakai adalah C-4," disampaikan saat berkunjung ke TKP tanggal 19 Oktober 2002.
  2. Mark Ribband seorang ahli dan praktisi eksplosif Inggris mengatakan kepada AFP (15/10/02): "Bom C-4 memang diproduksi oleh beberapa negara, tetapi produsen utamanya adalah AS dan Israel". Dia menambahkan: "Meskipun relatif gampang dibawa dan mudah diselundupkan, bom plastik ini tak bisa diperoleh sembarangan pihak, selain amat sulit juga mahal". Melihat dampaknya, dia percaya bom di Bali itu punya daya ledak yang luar biasa, kalau benar itu C-4, tentu itu C-4 yang amat powerfull.
  3. Joe Vialls, ahli bom dan investigator independen yang bermukim di Australia punya pendapat yang berbeda. Menurut hasil investigasi dan analisanya, bom yang meledak di Bali itu lebih dari C-4. Menurutnya, C-4 itu hanya hebat di film-film Hollywood yang dibintangi Sylvester Stallone atau Bruce Willis. C-4 itu sebenarnya hanya lebih baik dari TNT. C-4 yang standar terbuat dari 91% RDX dan 9% Polyisobotciser dan daya ledaknya 1,2 kali lebih baik dari TNT. Yang pasti kata Joe Vialls: "Skenario bom C-4 tak bisa menjelaskan mengapa bom Bali menimbulkan cendawan panas dan kawah yang cukup besar. Adanya cahaya dan cendawan panas setelah lumpuhnya aliran listrik serta munculnya kawah, bisa menjadi indikasi yang spesifik dari hadirnya senjata micronuclear. Sejumlah kalangan mempertanyakan tidak adanya radiasi sinar gamma dalam kasus tersebut. Karena radiasi gamma dan neutron tidak terdeteksi, mereka menyimpulkan tak mungkin ada mikronuklir di Bali. Sanggahan itu sekilas masuk akal, tapi sebenarnya menunjukkan kurangnya wawasan akan khasanah senjata nuklir".
  4. Nuklir konvensional memang selalu menghasilkan radiasi radio aktif, sementara yang dipakai di Bali adalah mikronuklir non konvensional yang disebut SDAM (Special Demolition Atomic Munition). Dilengkapi reflector neutron, mikronuklir ini didesain sedemikian rupa hingga tidak sampai menghasilkan sinar gamma dan neutron yang gampang disidik oleh alat Geiger Counter, limbah yang dihasilkan SDAM itu berupa awan panas dan sedikit sinar alpha. Maka jika mendeteksi radiasi mikronuklir SDAM dengan menggunakan alat itu jelas salah alamat, pasti tak akan terukur adanya radiasi gamma dan neutron, kecuali memang di TKP terdapat bahan radioaktif Uranium.
    Sedangkan bahan yang dipakai untuk membuat SDAM umumnya adalah Uranium 238 dan Plutonium 239. SDAM tidak meninggalkan jejak radiasi neutron dan atau sinar gamma, hanya menghasilkan panas dan sedikit pertikel alpha. Partikel itu tersedia dalam jumlah amat sedikit, sekitar satu partikel dalam radius dua meter. Itu pun bisa hilang atau tidak terdeteksi setelah TKP kena hujan, atau partikel terhirup oleh para korban yang telah dievakuasi dan diabukan di Australia. Persoalannya, para petugas kepolisian sudah kehilangan momen dan kesempatan untuk menjejak partikel alpha yang menjadi ciri khasnya.
  5. Kepala Staf TNI Angkatan Bersenjata (KSAD) Jenderal Ryamizard Riyacudu (kini sudah pensiun) mengatakan: "Saya yakin bahwa bom yang meledak di Bali adalah buatan luar negeri, dan bukan buatan orang Indonesia. Bom yang begitu dahsyat seperti itu tidak mungkin produk dalam negeri, itu pasti produk luar negeri", ujarnya usai memberikan pengarahan kepada prajurit Kopassus Grup 2 dan Brigif 413 Kostrad di Markas Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan Solo (12/11/02). Menurut Ryamizard, "Indonesia sampai saat ini belum mampu membuat bom Atom, bom Napalm, Mikronuklir atau sejenisnya. Tapi kalau ada orang kita yang disuruh saya tidak tahu, serahkan saja pada polisi. Tapi saya yakin ada orang luar yang terlibat," jelasnya.
  6. Kapten Rodney Cox, seorang tentara Australia mengomentari kejadian meledaknya bom Bali. Dia menyaksikan langsung dahsyatnya bom tersebut, karena berada di dekat TKP, katanya: "Saya pernah mengikuti kursus Demosili, tapi tak pernah menyaksikan efek ledakan yang begitu hebat".
    Kesaksiannya yang cukup detail itu mengundang analisis lebih jauh terhadap identitas bom Bali. "Pernyataan listrik mati sebelum adanya kilatan cahaya pra ledakan telah menjadi petunjuk kuat dan tak terbantahkan, bahwa masa kritis dari suatu senjata mikronuklir telah tercapai" kata Joe Vialls.
Rongsokan besi beton yang berantakan pada bangunan yang bertanda merah, menunjukkan betapa dahsyatnya effect bom tersebut... (Bom TNT? No way..!)

