Sementara "dia" & para pengikutnya terus mewarnai takdir & janji dalam keabadian eksistensi & pengaruhnya sampai akhir zaman,
mengilhami, menginspirasi & menipu setiap dada dan jiwa yang jauh dari petunjuk Yang Haq!
Apakah ada dalil yang menunjukkan bahwa waktu maghrib adalah waktu menyebarnya setan dan ketika itu wajib bagi kita memasukkan anak-anak ke dalam rumah?
Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah radhiallahu anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
"Jika malam datang menjelang*, atau kalian berada di sore hari, maka tahanlah anak-anak kalian, karena sesungguhnya ketika itu setan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam, maka lepaskan mereka. Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makanan kalian dan berzikirlah kepada Allah, walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian." (HR Bukhari no. 3280, HR Muslim no. 2012)
*(جنح الليل) maknanya adalah terbenamnya matahari (Sunset).
Ibnu Jauzi berkata, "Dikhawatirkan pada anak-anak dalam waktu tersebut, karena najis yang selalu dicari-cari setan umumnya ada pada mereka sedangkan zikir yang dapat melindungi mereka umumnya tidak ada pada anak kecil. Sedangkan setan ketika bertebaran, mereka bergantungan dengan apa saja yang dengan apa saja yang mereka dapatkan. Maka dikhawatirkan bagi anak-anak waktu tersebut."
"Adapun latar belakang bertebarannya mereka pada waktu itu, karena waktu malam lebih mudah bagi mereka dibanding siang, karena gelap lebih mendatangkan kekuatan bagi setan dibanding lainnya." (Fathul Bari, 6/341) Wallahuta'ala a'lam.
http://islamqa.info/id/125922
INDIGO (Indigo Children, Anak dari Mars...) bukanlah suatu "keistimewaan/kelebihan" seseorang tetapi bentuk penyimpangan manusia yang telah "meminta bantuan atau bekerjasama direct/indirect" dengan JIN, makhluk kasat mata, yang kemudian hanya akan menambah dosa dan kesalahan bagi manusia tersebut. ...tersesat dan tertipu!
|Anak Indigo sama halnya dengan dukun atau paranormal pada orang dewasa| yang biasanya mempunyai "keistimewaan" bisa melihat makhluk astral (jin), bisa menerawang atau meramal, bisa mengobati orang lain, bisa menjadi pintar, hebat atau bisa menguasai bahasa asing secara instant, kebal bacokan dst.
INDIGO = Manusia + JIN (alien, reptilian, ghost, spirit, roh leluhur, dewa, ufo...)
Indigo bisa melihat makhluk astral (jin) berkat bantuan jin yang ada dalam tubuh Indigo tersebut.
"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia & pengikut-pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman." (QS Al A'raaf: 27)
Indigo bisa "meramal" karena memang ada jin yang bisa "mencuri" berita-berita dari langit sesuatu yang akan terjadi di atas muka bumi, tapi biasanya para jin tersebut "membumbui" bocoran berita dari langit tersebut dengan berbagai kebohongan dan tipu daya.
“Sesungguhnya Aku telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Aku telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya), Aku menjaganya dari setiap syaitan yang terkutuk, kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.” (QS Al-Hijr: 16-18) Baca juga QS As-Shaffat: 6-10!
(Jin:) “Sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” (QS Al-Jin: 8-9)
“Apabila Allah menetapkan suatu ketetapan di langit maka para malaikat mengepakkan sayap mereka karena tunduk terhadap firman-Nya, seperti layaknya suara rantai yang digesek di atas batu. Setelah rasa takut itu dicabut dari hati para malaikat, mereka bertanya-tanya: ‘Apa yang telah difirmankan oleh Tuhan kalian?’ Malaikat yang mendengar menjawab, ‘Dia berfirman yang benar. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.’ Bisikan malaikat ini didengar oleh jin pencuri berita. Pencuri berita modusnya dengan ‘pundi-pundian’ (jin yang bawah menjadi penopang bagi jin yang di atasnya, bertingkat terus ke atas). Jin yang paling atas mendengar ucapan malaikat, kemudian disampaikan ke jin bawahnya, dan seterusnya, hingga jin yang paling bawah menyampaikannya kepada tukang sihir atau dukun. Terkadang mereka mendapat panah api sebelum dia sampaikan kepada dukun, dan terkadang berhasil disampaikan sebelum terkena panah api. Kemudian dicampur dengan 100 kedustaan. (sehingga ada 1 yang benar). Orang mengatakan, bukankah pak dukun telah mengatakan demikian dan dia benar? Akhirnya sang dukun dibenarkan dengan satu kalimat yang benar yang dicuri dari langit." (HR Bukhari)
Indigo bisa mengobati orang yang sakit karena dalam kasus-kasus tertentu, penyakit tertentu disebabkan oleh ulah jin yang ada dalam tubuh seseorang.
