Sementara "dia" & para pengikutnya terus mewarnai takdir & janji dalam keabadian eksistensi & pengaruhnya sampai akhir zaman,
mengilhami, menginspirasi & menipu setiap dada dan jiwa yang jauh dari petunjuk Yang Haq!
Banyak situs Faith Freedom followers -dengan Ali Sina sebagai inspiratornya- yang dengan berani dan pede-nya memakai nama dan atribut-atribut Islam dengan tujuan menipu. Salah satu follower yang SERIUS (memakai nama domain berbayar, bukan gratisan) mengembangkan situs "forum" dan "dialog" adalah situs-situs Isa dan Islam dan al-Fatihah dan al-Quran dan Kaum Wanita dan dengan pede-nya...
"Tunjukilah kami jalan yang lurus..." (Al Fatihah 6)
Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan..." (Injil, Rasul Yahya 14:6)
Isinya?
FFI (Faith Freedom Indonesia) banget!...Siapa yang "nyerang" & siapa yang "diserang!"
Memakai (membaca dan memahami) al-Quran sekenanya saja, comot sana-comot sini, sepenggal-sepenggal dan tidak tuntas. Ayat-ayat Quran yang sesuai dengan hawa nafsunya dipakai sebagai referensi dan yang lainnya dianggap tidak ada bahkan dilecehkan.
Salah satu contoh comotan ayat favorite mereka adalah QS Maryam (19) ayat: 71: "Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan." Telak memang kalau dibaca satu ayat ini saja tanpa melihat/membaca ayat-ayat sebelum atau sesudahnya. Silahkan fahami sendiri ayat-ayat selengkapnya (belum termasuk tafsirnya):
... 69. Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. 70. Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka. 71. Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. 72. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. ...
Isi dan komentar yang ada dalam situs-situs tersebut sebenarnya hanya menelanjangi diri mereka sendiri. Komentar yang sesuai dengan "hawa nafsunya" akan ditampilkan dan sebaliknya komentar yang tidak sesuai akan dibuang.
"Islam telah membenci Yesus /Kristen" (?) Sebenarnya mereka telah "tersinggung" oleh al-Quran yang bertentangan dengan (baca: mengoreksi /meluruskan) keyakinan mereka (ketuhanan & penyaliban Yesus) sehingga reaksi mereka "sangatlah mendasar", yaitu "menolak dan bertahan" dan yang muncul dari mereka adalah perkataan... "Islam telah membenci Yesus"... bertentangan dengan apa-apa yang yang dimuat dalam situs-situs mereka.
...
Saran: Kalau memang injil adalah "benar", "dakwahlah dengan Injil" dan jangan melibatkan Quran. Jangan sampai artikel yang dimuat, didominasi oleh ayat-ayat al Quran!