Bom kecil di Paddy's Bar hanya menimbulkan kerusakan lokal, 10 detik kemudian meledaklah bom ke-2 di Sari Club yang sangat dahsyat, menyebabkan seluruh aliran dan jaringan listrik di kota saat itu lumpuh total oleh pengaruh gelombang elektromagnetik SREMP (Source Region Electromagnetic Pulsa) yang dipancarkan mikronuklir pada titik kritisnya. Pulsa Elektromagnetik itu merambat melalui semua medium pada kecepatan cahaya (300.000 km/jam). Karena itu Kapten Cox menyatakan, bahwa listrik mati sebelum dia menyaksikan semburan api dan awan panas di atas permukaan jalan. Laporan yang disusun oleh Kapten Jonathan Garland, wartawan koran resmi Angkatan Bersenjata Australia itu rupanya telah membuat keki dan blingsatan pemerintah dan petinggi militer Australia. Mereka khawatir kesaksian itu akan menjadi blunder bagi Australia di masa depan, maka dengan memo seorang menteri, laporan dan kesaksian penting itu kemudian dihapus dari situs ARMY.

Polri Kurang Mandiri dan Tidak Konsisten Pada hari pertama pihak kepolisian Indonesia menduga kuat bahwa bom yang meledak di Bali dari jenis C-4, dugaan itu didasarkan pada efek ledakan yang dahsyat. Akan tetapi setelah kedatangan Tim Polisi Federal (Austalia Federal Police) Australia dan ASIO (Australia Secret Intelligent Organization) , pernyataannya jadi berubah-ubah. Katanya, bom yang meledak dari jenis RDX. Lalu berubah lagi, kata polisi dari jenis TNT. Bahkan Polda Jatim sempat keceplosan bicara, bahwa bom yang meledak di Bali itu mungkin bom karbit, hanya karena di sekitar TKP ditemukan bubuk potasium khlorat. Sungguh menggelikan.

Kalau saja Polri mampu mandiri dan tidak takut dengan tekanan dari pihak manapun, bekerja profesional, tidak terpengaruh (yang negatif) walau ada pihak luar ikut membantu menyelidiki, maka haqqul yakin kepolisian Indonesia akan mempunyai wibawa tinggi di mata dunia, dihormati dan dicintai rakyat karena mereka merasa terlindungi.

Lubang besar di lokasi ledakan dengan radius kerusakan yang mengakibtakan ratusan turis tewas terpanggang.

Mengapa TNI dicurigai terlibat?

Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu dan mantan staf Bakin Soeripto. Mereka secara tegas menyatakan tak percaya bom Bali itu rakitan Amrozi

Koran Singapura The Straits Times dan koran Australia The Sydney Morning Herald melansir berita, bahwa TNI mungkin terlibat dalam pengeboman di Bali. Berdalih pengakuan paling mutakhir dari Umar al-Faruq (mudah-mudahan syahid) di penjara Baghram Afganistan. Mereka menuduh Abubakar Ba'asyir telah membeli C-4 dari TNI dengan dana kiriman uang dari tokoh Al-Qaidah Usama bin Ladin.