"Sesungguhnya setan (jenis jin) itu (bisa) mengalir dalam diri manusia pada aliran darahnya, …" (HR Bukhari)
Indigo bisa menjadi istimewa, pintar, hebat dan kadang bisa menguasai bahasa asing dengan instant serta dalam beberapa kasus seseorang bisa kebal senjata tajam, tiada lain hal-hal seperti itu dikarenakan adanya bantuan dan bisikan jin yang menguasai diri dan fikiran para indigo.
Data dan fakta dari video:
Titik awal "kerjasama" si Indigo adalah ketika sang Paman membawa sang Indigo yang waktu itu masih berumur 2,5 tahun (masih sangat kecil) untuk bersemedi/bertapa di pantai Laut Selatan (lihat di menit 23:45). Itulah awal "petaka" seseorang terjerumus dalam kerjasama terlarang yang hanya akan membawa pelakunya ke dalam banyak dosa dan kesalahan.
"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan' kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan". (QS Al Jin 6)
Makanan kesukaan jin bisa berupa wewangian bunga dan minyak, asap (dupa/kemenyan/rokok), kopi, daging (kepiting), darah dst. Dalam kasus video ini si Indigo mempunyai kebiasaan memakan bunga melati dan kopi mentah (lihat di menit 26:00). Serta dalam kasus-kasus yang sering kita lihat di masyarakat bahwa jenis-jenis makanan dan minuman yang sering disajikan buat jin dalam berbagai ritual tidak jauh berbeda dengan apa yang dimakan oleh si Indigo.
Ada hal yang menarik, ada penomena REPTILIAN dalam kasus indigo ini (perhatikan gerakan lidah pas pada saat mengucapkan kata "teman-teman" di menit 39:29). Di dunia barat penomena ini banyak terjadi di kalangan selebritis, entertaintment dan politikus (para pemegang kekuasaan) papan atas yang secara direct/indirect telah melakukan kerjasama (baca: kesurupan tingkat tinggi) dengan jin (barat mengatakan ALIEN: makhluk yang bersarang di tubuh seseorang) bisa dilihat dengan kebiasaan menjulurkan lidah seperti binatang reptil. Jangan sampai tertipu! Astaghfirullah... wallahu'alam!
►►►Semoga sdr Indigo yang ada dalam video ini mendapatkan pertolongan dari Allah ta'ala Zat yang telah menciptakan Malaikat, Jin dan Manusia untuk kembali ke jalan fitrah manusia yang benar dan juga semoga Allah ta'ala memberikan kebaikan yang banyak baginya. Amiin!
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu." (Q34.40-41)
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan. (Q72.6)
Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu... (Q6.100)
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai jenis jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari jenis manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) & kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami." Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)." Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (Q6.128)
Mengungkap kerjasama Manusia "penguasa" Mataram dengan Jin "penguasa" Laut Selatan Jawa...
Manusia BISA berinteraksi & bekerja sama dengan jin, tapi hanya akan menambah DOSA & KESALAHAN bagi manusia. ...syirik!
"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan." (QS Al Jin 6)
(Syaithan dari jenis) Jin bisa melihat manusia, tapi manusia tidak bisa melihat jin. ...HATI-HATI!!!
"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat DITIPU oleh syaithan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia & pengikut-pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman" (QS Al A'raaf 27)
Beribadahlah, memintalah, memohonlah hanya kepada Allah azza wa jallaSang Penguasa Hari Akhir, Hari Perhitungan & Pembalasan, Sang Maha Ghaib, bukan kepada makhluk-makhluk ghaib penguasa yang ada di bumi yang fana ini.
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yang MENGUASAI Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah (beribadah) & hanya kepada Engkaulah kami meminta, memohon pertolongan" (QS Al Fatihah 2-5)
"Permintaan & permohonan" manusia kepada sesuatu selain Allah ta'ala, "mitos" ini berawal.
"Efek" dari interaksi, kerjasama dan PERJANJIAN seorang manusia yang bernama Sutawijaya (Panembahan Senopati) dengan ghaib penguasa Laut Selatan berlanjut sampai sekarang. Banyak manusia di tanah Jawa yang "menaruh harapan" kepada para ghaib (syetan dari jenis Jin) Laut Selatan. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh syetan-syetan Jin Laut Selatan dengan memposisikan diri mereka sebagai "perantara" bagi manusia yang ingin memperoleh "kesenangan duniawi" dengan mudah. Sesajen, persembahan sampai tumbal adalah "syarat" yang harus dipenuhi oleh manusia yang telah tertipu oleh mereka.