Berita fitnahan tersebut cepat direspon oleh KSAD Jenderal Ryamizard Riyacudu, dengan mengatakan bahwa TNI sampai saat ini belum mampu membuat bom Atom, bom Napalm, Mikronuklir dan atau yang sejenisnya. Lalu diadakanlah demo bom TNT (kemampuan yang dimiliki PT Pindad) di Cibodas pada akhir Oktober 2002. 2 kg bom TNT disiapkan, 2 meter darinya diletakkan 2 botol aqua berisi bensin, di sampingnya lagi ada gubuk kecil dari bahan kayu. Setelah bom TNT tadi diledakkan, maka menimbulkan suara cukup keras dan tanahnya pun bergetar, pohon dan tanaman di sekitarnya rusak. Tapi anehnya 2 botol aqua yang berisi bensin tidak tumbang apalagi terbakar, begitu juga gubuk kayunya juga masih tegak berdiri. Uji coba tersebut dilakukan oleh Pusdik Zenit TNI AD yang dipimpin oleh Kol. C2i Puguh Santoso. Keterusterangan dari pihak TNI akan batas kemampuan PT Pindad sebenarnya sangat disayangkan, karena rahasia batas kemampuannya akan diketahui pihak lawan. Tapi keterusterangan tadi bisa dimaklumi, apa sebabnya?

Nah kalau berita dari dua koran Singapura dan Australia itu di-blow up dan dilansir oleh mass media dunia, maka TNI dan juga negara Indonesia bisa terancam diserang oleh pihak luar, mungkin akan mengalami nasib seperti Iraq.

Beberapa kejadian sebelumnya...

Paska runtuhnya gedung WTC tanggal 11 September 2001, Presiden AS George Walker Bush menabuh genderang perang dunia melawan para pejuang dan aktivis muslim dengan julukan "TERORIS" (the Global War On Terrorism atau G-WOT). Dia mengajak kepada masyarakat internasional untuk mendukung langkahnya, dengan dua opsi: "Carrot or Stick"; bersama kami (AS) memerangi para teroris akan mendapat hadiah carrot/wortel/ dollar, tidak mau mendukung AS akan menerima pukulan stick/tongkat/ rudal.

Presiden Megawati pernah mengatakan bahwa, jika AS menyerang Indonesia, maka tak akan mampu melawan tentara George Walker Bush dan tidak akan bertahan walau hanya sepekan. Mengapa Presiden Megawati sampai mengatakan demikian? Bisa jadi karena kemampuan militer Indonesia memang sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan tentara AS. Apakah George Walker Bush serius dengan ancamannya, bila Indonesia tidak mau mendukungnya akan diserang?

Jawabnya: Sangat mungkin! Tapi, dari dua pilihan tersebut, carrot-lah yang dipilih Megawati. Ia menyeret bangsa Indonesia menjadi sekutu Bush, menjadi "Proxy Forces" atau agen perantara untuk menangkapi rakyatnya sendiri. Masya Alloh tega nian bunda!

Karenanya, ia langsung mendapatkan upah di depan (down payment) sebesar US$ 500 juta. Katanya, untuk menstimulir perekonomian nasional. Terbuktilah sekarang. Ujian harta ini lebih berbahaya daripada kenaikan BBM.

Sabda Nabi saw:
"Sesungguhnya aku sudah memohon kepada Robbku untuk umatku, janganlah Dia membinasakan mereka dengan paceklik yang merajalela, jangan menundukkan mereka kepada musuh dari luar kelompok mereka yang menodai kedaulatan mereka. Sesungguhnya Robbku berfirman: 'Wahai Muhammad, sungguh jika Aku telah menetapkan suatu ketetapan, maka tidak bisa lagi ditolak. Aku berikan kepadamu untuk umatmu agar mereka tidak dibinasakan oleh paceklik yang merajalela, dan agar mereka tidak dikuasai musuh dari luar mereka yang akan menodai kedaulatan mereka, sekalipun musuh itu berkumpul dari seluruh penjuru dunia, kecuali jika sebagian mereka membinasakan sebagian yang lain, dan mereka saling manahan satu sama lain'"


Frederick Burks, mantan penerjemah Departemen Luar Negeri AS mengatakan: "Pada tanggal 16 September 2002 ada pertemuan rahasia di rumah Presiden Megawati, di jalan Teuku Umar Jakarta. Pertemuan itu diikuti lima orang: Megawati, Karen Brooks, (Direktur National Security Council wilayah Asia Pasific), Ralph Boyce (Dubes AS untuk Indonesia), Frederich Burks dan seorang wanita agen khusus CIA sebagai utusan spesial Presiden Bush". Dalam pertemuan berdurasi 20-an menit itu, utusan khusus Bush meminta Mega agar me-render (menyerahkan secara rahasia) ustadz Abu Bakar Ba'asyir kepada pemerintahan AS, sebagaimana kasus Umar al-Faruq. Mega menolak, dengan alasan, Umar al-Faruq bisa di-render karena tidak dikenal oleh publik Indonesia dan tak mempunyai pendukung, sedangkan ustadz Abu Bakar dikenal publik dan banyak pengikutnya.

Sehingga jika di-render bisa menimbulkan instabilitas politik dan agama, yang tidak mungkin ditanggungnya. Akhirnya agen CIA itu mengancam.

Jika ustadz Abu tidak diserahkan sebelum pertemuan APEC, maka "Situasinya akan bertambah buruk..." Benar saja, ancamannya dibuktikan sebulan kemudian, yaitu dengan peledakan Bom Bali I pada tanggal 12 Oktober 2002 pukul 00.00.


Jadi siapa yang berada di balik peristiwa Bom Bali I? Apakah Amrozi cs pelaku utamanya? Amrozi hanya membawa karbit 1 ton dengan mobil L300. Mengapa polisi takut melakukan rekonstruksi? Jika Anda ragu, jangan sekali-kali mengeksekusi mereka, karena jika Anda muslim, maka akan murtad!

Ingatlah hakim yang memvonis mati mereka tela mati duluan, jaksa yang menuntut hukuman mati (Urip Tri Gunawan) mereka kini dipermalukan dengan terbongkarnya suap Rp6 M, apakah Anda mau menyusul terhina seperti mereka? (hidayatullah)

* Penulis adalah Direktur Lembaga Kajian Strategis Islam (LKSI)


Bagian 2/2
"WAR ON TERRORISM"

Meminjam judul makalah "Akhirnya Fitnah itu Terungkap" oleh Z.A. Maulani (Mantan Kepala Badan Intelijen Negara/KABAKIN), pada bagian ke 2/2 akan kami hadirkan halaman ini galeri khusus yang kami buat dari koleksi kumpulan berita, artikel, laporan investigasi dan temuan temuan atas berbagai peristiwa "Terror Bom" yang terus terjadi sejak berkuasanya George Walker Bush sebagai Presiden Amerika. Sejak terjadinya peristiwa 911, agenda "War on Terrorisme" terus dilancarkan oleh America dan bahkan sudah melintas kedaulatan sebuah negara seperti Irak, Afghanistan dll yang sudah menelan jutaan nyawa rakyat sipil.

Anda akan saksikan hasil investigasi "Ultimate Explosion Party" yang dipublikasikan oleh seorang korban bom Bali, Steve Johnson yang membuktikan peristiwa Bom Bali adalah sebuah "Inside Job" yang semakin menguatkan dugaan Jendral Ryamizard Riyacudu dan yang lainnya yang menyatakan bahwa, "...mustahil proyek tersebut dilakukan oleh teroris lokal"...

MORE on YouTube...
THE TRUTH ABOUT BALI BOMBINGS

Baca juga:
Fitnah itu Akhirnya Terungkap



17.8.13

Sedikit tentang "Proyek" Terorisme...

Sebuah Niat, sebuah Makar, sebuah AWAL...