Nama Kanjeng Ratu Kidul adalah nama yang diberikan oleh Panembahan Senopati kepada penguasa Laut Selatan. Ratu Kidul (Dewi Selatan) mempunyai 3 anak: Dewi Blorong (berwujud Ular Kobra bermahkota dan sering hidup di daratan), Dewi Naga Hijau dan Dewi Ningrum.
Pengakuan lain dari bangsa jin tentang "sang penguasa" Laut Selatan...
Penguasa Laut Selatan merupakan salah satu penguasa dari bangsa Jin yang disegani.
"Mereka tidak kenal agama".
Raja Naga Selatan sangat berkeinginan untuk memperluas "pengaruhnya" sampai ke wilayah pantai Sumatra dan Aceh "yang beragama Islam". Tapi ekspansi pasukannya gagal dan tersudut karena ada perlawanan dan bantuan dari pasukan "Jin Laut Merah"???
Raja Naga Selatan tidak pernah meninggalkan singgasananya, para manusialah yang datang atau dijemput oleh para prajuritnya.
Kamar hotel khusus di Pelabuhan Ratu hanyalah tempat untuk berinteraksi antara manusia dengan para utusan (Syetan) Ratu Pantai Selatan.
Tujuan utama (Syetan) Ratu Laut Selatan atas manusia adalah untuk menjadikan manusia-manusia sebagai "pengikut" mereka.
22:00, "...semakin kuat kau mengejarku maka semakin kuat rasa yang akan kau rasakan tentang kehadiranku"
Episode: Rumah Angker Leuweung Tiis (Garut) Bocoran: Menjerumuskan manusia untuk dijadikan "teman" dan masuk golongan mereka kelak... Manusia yang TAKUT dan SUKA MEMINTA PERTOLONGAN DST. (BERIBADAH) kepada yang ghaib (SELAIN ALLAH) itulah hakekat "teman" yang mereka inginkan! ...Jangan takut! Takutlah hanya kepada Allah azza wa jalla sang pencipta dan pemilik kehidupan ini!
Episode: Mitos Bunuh Diri di Jambatan Cirahong (Ciamis) Bocoran: Menjerat manusia dengan permintaan-permintaan (syarat/sesajen dst.)... inilah awal tipu daya dan jerat syetan dari jenis jin! ...Jangan turuti permintaan dan keinginannya!
Episode: Misteri Dinda (Hantu Anak Kecil yang Tenggelam) Bocoran: Menipu manusia dengan kebohongan dan ngaku-ngaku!
Cincin yang hilang dalam sekejap, tidaklah aneh dalam dunia jin (magic)!
Episode: Misteri Kampung Turus... Bocoran: Fikiran/hati jangan sampai "kosong!" Dengar suara uniknya (05:40) dan lihat posisi jari tangannya (12:17)!
Sifat Api (Jin/Alien/Ghost/...) dan Sifat Tanah (Manusia/Insan/Human)...
Q55:15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
Q15:27. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
Q15.26. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Manusia makhluq ciptaan Allah yang lebih sempurna, dengan bentuk yang sebaik-baiknya...
Q95.4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Q17.70.
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka
di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik
dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan
makhluk yang telah Kami ciptakan.
Manusia dan Jin bisa berinteraksi & bekerja-sama...Bisa menambah DOSA & kesalahan!!!
Q72:6 Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia
meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka
jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan.
Jin bisa melihat manusia tapi manusia tidak bisa melihat jin... Berhati-hatilah!
Q7:27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia & pengikut-pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
Q6.112. Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia & (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka & apa yang mereka ada-adakan.
Q35:5. Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu & sekali-kali JANGANLAH SYETAN YANG PANDAI MENIPU, memperdayakan kamu tentang Allah.
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu." (Q34.40-41)
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta
perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu
menambah bagi mereka dosa & kesalahan. (Q72.6)
Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu... (Q6.100)
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): "Hai jenis jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia", lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari jenis manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) & kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami." Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)." Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (Q6.128)
Berhati-hatilah dengan 2 (dua) sifat (syetan dari jenis) jin!
Jin bisa melihat manusia, tapi manusia tidak bisa melihat mereka… Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia & pengikut-pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. (Q7.27)
Jin bisa masuk dan mengalir dalam diri manusia pada aliran darahnya... "Sesungguhnya setan (jenis jin) itu (bisa) mengalir dalam diri manusia pada tempat mengalirnya darah" (HR Bukhari dan Muslim)
THE POINTS (DRAFT!)
Syetan dari jenis jin banyak menyesatkan manusia dan manusia mendapat kesenangan darinya. Lihat Q6.128. di atas!