Sesuatu "harus dibuat dan harus dilakukan" untuk lebih "mempertegas" sehingga "keputusan" bisa dibuat...
Sebuah Fitnah Akbar(?) yang melibatkan hampir seluruh manusia di atas muka bumi ini...

Sebuah "konspirasi", siapa yang "nyerang" dan siapa yang "diserang"...
Perkataan George W. Bush pasca (Fitnah Akbar) serangan WTC 911:
"...Menjauh dari semua kesalahan, semua bangsa dan semua wilayah, kini ada keputusan untuk dibuat, kalian bersama KAMI atau kalian bersama TERORIS?"
WTC 911 Part #1


WTC 911 Part #2


Dari tayangan video di atas, jelas sudah siapa yang dimaksud KAMI dan siapa yang diposisikan sebagai TERORIS "musuh bersama" oleh George W. Bush...


Follower...
"We get big bucks!"



Sebuah Ilustrasi..?
Kafirun yang telah tertipu, "tahu percis dan memperolok!"
Munafikun: "Wah... kesempatan nih!"  
Fasiqun: tidak (mau) tahu dan turut tertipu...


Cara Densus88 dalam menjalankan "proyek" GWOT:
  • "Pemerintah" mempunyai INTEL di akun-akun jejaring sosial, kerjanya untuk mencari dan memantau akun (account) yang berjiwa mujahid/mempunyai cita-cita mati syahid atau yang sering memposting berita berita jihad.
  • Setelah target ditemukan maka akun intel DENSUS88 yang menyamar sebagai mujahid akan mengirimkan pertemanan dan setelah di konfirmasi, maka mereka akan memulai bertanya-tanya berada dimana alamat rumahnya sambil diiringi perbincangan tentang penegakan syariat di indonesia kalau semua lancar maka mereka akan melakukan pertemuan rahasia.
  • Bagi yang akunnya sudah terpampang alamat yang jelas dan ada foto profil aslinya, si intel akan langsung menjadikan dia target dengan mengutus orang yang mengaku sebagai "perindu syahid".
  • Setelah melakukan pertemuan dan terjadi kecocokan pemikiran, maka sang calon korban DENSUS88 ini akan langsung diberi latihan militer, atau langsung dipersenjatai.
  • Setelah itu calon korban ini di carikan tempat atau rumah kontrakan yang tentunya strategis bagi DENSUS88 untuk menyerbu (kita tahu, rata-rata semua penyergapan TERORIS adalah rumah kontrakan)
  • Setelah para calon korban ini sampai di kontrakan, bahan-bahan peledak yang belum komplit mereka hantarkan ke kontrakan, biasanya intel-intel tersebut mengatakan bahwa itu akan di jadikan bom rakitan dan untuk mengajari calon korban ini merakit bom (namun bagi DENSUS88 itu hanyalah alat sebagai barang bukti nantinya).
  • Perlu diketahui bahwa para calon korban ini diberi senjata dengan peluru yang terbatas, agar saat mereka melakukan perlawanan tidak terlalu lama (agar kehabisan peluru) sehingga saat mereka kehabisan peluru DENSUS88 bisa langsung menembak mati korban dengan alasan melakukan perlawanan saat mau ditangkap.
  • Setelah semua siap maka akan terjadilah DRAMA penggerebekan TERORIS, dan akan di siarkan biasanya secara LIVE di tv nasional yang sudah diberi tahu sebelumnya.
  • Saat penggrebekan terjadi, biasanya akan terjadi kontak senjata, itu dikarenakan sang calon korban ini sudah didoktrin untuk membenci Pancasila dan seluruh aparat keamanan terutama DENSUS88 sehingga saat mereka tahu bahwa yang datang densus88 para korban ini sangat bersemangat, karena mereka fikir bahwa mati di tangan DENSUS88 adalah mati syahid.
  • Perlu diketahui bahwa yang direkrut para intel ini adalah anak-anak muda yang mempunyai jiwa perang dan mempunyai cita-cita mati syahid, namun tanpa sadar mereka telah dikelabui untuk menjadi "tumbal" DENSUS88 agar terus exist selain itu juga sebagai cara untuk meminimalisir para pejuang khilafah di indonesia.
  • Anggota/Regu DENSUS 88 yang bertugas menyergap memang tidak tahu menahu dengan "skenario" ini, untuk menjaga kerahasiaan operasi, mereka hanya tahu bahwa yang sedang mereka sergap adalah anggota teroris atau jaringan Al-Qaida.
  • Si korban akan langsung ditembak mati di tempat tanpa peradilan dan tanpa bukti bahwa telah melanggar hukum, agar dia tidak bisa menjelaskan kronologi perekrutannya. Adapun yang tertangkap masih hidup, mereka tidak akan mampu berkutik dan membela diri karena mereka tidak sadar kalau yang merekrut mereka ini adalah intel DENSUS88 dan mereka pun akan mengakui bahwa mereka adalah mujahid (Red-mujahidin buatan densus).

Selain untuk memandulkan pergerakan para aktivis dakwah Islam dan jihad fi sabilillah, menurut Mbai, kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), penggerebekan "Operasi Tangkap Mati" teroris adalah berita seksi yang digunakan untuk mengalihkan isu yang sedang berkembang. Penggerebekan terduga teroris sudah di setup sejak lama (baca: dijebak, didanai, disulut semangatnya, dan diprovokasi untuk membuat makar, lalu akhirnya ditangkap) dan eksekusinya tinggal menunggu moment (baca: order) yang tepat.


Terkait...

The REAL TERRORISM?


WHAT'S WRONG WITH ISLAM? 
International...
[HATE!] ROHINGYA...
mirip BOSNIA, AMBON, POSO dan...

Di "MEDIA"? 
...tidak ada informasi kecuali "sebaliknya"!
it's not just oil...
National...
  • Penghapusan kalimat "kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" dalam rumusan Dasar Negara... Indonesia Sekuler. 
  • "Isu" DI TII
  • Upaya pendistorsian jejak-jejak sejarah perjuangan para pahalawan dan ulama Muslim dalam perjuangan melawan PENJAJAH dan pergerakan kemerdekaan Indonesia.
  • Nasib umat Islam di tangan Jendral-jendral "nasionalis" pada masa ORBA... Tragedi Cicendo Bandung, Tanjung Priuk...
  • "Kasus Jilbab" jadi masalah serius di tahun 80-an. Larangan pemakain jilbab bagi siswi-siswi di sekolah-sekolah negeri. 
  • Upaya pengkerdilan dan pengkotak-kotakan Al Islam sehingga i s l a m tidak sampai menjadi ISLAM di NKRI ini.
  • Interferensi partai penguasa pada masa ORBA terhadap Islam yang melahirkan "kotak" baru dalam Islam...
    Interferensi "Beringin Kuning"
  • Interferensi intelijen terhadap Islam yang menghasilkan lembaga pendidikan "Islam" (pesantren) versi mereka...
    Islam di mata mereka: "(tidak) Toleran dan (tidak) Damai"
  • Tragedi Ambon, Poso...
  • Pencitraan Islam di media-media nasional(is)...
  • ...


Ayeuna...
...tidaklah sama orang yang "buta"
dengan orang yang melihat!
  • BE SMART..! Jangan terpancing apalagi sampai turut tertipu!
  • "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu" (Q2.120)
  • "Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, pasti akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar" (Q8.73)
  • "Mereka membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya" (Q3.54)
  • "Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai"(Q9.32)
  • Shabar dan atau Syukur! ...Hanya ada 2 pilihan bagi kita yang dianggap "teroris".
  • Syurga ada harganya! ...“Neraka itu dihijab (dikelilingi) dengan syahwat, sedangkan Surga dikelilingi dengan hal-hal yang tidak menyenangkan (dibenci)” (HR Bukhari) 
  • Bahagia tidak bisa diukur dengan materi...
  • ... 
  • KITA SEDANG MENEMPUH TAQDIR (NIAT) MASING-MASING YANG TELAH ALLAH AZZA WA JALLA -SANG PENCIPTA KEHIDUPAN TETAPKAN... Sang Pencipta Kehidupan: "...kehidupan dunia ini tiada lain hanyalah main-main dan senda gurau belaka!"

Wallahu 'alamu!