Menyelewengkan syariat dengan bid'ah (hal-hal baru dalam hal agama/ibadah seolah-olah hal tersebut bersumber dari kemurnian Al Islam).
Bid'ah (mengada-ada atau membuat hal baru dalam urusan agama/ibadah) lebih Iblis sukai daripada perbuatan maksiat. Karena dengan bid'ah, orang lebih sulit untuk kembali (bertaubat) kepada kemurnian Al Islam dibanding dengan maksiat lainnya seperti zina, mencuri, tidak puasa dst.
Menduakan Allah ta'ala. Menjadikan seseorang atau sesuatu menjadi tempat untuk mengabdi dan beribadah dan menggatungkan urusannya kepada selain Allah ta'ala. Makam keramat, pohon besar, "kyai", keris, patung menjadi tempat beribadah dan bergantung.
Wangsit... seolah-olah syari'at Islam, seperti baca anu sekian kali dan dengan cara yang begini dan begitu (puasa mutih, baca al fatihah seratus kali setiap tengah malam, ngasih makan anak yatim yang jumlah anak yatimnya "harus" 70 anak, bakar menyan, dst... dst...) dan kalau kita menurutinya berarti positif sudah kita terpedaya dan "beriman" kepada syetan dari jenis jin ini... yang selanjutnya dengan mengatas-namakan "karamah" para penyembah jin ini mendapatkan "kelebihan" yang sesungguhnya itu semua adalah tipudaya syetan atau sihir!
Hati-hati: Beda tipis antara Tauhid dan Syirik, antara Karamah dan Sihir, Antara Mujizat Musa dan Sihir Tukang Sihir Firaun, antara Real Karamah dan Sihir David Copperfield dkk!
Di akhir zaman, syirathal mustaqim HANYA lewat pintu kenabian Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam.
Baca dzikir sesuai syariat (yang dicintohkan Rasulullah) adalah benar TAPI baca wirid atau tirakatan dengan mengada-ngada adalah bid'ah adalah sesat. Rasulullah hanya memerintahkan berdzikir (selain yang ada jumlahnya) sebanyak-banyaknya. TAPI dzikir aneh "baca ini dibaca sekian kali sekian kali" yang tidak bersandar pada syariat adalah sesat dan bahkan dijadikan PASSWORD bagi syetan dalam menjalin "kerjasama" dengan manusia yang telah syetan sesatkan!
Mengapa mesti jam 12 malam atau di ruangan khusus yang gelap? Mati geni?
Hati-hati kalau sampai manusia "bisa melihat makhluk kasat mata (jin)" ini adalah tanda atau indikasi adanya interferensi syetan dari jenis jin terhadap manusia tersebut. Fitrah manusia tidak bisa melihat makhluk kasat mata (jin)!
"TIDAK SADAR TELAH TERJERUMUS PADA KESYIRIKAN!!!"
Kebenaran adalah mudah dan sederhana!
Tuning... “Ruh-ruh manusia diciptakan laksana prajurit berbaris, maka mana yang saling kenal di antara satu sama lain akan bersatu. Dan mana yang saling mengingkari di antara satu sama lain akan berpisah.” [HR Muslim]
(BANYAK KASUS) Mereka yang berobat dan sembuh, rata-rata sebelumnya pernah berhubungan dengan yang "gituan"... keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya... up-grade jin dan kesesatan!
Jin lawan jin (LINGKARAN SYETAN) <<<
Puncak persoalan adalah Islam tiangnya...
Penomena Sufi!
Bisa lihat ka'bah dari jarak jauh...
Pemburu Hantu sibuk sendiri.
Sihir pandangan orang yang linglung, hipnotis!
Dst... hanca!
"...kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain)..." (Q6.128)
Lagi dan lagi (mengingatkan)..! "Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari
kiamat, niscaya benar-benar akan aku (Iblis) sesatkan keturunannya (Adam
as), kecuali sebahagian kecil." (Q17.62)
Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. (Q43.36)
Ibnu Mas'ud meriwayatkan: "Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam membuat garis dengan tangannya lalu bersabda, 'Ini jalan Allah yang lurus'. Lalu beliau membuat garis-garis di kanan-kirinya, kemudian bersabda, 'Ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satu pun dari jalan-jalan ini kecuali di dalamnya terdapat syetan yang menyeru kepadanya'. Selanjutnya beliau membaca (Al-An'am 153), 'Dan
bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus maka
ikutilah dia janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena
jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu
diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa.'" (HR Ahmad dan Nasa'i)
Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syetan yang PANDAI MENIPU, memperdayakan kamu tentang Allah.(Q35.5) ...BERHATI-HATILAH!
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah (beribadah) & hanya kepada Engkaulah kami meminta, memohon pertolongan" (QS Al Fatihah 2-5)